Beranda Bisnis Perlukah Investasi Bagi Seseorang Untuk Hari Tua?

Perlukah Investasi Bagi Seseorang Untuk Hari Tua?

87
0
BERBAGI

Investasi sering disebut dengan kegiatan menabung untuk hari tua. Namun apakah anda mengetahuinya hal ini lebih dalam? Mari mengenal alasan berinvestasi dan jenis-jenis investasi untuk hari tua dengan membaca artikel ini.

Investasi untuk Hari tua

Sumber gambar: google.com

Investasi merupakan kegiatan penempatan aset atau aktiva pada suatu wadah dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang. Jadi, wajar bila ada orang yang mengatakan investasi itu adalah kegiatan menabung untuk hari tua.

Investor harus memperhatikan risiko dan return dimana semakin besar pendapatan investasi, akan semakin tinggi pula risiko yang harus ditanggung investor. Perlukah investasi untuk hari tua? Mari mengenal dunia investasi agar hari tua anda bahagia.

Istilah investasi memiliki kaitan yang erat dengan kata inflasi. Tahukah anda tentang inflasi? Inflasi adalah suatu keadaan dimana terjadi kenaikan harga-harga barang dan jasa secara terus-menerus dalam periode dan tempat tertentu. Apabila tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang baik maka inflasi di sebuah negara akan berdampak buruk. Tahukah anda cara melawan inflasi?

Investasi adalah adalah salah satu cara untuk melawan inflasi. Kegiatan dari investasi ini adalah mendapatkan keuntungan di masa mendatang dengan kata lain nilai uang akan meningkat. Ini merupakan alasan mengapa anda perlu berinvestasi:

Mengantisipasi inflasi.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, investasi dapat mengantisipasi inflasi. Mengapa? keadaan inflasi mengakibatkan harga-harga semakin naik sementara nilai uang terus menurun. Kegiatan investasi ini nilai uang kita juga akan menaik dan dapat mengejar harga-harga yang disebabkan oleh inflasi.

Menunjang kehidupan masa depan.

Jangka waktu investasi yang menuaikan hasil maksimal dapat mencapai 10-20 tahun. Oleh karena itu, ini pentingnya meningkatkan kesadaran untuk berinvestasi sedini mungkin. Semakin dini waktu investasi maka, hasil investasi yang diperoleh juga akan optimal.

Meraih mimpi.

Siapakah diantara anda yang punya mimpi membeli mobil? rumah? Villa? Ruko? Atau punya jaminan tentang pendidikan anak? Hingga masa tua yang damai? Semua orang pasti menginginkan hal tersebut. Apabila anda memiliki uang yang belum cukup untuk membeli hal-hal tersebut, anda dapat meng-investasikan uang anda. Sesuai dengan tujuan anda, dana anda dapat anda cairkan pada jangka waktu pendek, menengah, ataupun panjang.

Sebagian besar diantara anda mungkin masih banyak yang bertanya bahwa “harus investasi kemana”?. Di zaman milineal ini sangat mudah akses kita untuk berinvestasi. Anda tidak perlu khawatir dengan pernyataan bahwa “investasi itu proses ribet” karena pada kenyataannya hak itu tidak terbukti. Kenalilah jenis-jenis investasi yang populer di Indonesia :

Deposito. Deposito memiliki proses yang hampir sama dengan tabungan. Namun, yang membedakan adalah dana deposito tidak dapat dicairkan dalam periode waktu tertentu sesuai dengan perjanjian awal nasabah dan bank.

Obilgasi. Obligasi merupakan surat hutang yang diberikan kepada perusahaan atau pemerintah untuk menambah modal yang bersangkutan. Obligasi memiliki suku bunga dan periode waktu yang berbeda-beda. Obligasi ini juga dapat diperjual belikan kepada pihak lain dengan harga yang lebih tinggi.

Emas. Emas merupakan salah satu jenis logam yang nilai valuasinya terus meningkat. Harga emas ini berbanding searah dengan inflasi bahkan beberapa kasus harga emas lebih tinggi dari laju inflasi. Harga emas cenderung terus meningkat setiap tahunnya.

Reksanadana adalah wadah untuk mengumpulkan sejumlah dana yang akan dikelola oleh manajer investasi. Dana ini akan diinvestasikan ke jenis investasi lainnya. Apabila mendapatkan keuntungan akan dibagikan secara merata kepada para investor. Reksana dapat menjadi alternatif investasi bagi para investor pemula.

Saham adalah penyertaan modal seseorang ataupun badan usaha di dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Seseorang dapat hak klaim atas pendapatan perusahaan dan juga hadir dalam RUPS melalui penyertaan modal tersebut.

Properti. Rumah, Ruko, Villa, Apartemen, sawah merupakan contoh dari jenis properti yang populer di Indonesia. Sama halnya dengan emas, nilai valuasi properti akan naik setiap tahunnya. Penentuan harga properti ini dapat dilandaskan dengan tempat, fasilitas, dan juga akses jalan.

Jadi, bagaimana? Sudah dapat ide ingin berinvestasi apa? Demikian penjelasan artikel ripytime by inggilpratiwi kali ini. Semoga artikel ini dapat membantu menjawab pertanyaan anda seputar investasi untuk hari tua.

Komentar dengan facebook