Beranda Bisnis Tipe-tipe Persaingan Pasar atau Industri dalam Dunia Bisnis

Tipe-tipe Persaingan Pasar atau Industri dalam Dunia Bisnis

900
2
BERBAGI

Tipe-tipe Persaingan

Sistem kapitalis memastikan bahwa individu dan bisnis mengambil keputusan tentang apa yang akan diproduksi, bagaimana memproduksinya, dan berapa harga yang akan dikenakan pada produk. Kompetisi antar produsen sangat di perlukan dan sangat penting bagi produk dari sistem kapitalisme. Persaingan (competition) bisnis pada dasarnya adalah persaingan di antara bisnis dalam penjualan kepada pelanggan potensial. Dalam ekonomi kapitalis, persaingan juga memastikan bahwa perusahaan akan bertahan hanya jika melayani pelanggan dengan baik melalui penyediaan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan. Para ekonom mengenal empat tingkat persaingan yang berbeda mulai dari persaingan ideal, persaingan lengkap hingga tidak ada persaingan sama sekali. Tipe-tipe tersebut adalah persaingan sempurna, persaingan monopolistik, oligopoli, dan monopoli.

Persaingan Sempurna

Persaingan sempurna (perfect or pure competition) adalah situasi pasar ketika terdapat banyak pembeli dan penjual produk dan tidak ada pembeli atau penjuak yang cukup kuat untuk memengaruhi harga produk tersebut. Perhatikan bahwa definisi ini mencakup beberapa ide penting. Pertama,  kita membahas pasar untuk produk tunggal, seperti per gantang beras. Kedua, tidak ada batasan untuk perusahaan-perusahaan yang memasuki industri. Ketiga, semua penjual pada dasarnya menawarkan produk yang sama untuk dijual. Keempat, semua pembeli dan penjual semuanya mengetahui hal tentang pasar. Dan kelima, pasar secara keseluruhan tidak terpengaruh oleh tindakan salah satu pembeli atau penjual.

Ketika persaingan sempurna terjadi, setiap penjual harus meminta harga yang sama yang diminta oleh setiap penjual lain. Mengapa? Karena jika satu penjual ingin 50 sen lebih per gantang beras dari yang lainnya, penjual tidak akan mampu menjual gantang tunggal. Pembeli bisa dan akan berbuat lebih baik dengan membeli beras dari kompetisi. Di sisi lain, sebuah perusahaan yang bersedia menjual di bawah harga akan dapat menjual semua beras dengan cepat. Namun, penjual tersebut akan kehilangan pendapatan penjualan (keuntungan) karena pembeli sebenarnya bersedia membayar lebih.

Dalam persaingan sempurna, penjual dan pembeli harus menerima harga yang terjadi. Harga setiap produk ditentukan oleh tindakan dari semua pembeli dan penjual bersama-sama melalui kekuatan penawaran dan permintaan.

Dasar-dasar Penawaran dan Permintaan

Penawaran (supply) produk tertentu adalah jumlah produk yang akan di jual produsen pada masing-masing harga yang bervariasi. Produsen adalah orang yang rasional, jadi kita berharap mereka akan menawarkan lebih banyak produk untuk dijual dengan harga lebih tinggi dan menawarkan lebih sedikit produk pada harga yang lebih rendah.

Permintaan (demand) untuk produk tertentu adalah jumlah produk yang akan di beli oleh pembeli pada masing-masing harga yang bervariasi. Pembeli juga biasanya rasional, jadi kita berharap pembeli sebagai kelompok untuk membeli lebih banyak produk ketika harganya rendah dan membeli lebih sedikit produk ketika harganya tinggi.

Ekuilibrium Harga atau Pasar – Selalu terdapat satu harga tertentu ketika kuantitas yang diminta dari suatu produk adalah persis sama dengan kuantitas produk yang di hasilkan. Misalkan, produsen bersedia untuk memasok dua juta gantang gandum dengan harga $6 per gantang dan pembeli bersedia untuk membeli dua juta gantang dengan harga $6 per gantang. Dengan kata lain, penawaran dan permintaan berada dalam keseimbangan atau dalam ekuilibrium dengan harga $6. Para ekonom menyebut harga ini sebagai harga pasar. Harga pasar (market price) dari setiap produk adalah harga ketika kuantitas produk yang diminta adalah sama dengan kuantitas produk yang ditawarkan. Jika pemasok memproduksi dua juta gantang, maka tidak ada orang yang bersedia membayar $6 per gantang akan pergi tanpa gandum, dan tidak ada produsen yang bersedia menjuak $6 per gantang akan terjebak dengan gandum yang tidak terjual.

Dalam teori dan di dunia nyata, harga pasar dipengaruhi oleh apa saja yang memengaruhi penawaran dan permintaan. Permintaan untuk gandum, misalnya dapat berubah jika peneliti tiba-tiba menemukan bahwa gandum menawarkan manfaat kesehatan yang sebelumnya tidak diketahui. Kemudian pembeli akan menuntut lebih banyak gandum di setiap harga. Atau penawaran gandum mungkin berubah jika teknologi baru memungkinkan lebih banyak produksi gandum dari jumlah areal yang sama. Perubahan lain yang dapat memengaruhi harga yang kompetitif adalah pergeseran selera pembeli, pengembangan produk baru, fluktuasi pendapatan karena inflasi atau resesi, atau bahkan perubahan cuaca yang memengaruhi produksi gandum.

Persaingan sempurna cukup langka di dunia saat ini. Banyak pasar nyata, bagaimanapun, adalah contoh persaingan monopolistik.

Persaingan Monopolistik

Persaingan monopolistik (monopolistic competition) adalah situasi pasar ketika terdapat banyak pembeli bersama dengan jumlah penjual yang relatif besar. Berbagai produk yang tersedia di pasar persaingan monopolistik sangat mirip dalam sifat dan mereka semua ditujukan untuk memeuhi kebutuhan yang sama. Namun, setiap penjual mencoba membuat produknya berbeda dari yang lain dengan menyediakan fitur unik produk, nama merek untuk menarik perhatian, kemasan yang unik, atau layanan seperti pengiriman gratis atau garansi seumur hidup.

Diferensiasi produk (product differentiation) adalah proses mengembangkan dan mempromosikan perbedaan antara satu produk dan semua produk yang sejenis. Hal ini adalah fakta kehidupan bagi produsen berbagai barang konsumen, mulai dari sabun hingga pakaian, dan furnitur hingga sepatu. Sebuah pabrik furnitur seperti Thomasville melihat apa yang tampak seperti kelompok pesaing, semua berusaha untuk memperluas pangsa pasar. Dengan membedakan masing-masing produknya dari semua produk sejenis yang dihasilkan oleh pesaing, Thomasville memperoleh beberapa kendali terbatas atas harga pasar produknya.

Baca juga : Tips sukses di tempat kerja baru

Oligopoli

Oligopoli (oligopoly) adalah situasi pasar atau industri ketika terdapat beberapa penjual. Umumnya, penjual ini cukup besar, dan perlu investasi yang cukup besar untuk masuk ke pasar mereka. Contohnya : mobil, pesawat, sewa mobil dan industri pertamina.

Karena ada beberapa penjual di oligopoli, tindakan pasar masing-masing penjual dapat memiliki efek yang kuat pada penjualan pesaing dan harga. Jika General Motors misalnya mengurangi harga mobilnya, Ford, Honda, Toyota dan Nissan biasanya melakukan hal yang sama untuk mempertahankan pangsa pasar mereka. Dengan tidak adanya persaingan harga yang jauh, differensiasi produk menjadi senjata persaingan utama, hal ini sangat jelas dalam iklan dari produsen mobil besar. Misalnya ketika Toyota dihadapkan dengan penurunan penjualan sebagai akibat dari masalah kualitas dan keselamatan, Toyota mula menawarkan insentif untuk menarik pembeli mobil baru. Secara cepat, baik Ford dan General Motors mulai menawarkan insentif yang sama dan untuk alasan yang sama yaitu untuk menarik pembeli mobil baru.

Monopoli

Monopoli (monopoly) adalah situasi pasar atau industri dengan hanya satu penjual, dan terdapat halangan bagi perusahaan lain memasuki pasar. Dalam monopoli tidak ada pengganti dekat untuk produk atau jasa. Karena hanya satu perusahaan sebagai pemasok produk akan terlihat bahwa ia memiliki kendala penuh atas harga. Namun, tidak ada perusahaan yang dapat menetapkan harga di beberapa figur astronomis hanya karena tidak adanya persaingan, perusahaan akan segera menemukan bahwa ia tidak memiliki pelanggan maupun pendapatan penjualan. Sebaliknya, perusahaan dalam posisi monopoli harus mempertimbangkan permintaan untuk produk dan menetapkan harga pada tingkat yang paling menguntungkan.

Contoh klasik monopoli di AS adalah utilitas publik, termasuk perusahaan yang menyediakan gas lokal, air atau listrik. Setiap perusahaan utilitas beroperasi dalam monopoli alamiah (natural monopoly) yaitu sebuah industri yang membuthkan investasi besar dalam modal dan duplikasi fasilitas akan boros. Monopoli alamiah diizinkan ada karena kepentingan umum dapat dilayani oleh keberadaan mereka, tetapi mereka beroperasi di bawah pengawasan dan kendali dari berbagai lembaga negara bagian dan federal. Meskipun banyak utilitas umum masih di klasifikasikan sebagai monopoli alamiah, terjadi peningkatan persaingan di banyak industri. Misalnya, telah terjadi peningkatan permintaan untuk pilihan konsumen ketika memilih sebuah perusahaan yang menyediakan listrik untuk rumah tangga dan bisnis.

Sebuah monopoli hukum kadang disebut sebagai monopoli terbatas yang di buat ketika badan pemerintah memunculkan waralaba, lisensi, hak cipta, atau merek dagang. Misalnya hak cipta hadir untuk jangka waktu tertentu dan dapat digunakan untuk melindungi pemilik dari penggunaan tidak resmi yang dilakukan pesaing. Karena Microsoft memiliki hak cipta pada perangkat lunak populer windows, Microsoft menikmati posisi hukum monopoli. Kecuali untuk monopoli alamiah dan monopoli hukum federal melarang kedua monopoli dan upaya untuk membentuk monopoli.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here