Beranda Pendidikan Pentingnya Peran Keluarga dalam Membangun Karakter Anak

Pentingnya Peran Keluarga dalam Membangun Karakter Anak

736
0
BERBAGI

Karakter Anak – Hai Guys. Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 telah menjelaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Kemerdekaan yang dimaksud didalamnya termasuk salah satunya adalah kemerdekaan mendapatkan pendidikan secara maksimal. Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa pada saat ini potret pendidikan di Indonesia masih terfokus pada masyarakat di daerah perkotaan saja, sedangkan di daerah yang jauh dari jangkauan pemerintah dapat dikatakan semakin tertinggal, baik dari segi tenaga pengajar, akses menuju tempat pendidikan, fasilitas pendukung dan bahkan kesadaran dari orangtua untuk memberikan pendidikan terbaik untuk anak yang terkadang masih harus dibenahi.

Berbicara mengenai pendidikan, dalam artikel pendidikan kali ini akan dibahas sedikit banyak mengenai peran keluarga dalam proses pembangunan karakter anak. Seperti yang kita ketahui bahwa pastinya Anda sebagai bagian dari orangtua menginginkan memiliki anak yang memiliki karakter baik. Namun tidak sedikit dari Anda yang salah menerapkan pola pendidikan yang tepat untuk anak Anda. Padahal karakter anak terbentuk akibat adanya pola kebiasaan yang diterapkan dan diajarkan sejak kecil sehingga peran keluarga menjadi sangat penting. Proses didikan yang tepat akan menghasilkan karakter anak yang berkualitas.

Beberapa tips berikut dapat Anda lakukan dalam proses membangun karakter anak dengan lebih baik, diantaranya dijelaskan sebagai berikut.

  1. Gunakan bahasa percakapan yang santun

Sedapat mungkin Anda sebagai orangtua harus mengajarkan bahasa yang santun kepada anak-anak, bahkan sejak masih balita. Keluarga berperan dalam hal ini dikarenakan apabila anak dibiasakan mendengarkan bahasa yang santun (halus), maka mereka akan menjadi pribadi yang santun dalam bertutur sapa. Sebaliknya, apabila sang anak mendengarkan kata-kata kasar dan mendapat didikan yang keras dari orangtua, maka anak tersebut juga akan tumbuh seperti yang diajarkan oleh orangtuanya. Seperti pepatah yang ada bahwa proses yang baik akan menghasilkan ouput yang baik, dan proses yang buruk akan menghasilkan proses yang buruk juga, meskipun dengan inputan yang sama.

  1. Posisikan diri Anda sebagai teman

Sudah menjadi kodratnya, bahwa Anda sebagai orangtua tetaplah harus dipatuhi oleh anak. Tetapi ketika sang anak mulai tumbuh dan mengenal dunia luar, posisikan diri Anda sebagai teman. Hal ini agar anak menjadi nyaman berkomunikasi dengan Anda. Apabila sang anak mendapat masalah, maka tidak segan lagi bercerita dan meminta saran terbaik dari orangtuanya. Dengan demikian, para orangtua dapat mengontrol segala aktifitas yang anak lakukan di luar rumah.

  1. Jangan ajarkan anak untuk berbohong

Sekecil apapun, jangan ajarkan anak Anda untuk berbohong. Apabila anak terlatih berkata bohong, maka seterusnya sang anak melakukan kebohongan selanjutnya. Meskipun berat, hargai setiap jawaban anak meskipun salah, namun ajarkan solusinya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Terapkan didikan bahwa setiap kebohongan yang dilakukan akan mendapat dosa dari Sang Pencipta. Dengan demikian anak menjadi lebih menghargai nilai-nilai religius.

  1. Dukung apapun yang didapatkan si anak

Tidak ada orangtua yang menginginkan memiliki anak yang kurang pandai atau tidak memiliki prestasi bagus di sekolah. Tetapi percayalah bahwa anak Anda masih memiliki potensi yang dapat dibanggakan. Apabila mereka tidak memiliki prestasi cemerlang dalam akademik sekolah, mungkin mereka mempunyai bakat dalam bidang olahraga, kesenian ataupun dalam bidang non-akademik lainnya. Pastikan Anda sebagai orangtua tetap mendukung apapun nilai akademik yang didapatkan anak di lingkungan sekolah. Dengan demikian karakter anak akan tumbuh menjadi orang yang percaya diri.

  1. Terapkan perilaku mandiri

Jangan jadikan anak Anda manja. Berikan mereka dukungan penuh untuk melakukan segala hal yang berhubungan dengan diri anak. Namun, tetap berikan perhatian terbaik bahwa Anda menyukai kemandirian yang anak Anda lakukan.

Beberapa tips tersebut dapat Anda terapkan dan berakibat baik pada anak Anda. Berperanlah untuk ikut membentuk karakter anak yang dimulai dari lingkungan keluarga. Semoga anak-anak Bangsa Indonesia memiliki karakter baik sehingga nantinya dapat berguna bagi nusa bangsa dan menjadi generasi penerus bangsa yang lebih baik. Sampai bertemu lagi di artikel pendidikan selanjutnya (red-fii).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here