Beranda Ekonomi Perusahaan Dagang dan Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang

Perusahaan Dagang dan Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang

363
2

Perusahaan Dagang – Selamat datang di artikel Kinay semuanya. Selamat datang juga buat kalian yang masih tegar pantang tertunduk lemah setelah ditikung dirinya. Yahh, sabar gaes terkadang memang sebagian orang sering lewat kiri tanpa permisi, wkwk. Oke di artikel sebelumnya Kinay udah bahas mengenai kehidupan mahasiswa/i dan juga tentang masalah percintaan nih. Nah, kali ini Kinay akan membahas mengenai akuntansi lagi gaes atau bagi yang lupa bisa di baca disini. Sebelumnya mungkin Kinay udah membahas akuntansi untuk perusahaan jasa, nah spesial kali ini Kinay akan membahas akuntansi untuk perusahaan dagang.

PERUSAHAAN DAGANG ITU APA SIH?

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang usaha utamanya membeli barang mentah atau barang setengah jadi atau barang jadi kemudian di jual kembali ke konsumen. Perlu digaris bawahi bahwa perusahaan dagang tidak melakukan proses kembali pada barang yang dibelinya tadi, artinya langsung dijual. Contoh perusahaan dagang yang ada disekitar: Warung, Toko Kelontong, Toko ATK, Minimarket, Hypermart, dll.

Perusahaan Dagang – Karakteristik Perusahaan Dagang

Pendapatan dari perusahan jasa timbul karena perusahaan memberikan jasa kepada konsumen. Oleh karena itu, dalam laporan laba rugi perusahaannya, pendapatan atas jasa tersebut dicatat atau dilaporkan sebagai pendapatan honor. Kemudian muncul beban operasi akibat dari penyediaan jasa tadi. Yang akhirnya pendapatan honor tadi dikurangi beban operasi, menghasilkan laba bersih.

Perusahaan Dagang dan Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang (1)

Lain cerita tentang pendapatan dari perusahaan dagang yang timbul karena perusahaan melakukan pembelian dan penjualan barang dagang. Oleh karena itu, dalam laporan laba rugi perusahaannya, pendapatan atas penjualan barang dagang tadi dicatat sebagai penjualan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli barang tersebut dicatat sebagai harga pokok penjualan. Kemudian penjualan ini dikurangi harga pokok penjualan menghasilkan laba kotor. Setelah itu baru lah laba kotor dikurangi dengan beban operasi, menghasilkan laba bersih. Apabila ada sisa barang yang belum terjual saat akhir periode akuntansi akan dicatat sebagai persediaan dan akan dilaporkan dalam neraca.

Perusahaan Dagang – Laporan Laba Rugi untuk Perusahaan Dagang

Seperti yang kalian ketahui bahwa laporan keuangan itu ada 5 jenisnya. Laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca, laporan arus kas, dan CaLK. Namun, disini Kinay akan lebih fokus membahas mengenai laporan laba rugi untuk perusahaan dagang. Dikarenakan untuk ke 4 laporan keuangan yang lainnya disiapkan sama persis dengan yang perusahaan jasa. Laporan laba rugi untuk perusahaan dagang dibagi menjadi dua yaitu, bentuk tidak langsung dan langsung.

1. Bentuk Tidak Langsung

Seperti yang dilihat pada gambar di atas, terdapat akun penjualan, retur dan potongan, diskon penjualan, dan masih banyak yang lainnya. Untuk lebih jelasnya akan Kinay bahas satu-satu.

Penjualan, Retur & Potongan Penjualan, Diskon Penjualan, Penjualan Bersih
  1. Penjualan (sales) adalah total jumlah yang dibebankan kepada konsumen atas barang yang terjual kepadanya, baik penjualan secara kas maupun secara kredit.
  2. Sedangkan untuk Retur dan Potongan Penjualan (sales return and allowances) diberikan kepada konsumen oleh perusahaan atas barang yang rusak atau cacat. Artinya konsumen dapat mengembalikan barang yang dibelinya apabila barang tersebut dalam keadaan cacat atau rusak. Namun, terkadang perusahaan menawarkan potongan harga sebagai kompensasi atas barang cacat tersebut agar tidak di retur atau dikembalikan.
  3. Diskon Penjualan (sales discount) diberikan oleh perusahaan karena konsumen telah melakukan pembayaran lebih awal atas penjualan secara kredit. Misalkan konsumen akan mendapat diskon sebesar 5% apabila ia mampu membayar dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
  4. Sedangkan Penjualan Bersih (net sales) dihasilkan dari penjualan yang dikurangi retur & potongan serta diskon penjualan.
HPP, Laba Kotor, Pendapatan dan Beban Lainnya
  1. Lalu HPP atau Harga Pokok Penjualan (cost of merchandise sold) merupakan total jumlah biaya saat membeli dang mendapatkan barang dagang tersebut, yang kemudian dijual kepada konsumen.
  2. Laba Kotor (gross profit) yaitu dihasilkan dari penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan. Sedangkan laba dari kegiatan operasi dihasilkan dari hasil pengurangan antara laba kotor dengan beban operasi. Hal yang harus kalian ketahui bahwa beban operasi itu dibagi menjadi dua yaitu beban penjualan dan beban administrasi. Beban penjualan adalah beban yang berkaitan langsung dengan penjualan misalnya ongkir penjualan, gaji tenaga penjual, biaya iklan, dll. Sedangkan beban administrasi adalah beban yang secara umum dikeluarkan, misalnya gaji karyawan, penyusutan peralatan kantor, dll.
  3. Pendapatan dan Beban Lainnya, pendapatan yang dihasilkan dan beban yang dikeluarkan tidak berhubungan langsung dengan kegiatan operasi perusahaan. Seperti pendapatan bunga, sewa, beban bunga, dll.

"<yoastmark

"<yoastmark

2. Bentuk Langsung

Laporan laba rugi bentuk langsung, seperti namanya bentuk laporan ini langsung mengurangkan jumlah seluruh pendapatan dengan jumlah seluruh beban. Dalam bentuk ini, keuntungan yang didapat adalah hanya menekankan jumlah pendapatan dan beban sebagai faktor yang menentukan laba bersih. Namun, kelemahan dari bentuk langsung ini kurang rincinya akun yang tersedia untuk dianalisis seperti laba kotor dan laba operasi.

"<yoastmark

Perusahaan Dagang – Transaksi Dagang

Transaksi yang terjadi dalam perusahaan dagang dibagi menjadi 3 macam yaitu transaksi penjualan, transaksi pembelian, dan ongkos kirim, pajak penjualan & diskon dagang. Yuk langsung aja kita bahas lagi gaes!!!.

1. Transaksi Penjualan

Dalam setiap transaksi yang terjadi pada perusahaan dagang, akun-akun yang dicatat mengunakan aturan debit dan kredit seperti pada umumnya. Transaksi penjualan dalam perusahaan dagang terdiri dari dua jenis yaitu: penjualan tunai dan penjualan kredit. Penjualan Tunai berarti transaksi yang terjadi dicatat ke dalam dua jurnal, yang pertama yaitu:

"<yoastmark

Namun di lain kasus ditemukan bahwa ada sebagian konsumen yang membayar menggunakan kartu kredit, misalnya MasterCard. Lantas bagaimana perusahaan mencatat penjualan yang menggunakan kartu kredit ini?. Pencatatan penjualan ini dianggap penjualan tunai, karena penjual akan mendapatkan pembayaran setelah berselang beberapa hari saat terjadi penjualan. Biasanya terdapat beban yang dikeluarkan akibat dari pemrosesan tersebut. Dan beban tersebut dicatat secara periodik.

"<yoastmark

Penjualan Kredit berarti transaki yang terjadi dicatat ke dalam dua jurnal juga, yang pertama yaitu: Piutang usaha pada kolom debit dan penjualan pada kolom kredit. Sedangkan yang kedua sama seperti penjualan tunai.

2. Transaksi Pembelian

Seperti halnya dalam transaksi penjualan, transaksi pembelian dalam perusahaan dagang terdiri dari jenis, yaitu pembelian tunai dan pembelian kredit. Pembelian tunai berarti transaksi yang terjadi dicatat ke dalam satu jurnal yaitu Persediaan pada kolom debit dan Kas pada kolom kredit. Sedangkan untuk pembelian kredit berarti transaksi yang terjadi dicatat ke dalam satu jurnal juga, yaitu Persediaan pada kolom debit dan Utang usaha pada kolom kredit.

"<yoastmark

3. Ongkos Kirim, Pajak Penjualan & Diskon Dagang

Ongkos Kirim

merupakan syarat penjualan yang akan menentukan kepemilikan barang saat barang dikirim kepada konsumen. Artinya di titik dimana saat menentuka pihak penjual atau konsumen yang akan menanggung ongkos kirim ini. Masalah ongkos ini dibagi menjadi dua jenis yang pertama yaitu FOB Shipping Point (Titik Pengiriman) artinya Pembeli lah yang menanggung ongkir. Untuk Jurnalnya bisa dilihat gambar. Sedangkan FOB Destination (Titik Tujuan) berarti penjual yang menanggung ongkir. Untuk jurnalnya lagi bisa dilihat gambar gaes.

"<yoastmark

"<yoastmark

Pajak Penjualan

berarti sebagian besar barang yang dijual oleh perusahaan dagang dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10%. Kewajiban atas pajak tersebut timbul karena terdapat transaksi penjualan oleh perusahaan. Ketika penjualan terjadi secara tunai, penjual memotong pajak penjualan. Sedangkan penjualan secara kredit, penjual membebankan pajak penjualan kepada konsumen. Untuk jurnalnya bisa dilihat di gambar.

"<yoastmark

Diskon Dagang

Pedagang besar atau grosir adalah pedagang yang menjual barang dagangannya kepada pedagang lain. Pedagang besar biasanya menawarkan diskon khusus kepada kelompok tertentu seperti halnya badan pemerintah atau pedagang yang membeli dengan jumlah yang banyak. Diskon inilah yang disebut dengan diskon dagang.

JADI…

Banyak perbedaan yang terjadi antara perusahaan jasa dan perusahaan dagang, entah itu dari karakteristinya, bahkan akuntansinya. Oke, mungkin itu saja penjelasan dari Kinay tentang perusahaan dagang serta akuntansinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Sedikit kata-kata mutiara dari saya.

“Jatuh itu udah biasa, yang masih memiliki keinginan bangun lagi itu baru luar biasa – Kinay, 2019”

2 KOMENTAR

Comments are closed.