Beranda HIburan Destinasi Liburan di Wilayah Jawa dan Sumatera

Destinasi Liburan di Wilayah Jawa dan Sumatera

94
0
BERBAGI

Destinasi Liburan” frasa ini pasti akan disenangi banyak di antara Sobat Abisnis. Liburan adalah hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Mengapa? Karena kehidupan manusia haruslah seimbang, dalam hal pekerjaan, pendidikan, keluarga, agama, dan pastinya dalam hal hiburan.

Bagi orang-orang yang workaholic, liburan adalah suatu hal yang tidak bermanfaat, membuang waktu dan uang. Yang perlu diketahui yaitu setiap orang butuh rehat dari rutinitasnya agar dapat lebih fokus pada kegiatan selanjutnya. Itu mengapa seluruh dunia telah bersepakat bahwa hari sabtu dan minggu adalah hari libur.

Aktivitas liburan dapat dilakukan dimana saja. Hanya di rumah bersama keluarga, berjalan atau olahraga di taman kota, atau bahkan mengunjungi tempat wisata yang agak jauh di luar kota. Semua tergantung pada keinginan dan kondisi Anda.

Namun, tidak salah bukan jika sesekali berlibur ke tempat wisata yang bersejarah? Bukan hanya untuk bersenang-senang tapi juga sangat informatif dan bernilai sejarah, di bawah ini dapat menjadi rekomendasi destinasi liburan Anda sekeluarga.

Destinasi Liburan: Wilayah Sumatera

Mari mulai penjelajahan dari pulau yang terletak di sebelah barat Indonesia. Pulau terbesar keenam di dunia ini memiliki luas 473.481 km2. Di pulau yang masih banyak penutur bahasa Melayu ini memiliki banyak sekali tempat-tempat yang menjadi ikon Sumatera. Salah satunya adalah Jam Gadang. Berlokasi di Bukittinggi, Sumatera Barat adalah monumen berupa tugu yang terdapat empat jam besar disetiap sisinya.

Tingginya mencapai 26 meter dengan jam mekanik yang hanya dibuat dua unit di dunia, yaitu mesin Jam Gadang dan mesin Big Ben di London, Inggris. Dibangun pada tahun 1926, jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker yang pada saat itu menjabat sebagai sekretaris di kota Bukittinggi pada masa penjajahan Belanda dahulu.

Selain Jam Gadang, di Sumatera terdapat sebuah istana megah yang menjadi ikon pulau ini juga. Istana tersebut adalah Istana Maimun. Bertempat di Medan, Sumatera Utara, bangunan ini didirikan dan dibangun oleh Sultan Deli yaitu Sultan Mahmud Al-Rasyid. Dengan luas 2.772 m2, dibangunlah sebuah istana dengan 3 bangunan induk yang memiliki 2 lantai. Selain sudah berumur tua, yaitu selesai pada tahun 1891, istana ini terkenal juga karena desainnya yang sangat unik. Anda dapat melihat budaya Melayu bersanding dengan atmosfer Islam, Spanyol, India, dan Italia. Jika Anda ingin berkunjung ke istana ini silakan datang ke Jalan Brigadir Jendral Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medam Maimun.

Liburan Wilayah Jawa

Bosan dengan kehidupan di Jakarta, Anda dapat berkunjung ke daerah tengah pulau Jawa. Selain berlibur, Anda dapat memperkaya wawasan keislaman Anda dengan mengunjungi Makam Sunan Kudus. Seperti yang kita tahu bahwa di Indonesia ada sembilan sunan yang membantu menyebarkan kejayaan Islam. Salah satunya adalah Sunan Kudus. Kota yang akrab dengan sebutan Kota Kretek inilah ditemukan makam dari keturunan Sunan Ampel yaitu Sunan Kudus.

Selain menjadi pahlawan Islam dengan menyebarkannya di Indonesia, Sunan Kudus juga dikenal sebagai panglima perang Kesultanan Demak. Masya Allah. Makam tersebut terdapat di dalam kompleks masjid. Jika sekilas melihat masjid tersebut pasti langsung terpikirkan tempat beribadah agama Hindu. Arsitektur tersebut memang sengaja dibangun karena Sunan Kudus menginginkan pendekatan secara halus kepada masyarakat pada zaman itu untuk masuk Islam dengan sendirinya.

Sungguh luar biasa!

Jika ingin berkunjung ke tempat yang sedikit berbeda, Anda dapat berkunjung ke Lawang Sewu. Bangunan ini sangatlah mempesona meskipun terdapat kabar tentang kemistisannya. Lawang sewu dalam bahasa Jawa yang berarti Pintu Seribu ini dahulunya dibangun dan digunakan untuk gedung pemerintahan Belanda.

Selesai pada tahun 1907, bangunan ini sangat megah dan berarsitektur kuno terletak di Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah. Saat ini Lawang Sewu dipergunakan untuk museum. Sangat mudah mengidentifikasi bangunan ini karena sangat terlihat mencolok dibanding bangunan lain disekitarnya, pun karena persis di depan museum ini terdapat bundaran tugu yang kita kenal dengan nama Tugu Muda.

Sobat Abisnis, selain destinasi-destinasi di atas, masih banyak lagi tempat di Sumatera dan Jawa yang bernilai sejarah dan harus dilestarikan. Berwisata di lokasi historis bukalah sesuatu yang membosankan, hal itu justru akan lebih memperluas cakrawalapandangan tentang bagaimana saat ini Indonesia yang di kenal dunia bahwa ada sejarah panjang dibaliknya.

Komentar dengan facebook