Beranda Bisnis Perbedaan Menabung dan Investasi beserta Cara Merumuskan Investasi

Perbedaan Menabung dan Investasi beserta Cara Merumuskan Investasi

BERBAGI

Banyak orang yang menyadari arti penting dari  menabung. Sampai ada pepatah, menabung pangkal kaya. Bagi sebagian orang masih belum mengetahui perbedaan menabung dan investasi. Padahal perbedaannya sangat jauh. Menabung pada dasarnya adalah penggunaan uang yang tertunda untuk konsumsi.

Perbedaan Menabung dan Investasi beserta Cara Merumuskan Investasi

Biasanya uang disimpan untuk digunakan dilain waktu. Sebagai contoh kamu mendapatkan penghasilan 5 juta dibulan januari, tapi karena pengeluaranmu bulan itu hanya 4,5 juta, menyisakan 500 ribu untuk ditabung. Sisa uang 500 ribu bukan termasuk investasi melainkan penundaan konsumsi saja. yang akan dikeluarkan bila anda memiliki keperluan.

Alasan lain yang membedakan seccara mendasar, bahwa menabung tidak dapat melawan laju inflasi  yang terus meningkat. Karena nilai mata uang menyusut, uang tabungan anda tidak dapat menahan laju penyusutan daya beli tersebut. Oleh karena itu, aktivitas menabung bukan merupakan investasi. Beda Jauh!

Secara singkat, menabung merupakan kebiasaan yang menjadi LANDASAN seseorang menjadi kaya, namun tidak akan membuat orang menjadi kaya. Menaruh dibank  hanya sebuah media untuk MEMPERTAHANKAN kekayaan dengan risiko nyaris nol (bukan berarti tidak ada risiko). Menabung tidak membutuhkan perencanaan keuangan dan tidak akan memberikan keuntungan sebagaimana investasi.

Bukan berarti menabung sesuatu hal yang tidak baik. Menabung tetap menjadi kebiasaan baik yang harus selalu dilakukan. Namun, pahami bahwa menabung adalah batu loncatan untuk investasi. Kondisi saat ini dengan tingkat inflasi yang terus merangkak naik, membuat kemampuan seseorang untuk menabung semakin berkurang karena harga produk semakin melambung juga.

Investasi Finansial atau Investasi Riil?

Menabung dan Investasi Secara umum kegiatan investasi dibagi menjadi dua berdasarkan bentuknya, yakni investasi riil dan finansial. Investasi riil adalah kegiatan investasi secara langsung menanam modal disektor riil seperti membuka usaha, properti hingga membangun pabrik. Sedangkan investasi finansial adalah investasi yang dilakukan secara tidak langsung dengan membeli sebuah instrumen keuangan atau surat berharga seperti sahan, obligasi, reksadana.

Baca juga: Definisi dan Alasan Perlunya Investasi untuk Masa Depan

Secara tradisional memang banyak orang yang langsung berinvestasi di sektor riil karena sudah jelas. Sedangkan dizaman modern ini khususnya para kaum millenials, kegiatan investais finansial lebih banyak digandrungi, hal itu disebabkan karena invest finansial relatif mudah dan praktis. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan berdasarkan karakteristiknya.

Merumuskan Tujuan Keuangan

Perbedaan Menabung dan Investasi beserta Cara Merumuskan Investasi

Menabung dan Investasi – Sebelum memulai dan terjun didunia investasi, sebaiknya dan wajib menentukan tujuan keuangan anda. Apa sebenarnya yang ingin anda peroleh dalam kegiatan investasi ini? Kalau reksadana biasa digunakan orang untuk persiapan menghadapi pensiunan, pernikahan untuk kepentingan jangka panjang. Banyak pula investor yang menggunakannya untuk kepentingan lain. Coba anda bagi terlebih dahulu menjadi tujuan pendek dan tujuan jangka panjang.

Jangka Pendek

Jangka pendek biasanya berada dalam rentang 1 sampai 2 tahun kedepan. Misalnya untuk berangkat umroh atau liburan. perlu diperhatikan bahwa investasi jangka pendek: 1 membutuhkan uang yang lebih besar dari penghasilan anda selama ini. 2. Uang yang dibutuhkan untuk jangke tersebut masih terjangkau untuk direncanakan. Jangan sampai anda berkeinginan berlibur ke DUBAI yang membutuhkan uang 40 juta. tapi yang anda investasikan hanya 200 ribu perbulan. Itu mimpi hehe!

Perlu diingat bahwa perencanaan ini sangat penting untuk memilih investasi apa yang cocok untuk anda. sebagai contoh untuk reksadana yang cocok adalah pasar uang atau pendapatan tetep.

Jangka Panjang

Selain jangka pendek, tentu kamu mempunyai kepentingan jangkan panjang seperti pensiunan, pendidikan anak pada saat masuk kuliah dan lain sebagainya. Jangka waktunya biasanya rentang 5 tahun ataupun lebih. Kebutuhan investasi ini menuntut kedisiplinan anda dan keberanian untuk tetap mempertahankan dan tidak menyentuh investais anda sampai waktu yang anda rencanakan.

KADANG BAHKAN SERING orang ditengah tahun perencanaan atau 2,5 tahun mereka menginginkan sesuatu yang sebelum belum direncanakan. Wah Kacau! Investasi ini memerlukan investasi secara periodik agar terus berkembang dari waktu ke waktu. jenis investasi reksadana yang cocok untuk jangka waktu ini yaitu reksadana campuran ataupun saham karena fluktuasi untuk jangka panjang akan meningkat.

Tapi bagaimana bila kita punya perencanaan keduanya? jawabannya kamu jangan terpaku pada satu investasi, perlu anda sebar. sebagian dialokasikan untuk investasi yang diperuntukan jangka pendek dan panjang. Terus, berapa kombinasi yang harus disusun? untuk perbandingkan alokasinya tergantung pada selera dan preferensi anda pribadi.

Mengenal Toleransi Risiko Anda

Menabung dan Investasi – setelah merumuskan tujuan investasi, kamu perlu memahami hubungan anda dengan uang. Ada beberapa orang tetap tenang meski investasinya naik turun, tentu akan berdampak pada psikologi yang bagus.

Bahkan sebaliknya, ada orang yang tidak bisa tidur nyenyak kalau investasinya menunjukkan grafik naik turun. Mereka selalu memastikan investasinya selalu berjalan stabil. Dari beberapa kejadian itu, anda  masuk dalam ketegori apa?

Apabila anda tipikan orang yang bisa menikmati turunnya investasi, bisa memilih reksadana yang berisiko tinggi (saham) dan sebaliknya. Namun apabila anda merasa tidak yakin akan profil risiko anda sendiri, CARA TERBAIK adalah dengan melakukan inivestasi dengan pendekatan yang berbeda. 1/3 untuk yang aman, 2/3 untuk reksadana yang memiliki risiko tinggi. seiring berjalannya waktu tentu kamu akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan. dan akan memiliki insting yang bagus serta tau strategi serta komposisi yang tepat.

Mendapatkan uang untuk berinvestasi bagaimana? gak perlu kerja?

Untuk berinvestasi memerlukan disiplin, fokus dan dedikasi yang tinggi. Anda perlu pasang muka cuek dan tidak mudah tergiur akan sesuatu barang yang tidak masuk dalam perencanaan agar tetap fokus untuk berinvestasi.

Kunci utama untuk bisa sukses berinvestasi tentu saja kemauan keras untuk mewujudkan tujuan keuangan anda dimasa depan. Anda perlu mematok target setiap bulan harus menginvestasikan pendapatan sebesar 1 juta! bahkan lebih ataupun kurang. Apapun kondisinya, paksakan diri anda agar selalu bisa memenuhi bahkan melampaui target.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan uang agar kamu tetap bisa memasukkan uang tersebut kedalam investasi. tentu cara termudah dengan mengurangi nongkrong atau makan diluar. Oh iya hindari KREDIT dalam bentuk apapun!

Sebenarnya pola orang sekarang kalau sudah mendapatkan gaji langsung dihajar untuk dibelanjakan ini itu terlebih dahulu, baru sisanya diinvestasikan. itu POLA YANG SALAH!. Seharusnya anda menginvestasikan sebagian uangmu dulu, sisanya baru untuk konsumsi. Mengapa demikian? ya kalau sisanya 700 ribu, ya kamu harus bisa hidup dengan 700 ribu tersebut. Kalau ada kebutuhan darurat? Pada artikel selanjutnya saya akan bahas itu!

Uang anda akan tumbuh terus dengan investasi

Investasi

Kekuatan investasi yaitu compounding interest. Merupakan konsep menambahkan kembali bunga yang diperoleh kepada pokok simpanan sehingga bunga yang didapatkan pada periode berikutnya menjadi lebih besar.

2 KOMENTAR

Comments are closed.