Beranda Gaya Hidup Penjelasan Tentang Jerawat Secara Lengkap

Penjelasan Tentang Jerawat Secara Lengkap

98
0
BERBAGI

Tentang Jerawat ? Bintik-bintik yang sangat mengganggu penampilan wajah? Ngapain disuruh bersahabat? Kan dia musuh. Mengganggu penampilan, terasa sakit, belum lagi kalo sampe menyebar di seluruh wajah.

Eitss, jangan salah paham dulu. Udah ngga jaman lagi mush-musuhan. Semua yang musuh bisa jadi sahabat loh. Contohnya jerawat ini (jerawat aja bisa jadi sahabat, apalagi mantan *ups). Gimana caranya? Sebelum jadi shabat yuk kenalan dulu.

Baca Juga: 7 Hal yang dapat Kamu Lakukan untuk Melawan Jerawat Wajah

Jerawat (Acne Vulgaris) merupakan suatu penyakit peradangan yang disebabkan karena adanya peningkatan produksi kelenjar minyak. Peradangan ini ditandai dengan adanya komedo, benjolan kecil (papul), agak besar (kista), atau bahkan bernanah (pustul).

Jerawat umumnya terjadi pada usia dewasa muda yaitu 14-17 tahun pada wanita dan 16-19 tahun pada pria. Pada umumnya banyak remaja yang bermasalah dengan jerawat, bagi mereka jerawat merupakan gangguan psikis yang harus segera disingkirkan. Lantas, bagaimana cara menyingkirkannya? Mari kita bahas lebih lanjut.

Sebelum membahas cara untuk menyingkirkan jerawat, terlebih dahulu kita bahas tentang “Mengapa bisa timbul jerawat?”. Ada banyak teori terjadinya jerawat. Namun ada 4 teori mendasar yang harus diketahui, yaitu :
Sumber : sevenplusclinic.com

1. Peningkatan Produksi Kelenjar Minyak

  • Hormon yang erat kaitannya dengan aktivitas kelenjar minyak yaitu hormon androgen. Pada masa pubertas, aktivitas hormon ini meningkat yang mengakibatkan timbulnya respon yang berlebihan pada kelenjar minyak terhadap kadar androgen dalam darah, sehingga produksi kelenjar minyak berlebih dan menyebabkan timbulnya jerawat. Terbukti pada sebagian besar penderita, benjolan jerawat hanya ditemukan di beberapa tempat yang kaya akan kelenjar minyak.

2. Pertumbuhan Pori-Pori

  • Proses pertumbuhan pori-pori menjadi jaringan dewasa atau dalam bahasa medis biasa disebut keratinisasi. Keratinisasi pada saluran kelenjar minyak disebabkan olah adanya penumpukan sel kulit mati yang dapat menimbulkan peradangan. Selain itu, masuknya bahan-bahan iritan juga dapat menyebabkan peradangan.

3. Adanya Aktivitas Mikroba di Saluran Kelenjar Minyak

  • Secara umum, ada tiga macam mikroba yang terlibat pada proses pembentukan jerawat, yaitu Corynebacterium acnes (Proprionibacterium Acnes), Staphylococcus epidermidis dan Pityrosporum ovale (Malassezia furfur). Produk dari kelenjar minyak yang teroksidasi di dalam kelenjar sehingga menghasilka senyawa yang menyebabkan terjadinya komedo. Kadar oksigen dalam kelenjar berkurang dan akhirnya menjadi tempat perkembangbiakan Corynebacterium acnes. Bakteri ini memproduksi porfirin, yang dapat menyebabkan peradangan folikel.

4. Reaksi Peradangan

  • Seperti yang telah dibahas di poin sebelumnya, adanya aktivitas Corynebacterium acnes, menyebabkan reaksi peradangan sehingga timbul benjolan kecil pada kulit.

 Setelah mengetahui penyebab timbulnya jerawat, ada faktor-faktor erat kaitannya dengan timbulnya jerawat, antara lain :

1. Faktor Genetik/Keturunan

Faktor genetik memegang peranan penting terhadap kemungkinan seseorang menderita jerawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa acne terjadi pada 45% remaja yang salah satu atau kedua orang tuanya menderita acne, dan hanya 8% bila ke dua orang tuanya tidak menderita jerawat.

2. Tingkat Kebersihan Wajah

Tumbuhnya jerawat dapat dipengaruhi oleh tingkat kebersihan wajah. Wajah yang sering terpapar polusi dan pemakaian make up meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

3. Hormonal

Hormonal dan keringat yang berlebih serta beberapa faktor fisiologis seperti menstruasi dapat mempengaruhi keparahan dari jerawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60-70% wanita yang mengalami masalah jerawat menjadi lebih parah beberapa hari sebelum menstruasi dan menetap sampai seminggu setelah menstruasi. Hal ini disebabkan oleh aktivitas hormon progesteron.

4. Makanan

Makanan dengan kadar glukosa tinggi seperti donat, roti tawar putih, dan sereal cornflakes, dll dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

5. Iklim

Cuaca yang panas dan lembab dapat memperparah timbulnya jerawat. Begitu pula pajanan sinar matahari dan hidrasi yang berlebihan.

6. Lingkungan

Jerawat lebih sering ditemukan dan gejalanya lebih berat di daerah industri dan pertambangan dibandingkan dengan di pedesaan.

7. Stres

Jerawat dapat kambuh atau bertambah buruk pada penderita stres emosional.

Bagaimanakah ciri-ciri jerawat?

Gejala timbulnya jerawat cukup umum, yaitu benjolan kecil (papul) yang muncul di atas kulit biasanya berwarna kemerahan atau kuning (karena mengandung nanah). Selain itu, ada beberapa tanda lainnya dari jerawat. Seperti sensasi panas/terbakar akibat adanya peradangan dan timbulnya rasa gatal serta komedo.

Udah deh ngomongin jerawatnya mulu, trus kapan ngomongin pengobatannya? Uda telanjur jerawatan nih sedih, huhu.

Oke, inilah bagian yang paling ditunggu-tunggu oleh para jerawat-er, hehe. Ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat yang tentunya harus disesuaikan dengan tingkat keparahan, yaitu :

  • Mengurangi Produksi Minyak

Hal ini bisa dilakukan dengan aktif mengusap wajah dengan kertas minyak wajah ataupun mencuci muka. Akan tetapi, jangan sampai terlalu kering. Karena produksi minyak di wajah juga berguna untuk menjaga kelembapan dan tekstur kulit.

  • Melawan Infeksi Bakteri

Pemberian antibiotik topikal maupun sistemik dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Antiobiotik yang biasa digunakan yaitu tetrasiklin, macrolides, trimethoprim-sulfamethoxazole, cephalexin, clindamycin dan dapsone. (salah satu saja)

  • Mempercepat Pergantian Sel Kulit dan Mengurangi Peradangan

Pemberian agen topikal yang mengandung sulfur, resorcinol atau asam salisilat, ataupun benzoil peroksida umumnya digunakan untuk mengatasi jerawat. Begitupun obat-obatan jerawat sebagian besar mengandung senyawa ini. Selain berfungsi untuk mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan, senyawa ini juga dapat menjaga kebersihan pori-pori.

  • Tindakan Bedah

Tindakan bedah juga dapat dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari dokter spesialis kulit.

Tatalaksana medis yang biasa digunakan untuk jerawat

Namun pada dasarnya, dikarenakan penyebab yang tidak spesifik, serta dipengaruhi oleh beberapa faktor, cara untuk mengobati jerawat bukanlah hal yang sulit. Kita cukup mengenal diri kita lebih dalam serta menelaah apa yang kira-kira menjadi faktor timbulnya jerawat di wajah kita berdasarkan uraian di atas. Setelah mengetahui hal tersebut, hindari faktor pencetusnya. Karena obat terampuh adalah meghindari faktor pencetus.

Ada beberapa cara untuk mencegah jerawat, yang juga dapat dilakukan bagi jerawat-er yang sudah telanjur berjerawat, antara lain :

  1. Diet rendah lemak dan karbohidrat.
  2. Aktif membersihkan wajah dua kali sehari dengan sabun wajah.
  3. Menghindari terjadinya faktor pemicu, misalnya pola hidup sehat, olahraga teratur, hindari stres, menghindari memicu terjadinya kelenjar minyak berlebih misalnya minuman keras, pedas, dan rokok.
  4. Hindari sering mengusap wajah dengan tangan telanjang atau benda kasar.
  5. Rawat kulit dengan menggunakan produk yang sesuai dengan kulit.
  6. Gunakan kosmetik yang tidak menutup pori-pori kulit dan bersihkan dengan sabun dan air hangat secara rutin. Hindari tidur dalam keadaan masih memakai kosmetik.
  7. Hindari memencet jerawat.

Jika hal tersebut masih belum juga menghilangkan jerawat di wajah, anggap saja mereka adalah sahabat dengan tetap melakukan tindakan pencegahan dan terus mengenali faktor pemicu timbulnya jerawat pada wajah kita. Jangan khawatir, karena pada umumnya prognosis acne adalah baik dan dapat sembuh sendiri sebelum mencapai usia 30-40an.

Jadi, orang berjerawat itu normal kok!

Hmm, gimana setelah baca sampai sini? Uda nemu di mana yang dimaksud “Bersahabat dengan Jerawat”? Kita mempelajari tentang “Jerawat” hingga detik ini juga sudah dianggap bersahabat kok.

Keep positive on your own body!

Semoga tulisan ini membantu 😊

Selamat mencoba dan semoga berhasil, para jerawat-er!

Salam sahabat,

Dari mahasiswa kedokteran yang juga berjerawat

Komentar dengan facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here