Beranda Ekonomi Pengertian Dasar Kapitalisme Menurut Adam Smith

Pengertian Dasar Kapitalisme Menurut Adam Smith

950
0
BERBAGI

Kapitalisme

Kapitalisme (capitalism) adalah sebuah sistem ekonomi di mana individu di dalamnya memiliki dan mengendalikan sebagian besar bisnis yang menyediakan barang dan jasa. Kapitalisme berkembang dari teori ekonom Skotlandia pada abad ke-18 yaitu Adam Smith. Dalam bukunya Wealth of Nations, yang diterbitkan pada 1776, Smith berpendapat bahwa kepentingan suatu masyarakat tersaji paling baik ketika individu dalam masyarakat diizinkan untuk mengejar kepentingan diri mereka. Dengan kata lain, orang akan bekerja keras dan berinvestasi berjam-jam untuk menghasilkan barang dan jasa hanya jika mereka dapat memetik manfaat dari pekerja, mereka lebih banyak pengeluaran atau keuntungan pada sisi pemilik bisnis.

Baca Juga: Pengertian Organisasi dan Fungsi di Bentuknya Organisasi

Menurut Smith, ketika individu bertindak untuk memperbaiki nasib mereka sendiri, mereka secara tidak langsung mempromosikan barang mereka dan orang-orang dalam komunitas tersebut. Smith menyebut konsep ini sebagai “Tangan Tak Terlihat”. Tangan Tak Terlihat (Invisible Hand) adalah istilah yang diciptakan oleh Adam Smith untuk menggambarkan bagaimana pendapatan personal individu menguntungkan orang lain dan perekonomian suatu negara. Misalnya, satu-satunya cara seorang pemilik usaha kecil yang memproduksi sepatu dapat meningkatkan kekayaan pribadi adalah menjual sepatu kepada pelanggan. Untuk menjadi lebih makmur, pemilik usaha kecil harus memperkerjakan pekerja untuk memproduksi lebih banyak sepatu. Menurut Invisible hand, orang-orang dalam komunitas pemilik usaha kecil tidak hanya akan memiliki sepatu, tetapi juga akan memiliki pekerjaan, yaitu bekerja untuk tukang sepatu. Dengan demikian, keberhasilan orang-orang di komunitas dan sampai batas tertentu, ekonomi suatu negara terikat secara tidak langsung pada keberhasilan pemilik usaha kecil.

Kapitalisme Adam Smith didasarkan pada empat dasar isu mendasar berikut ini :

  1. Penciptaan kekayaan sesungguhnya merupakan perhatian individu pribadi, bukan pemerintah.
  2. Individu harus memiliki properti pribadi dan sumber daya yang digunakan untuk menciptakan kekayaan.
  3. Kebebasan ekonomi menjamin keberadaan pasar kompetitif yang memungkinkan penjual dan pembeli untuk masuk dan masuk dari pasar yang mereka pilih.
  4. Peran pemerintah harus dibatasi untuk memberikan pertahanan terhadap musuh asing, memastikan keterlibatan dalam negeri, serta penyediaan lapangan pekerjaan dan pendidikan.

Salah satu faktor yang di rasakan penting oleh Smith adalah peran pemerintah. Dia percaya bahwa pemerintah harus bertindak hanya sebagai pembuat peraturan dan wasit. Istilah bahasa prancis laissez-faire menggambarkan sistem kapitalis Smith dan menyiratkan bahwa tidak boleh ada campur tangan pemerintah dan perekonomian. Terjemahan awamnya adalah “Biarkan mereka melakukannya (sesuai keinginan mereka)”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here