Beranda Pendidikan Test TOEFL, Macam-macam dan Karakteristiknya

Test TOEFL, Macam-macam dan Karakteristiknya

126
0
BERBAGI
test toefl.
TOEFL adalah tes bahasa inggris yang telah diakui oleh masyarakat internasional.

Macam-macam Test TOEFL

Test of English as a Foreign Language (TOEFL) adalah sebuah tes bahasa inggris yang ada di Dunia. Test TEOEFL memiliki beberapa kategori jenis test TOEFL. Kesemua test tersebut telah diakui sangat efektif oleh masyarakat di dunia Internasional. Karena kesemuanya adalah produk-produk pengembangan dari test bahasa inggris di Dunia yang berasal dari lembaga resmi di Amerika Serikat. Berikut penulis kemukakan beberapa jenis test TOEFL yang dapat diikuti semua orang dan yang berdiri tersebar diseluruh Dunia :

(1) TOEFL Prediction Test.

TOEFL Prediction Test adalah sebuah test bahasa inggris untuk memprediksi skor TOEFL yang diperolehnya. TOEFL Prediction Test ini biasanya sangat digemari oleh banyak orang karena untuk mengetahui hasil skor sementara terhadap test TOEFL. Selain itu test ini sering kali digunakan bagi mereka yang masih ragu dengan bahasa inggris yang telah mereka pelajari. Karena test ini adalah sebuah prediksi maka hasil dari test ini tidak dapat digunakan untuk pergi keluar negeri atau mendaftar beasiswa resmi. Namun, hasil test ini dapat digunakan untuk mendaftarkan pekerjaan pada perusahaan yang berada di negara Indonesia dan juga sebagai persyaratan kelulusan perguruan tinggi.

TOEFL Prediction Test ini sering kali diadakan atau tersedia diberbagai banyak universitas atau perguruan tinggi yang tersebar diseluruh Indonesia. Alasan mereka melakukan tes prediksi TOEFL ini karena biaya test TOEFL resmi sangat mahal. Oleh karenanya tes prediksi ini sangat cocok digunakan untuk para pemula atau untuk orang-orang yang masih ragu dengan bahasa inggris mereka. Dengan diadakannya tes prediksi ini, diharapkan para orang yang melakukan tes TOEFL dapat memperkuat dan mengembangkan bahasa inggris mereka. Sehingga nantinya akan didapatkan hasil yang baik melalui proses. Selain universitas atau perguruan tinggi ada juga lembaga di Indonesia yang menyediakan tes prediksi ini. Lembaga – lembaga tersebut dapat seperti :

  1. Beberapa layanan Kursus yang tersebar di Indonesia seperti yang ada di kampung inggris Pare.
  2. idp Centre.
  3. SUN Educiation.
  4. Ed-Conex
  5. dan lain sebagainya.

Baca Juga : Pembuatan Kapal Kayu Sebagai Usaha Produksi.

Pembuatan Kapal Kayu Sebagai Usaha Produksi

(2) Paper Based Test (PBT).

Paper Based Test (PBT) adalah sebuah test TOEFL yang dalam testnya dilakukan secara umum. Test ini menggunkan media kertas seperti dalam unjian-ujian yang ada di sekolah ataupun perguruan tinggi. Test ini dilakukan secara manual karena dalam pengerjaanya masih menggunakan pensil dan penghapus. Disamping itu tata cara pengoreksiannya juga masih menggunkan scan computer manual. Dalam pengerjaanya, test TOEFL jenis PBT ini menggunkan kertas yang terdapat lembar jawaban dan lembar soal tes.

Dalam test TOEFL PBT ini memiliki durasi waktu kurang lebih selama 3 jam lamanya. Materi tes didalamnya meliputi listening, structure and writing expresson, reading comprehension, dan writing. Oleh karenanya, para calon test dengan menggunkaan test TOEFL PBT ini harus mempersiapkan diri khususnya pada 4 bidang tersebut diatas. Disamping itu ke 4 bidang tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut penulis sampaikan karakteristik dari 4 bidang tersebut diatas sesuai dengan urut-urutan test TOEFL PBT ini :

  1. Listening memiliki durasi waktu 30-40 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 50 soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 31-68 skor.
  2. Structure and Writing Expresson memiliki durasi waktu 25 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 40 soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 31-68 skor.
  3. Reading Comprehension memiliki durasi waktu 55 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 60 soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 31-67 skor.
  4. Writing memiliki durasi waktu 30 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 1 topik soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 0-6 skor.

(3) Computer Based Test (CBT).

Computer Based Test (CBT) adalah sebuah test TOEFL yang dalam test-nya menggunakan media komputer. Dalam mengerjakan test TOEFL jenis ini semua peserta test diwajibkan mengerjakan dengan cermat. Karena dalam test ini semua peserta tidak akan mernah melakukan peninjauan kembali terhadap test yang telah dilampaunya. Artinya semua peserta tidak akan dapat menggubah atau mengisi soal yang telah tertinggal.

Tapi didalam dunia internasional, test TOEFL ini sudah tidak banyak yang mengemari. Alasanya karena test TOEFL jenis ini dirasakan kurang efektif dikalangan masyarakat internasional. Disamping itu test TOEFL Computer Based Test (CBT) ini sekarang telah digantikan dengan Internet Based Test (IBT). Perubahan tersebut diangaap lebih efektif. Hal tersebut dikarenakan Internet Based Test (IBT) dapat mempermudah dalam pengelolaan data hasil test.

Pada sistematika test TOEFL jenis Computer Based Test (CBT) ini para peserta test diwajibkan untuk melakukan instal software terlebih dahulu. Instal software tersebut berfungsi untuk dapat mengoneksikan perangkat pada server utama. Sehingga nantinya dapat digunakan untuk test.

Test TOEFL Computer Based Test (CBT) ini memiliki 4 macam bidang yang nantinya akan dilaksanakan. Ke-4 bidang tersebut adalah listening, structure, reading dan writing. Ke-4 bidang tersebut dianggap dapat dilakukan test menggunakan komputer. Sehingga para server utama lebih menggunakan test TOEFL dengan 4 bidang tersebut diatas.

(4) Internet Based Test (IBT).

Internet Based Test (IBT) adalah sebuah test bahasa inggris dengan menggunkan media komputer dan internet. Tets TOEFL jenis ini sangat sering digunakan untuk melamar beasiswa, melanjutkan studi dan juga melamar pekerjaan. Disamping itu test ini adalah test yang sering digemari oleh para penyedia atau perusahaan untuk keperluan perekrutan atau penerimaan kandidat. Karena dalam test ini benar-benar menekankan kemampuan dalam bahasa inggris. Kemampuan tersebut dapat bersifat english passive dan english active. Karena memiliki 2  kemampuan tersebut, test jenis ini cukup populer di dunia. Karena kepopuleranya, banyak berdirinya lembaga-lembaga khusus atau terfokus pada test IBT.

Akan tetapi kelemahan pada test jenis IBT ini terletak pada biaya test yang tergolong cukup mahal. Biaya untuk 1 kali mengikuti test IBT ini dapat berkisar antara Rp 2.800.000,- sampai dengan Rp 3.000.000,-. Karena cukup mahal penulis sarankan untuk mengikuti TOEFL Preparation Test terlebih dahulu supaya dapat menambah keyakinan kepada para peserta.

Test ini memiliki 4 bidang yang akan diakukan test kepada para peserta. 4 Bidang tersebut beserta karakteristiknya antara lain adalah :

  1. Reading memiliki durasi waktu 60-80 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 3-4 bagian, dan 12-14 masing-masing soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 0-30 skor.
  2. Listening memiliki durasi waktu 60-90 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 6-9 bagian, dan 5-6 masing-masing soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 0-30 skor.
  3. Speaking memiliki durasi waktu 20 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 6 latihan, dan 6 pertanyaan soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 0-30 (0-4 per pertanyaan) skor.
  4. Writing memiliki durasi waktu 50 menit lamanya dengan jumlah soal sebanyak 2 latihan, dan 2 pertanyaan topik soal test. Test ini memiliki skor maksimal sebanyak 0-30 (0-5 per pertanyaan) skor.

(5) Institutional Testing Program (ITP).

Institutional Testing Program (ITP) adalah sebuah test TOEFL yang pada umumnya diadakan pada Universitas atau Perguruan Tinggi. Lembaga penyedia test tersebut diharuskan mendapatkan ijin resmi dari kantor pusat penyedia test TOEFL. Test jenis ini biasanya digunakan untuk mengembangkan kemampuan dari para pelajar, mahasiswa atau calon pekerja.

Dalam test TOEFL jenis ITP ini, sertifekat yang didapatkannya tidak dapat digunakan untuk melamar beasiswa, melanjutkan pendidikan atau untuk bekerja diluar negeri. Akan tetapi sertifikat tersebut masih berlaku didalam negeri yang tidak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa inbu mereka. Memang didunia internasional secara keseluruhan tidak mengakui atau tidak menggunakan sertifikat jenis ini, tapi sertifikan tersebut masih dapat digunakan pada beberapa negara-negara dikawasan Asia.

Dalam melakukan test tersebut, hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengembangkan bahasa inggris. Test TOEFL ITP juga harus menyesuaikan standart internasional. Oleh karenanya, test jenis ini sering digunakan sebagai simulasi test sebelum melakukan test internasional secara resmi.

Materi yang ada didalam test TOEFL ITP ini adalah litening comprehension, structure and grammar,  dan reading comprehension. Kesemua materi tersebut harus sesuai dengan standart internasional. Karakteristik dari materi tersebut dapat penulis paparkan sebagai berikut :

  1. Litening Comprehension. Memiliki 50 soal test dengan durasi waktu 55 menit lamanya.
  2. Structure and Grammar. Memiliki 50 soal test dengan durasi waktu 50 menit lamanya.
  3. Reading Comprehension. Memiliki 50 soal test dengan durasi waktu 45 menit lamanya.

Tersebut diatas adalah beberapa macam jenis test TOEFL yang ada di dunia. Tulisan ini bertujuan supaya para pembaca dapat memiliki pemahaman lebih lanjut mengenai test TOEFL yang tersebar di Dunia.

Penulis Ucapkan Terimakasih.

Komentar dengan facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here