Beranda Olahraga Jenis Warm Up Badminton Yang Harus Anda Ketahui

Jenis Warm Up Badminton Yang Harus Anda Ketahui

92
0
BERBAGI

Warm Up Badminton – Siapa yang tidak tahu dengan olahraga badminton? Badminton merupakan salah satu olahraga populer di dunia, bahkan di Indonesia. Banyak orang menggemari olahraga ini, tidak harus seorang atlit namun semua kalangan dapat menikmatinya. Indonesia banyak mencatat sejarah baik pada bidang ini di kancah dunia dengan banyak perolehan prestasi dari atletnya.

Selain digemari oleh banyak kalangan, olahraga satu ini memiliki tingkat risiko cedera yang cukup tinggi. Banyak faktor yang menyebabkan pemain dapat mengalami cedera. Salah satu faktornya yaitu tidak melakukan warm-up. Warm up atau pemanasan merupakan salah satu aktivitas penting sebelum melakukan kegiatan olahraga, tidak terkecuali pada olahraga badminton.

Sering ditemukan kejadian dimana tidak sedikit pemain yang jarang melakukan pemanasan, sekalipun dilakukan terkadang hanya asal. Sepele, namun aktivitas tersebut dapat mengurangi terjadinya cedera ketika sedang berlatih atau bermain badminton. Berikut beberapa jenis warm up yang dapat dilakukan sebelum memainkan atau berlatih badminton.

Baca Juga: Awal mula menggeliatnya olahraga outdoor (hiking) di Indonesia

1. Balistik

Pemanasan jenis ini meningkatkan jarak pergerakan serta pemicu terjadinya refleks terhadap meregangnya otot. Tahapannya dapat dilakukan sebagai berikut dengan rentang waktu masing-masing 16-30 detik:

  1. Menggerakkan kedua lengan ke arah depan dan belakang (layaknya membuat lingkaran).
  2. Menggerakkan kedua lutut.
  3. Menggerakkan angkel kaki ke depan dan ke belakang.
  4. Mengayunkan tungkai ke depan dan ke belakang.
  5. Mengayunkan tungkai ke kanan dan ke kiri.

2. Statis

Pemanasan ini merupakan pemanasan yang sering ditemukan di berbagai kegiatan olahraga pada umumnya. Pemanasan ini berfokus pada peregangan otot bukan pada sendi. Terdapat 2 bagian dalam pemanasan ini, Upper Body dan Lower Body. Berikut penjelasannya dengan rentang waktu masing-masing dilakukan 16-30 detik.

a. Upper Body (Tubuh Bagian Atas)

  1. Dorong badan ke atas dan angkat kedua lengan sejajar lurus ke atas.
  2. Dorong badan ke depan dan lengan lurus sejajar mengikuti arah badan.
  3. Dorong badan ke belakang.
  4. Dorong badan ke arah samping kanan dan lengan lurus sejajar mengikuti arah badan.
  5. Tekuk lengan kanan ke belakang kepala, begitu juga dengan tangan kiri.
  6. Lengan kiri diluruskan ke samping kanan, begitu juga sebaliknya.
  7. Rapatkan kaki, badan merunduk dan kedua lengan lurus usahakan menyentuh lantai.

b. Lower Body (Tubuh Bagian Bawah)

  1. Langkahkan tungkai kanan ke depan dan tungkai kiri tetap di belakang, tekuk tungkai kanan hingga membentuk sudut 90 derajat. Lakukan gerakan yang sama pada kaki kiri.
  2. Buka kedua tungkai pindahkan berat bada ke arah kanan. Lakukan gerakan yang sama ke arah kiri.
  3. Angkat lutut kanan ke atas dan kaitkan kedua tangan hingga menempel ke badan. Lakukan gerakan sebaliknya.
  4. Tekuk tungkai kanan ke belakang dengan dan tangan kanan memegang tungkai kanan hingga menempel di pantat. Lakukan gerakan sebaliknya.
  5. Angkat kaki kanan seperti sikap bersila dan pegan kaki kanan dengan kedua tangan. Lakukan gerakan sebaliknya.
  6. Tekuk angkel kaki kanan ke arah luar. Lakukan gerakan sebaliknya.

Dua jenis warm up pada penjelasan di atas masih merupakan 2 dari sekian jenis warm up yang ada. Hal lainnya sebelum melakukan warm up adalah melakukan jogging terlebih dahulu atau juga dapat menggunakan model game, yaitu semacam melakukan permainan kecil seperti bermain netting. Hal ini dimaksudkan untuk menaikkan suhu tubuh dan meningkatkan denyut jantung pemain.

Baru setelah itu melakukan warm up sebelum berolahraga atau berlatih badminton dianjurkan bagi pemain untuk mengurangi kemungkinan terjadinya cedera. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa cedera bisa saja datang kapan saja, namun sebagai pemain dengan melakukan warm up sebelum bertanding atau sekedar latihan mampu meminimalkan terjadinya cedera pada pemain.
Terima kasih.

Komentar dengan facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here