Beranda Ekonomi Pengertian Ilmu Ekonomi dan Jenis-jenis Ekonomi

Pengertian Ilmu Ekonomi dan Jenis-jenis Ekonomi

1344
2
BERBAGI

JENIS-JENIS EKONOMI

Ilmu Ekonomi (economics) adalah studi tentang bagaimana kekayaan diciptakan dan didistribusikan. Kita mengartikan kekayaan sebagai sesuatu yang berharga, termasuk produk yang dihasilkan dan dijual oleh bisnis. Bagaimana kekayaan didistribusikan artinya “Siapa mendapat apa?”. Para ahli sering menggunakan ekonomi untuk menjelaskan pilihan yang kita buat dan bagaimana pilihan tersebut berubah karena kita menghadapi tuntutan hidup sehari-hari. Dalam istilah sederhana, individu, bisnis, pemerintah dan masyarakat harus mengambil keputusan yang mencerminkan apa yang penting bagi masing-masing kelompok pada waktu tertentu.

Baca Juga: Pengambilan Keputusan dalam Pemasaran

Misalnya Anda ingin mengambil perjalanan akhir pekan ke beberapa liburan tempat eksotis dan Anda juga ingin mulai program investasi. Sayangnya, Anda tidak dapat melakukan keduanya, sehingga Anda harus memutuskan apa yang paling penting. Perusahaan bisnis, pemerintah dan beberapa masyarakat dalam beberapa hal juga membuat jenis keputusan yang sama. Setiap kelompok berurusan dengan kelangkaan berarti “kurangnya sumber daya” uang, waktu, sumber daya alam, dan sebagainya yang diperlukan untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan.

Saat ini, para ahli sering mempelajari masalah ekonomi dari dua perspektif yang berbeda yaitu Mikroekonomi dan Makroekonomi. Mikroekonomi (microeconomics) adalah studi tentang keputusan yang dibuat oleh individu dan bisnis. Misalnya meneliti bagaimana harga murah mempengaruhi jumlah rumah yang akan dibeli. Di sisi lain, Makroekonomi (macroeconomics) adalah studi tentang perekonomian nasional dan ekonomi global. Misalnya meneliti dampak ekonomi dari pendapatan nasional, pengangguran, inflasi, pajak, pengeluaran pemerintah, suku bunga, serta faktor serupa pada bangsa dan masyarakat.

Keputusan diambil oleh individu, perusahaan bisnis, pemerintah, dan masyarakat, serta cara bagaimana orang berurusan dengan penciptaan dan distribusi kekayaan menentukan jenis sistem ekonomi, atau ekonomi yang dimiliki suatu bangsa. Selama bertahun-tahun, sistem ekonomi dunia telah berbeda secara mendasar dalam dua hal : 1. Kepemilikan faktor-faktor produksi dan 2. Bagaimana mereka menjawab empat pertanyaan dasar ekonomi yang mengarahkan kegiatan ekonomi suatu negara.

Baca Juga: Pengertian dan Sejarah Lahirnya Ilmu Ekonomi Dalam Masyarakat

Faktor-faktor produksi (factors of production) adalah sumber daya yang digunakan untuk memproduksi produk (barang dan jasa). Ada 4 faktor yaitu :

  1. Tanah dan Sumber Daya Alam – Unsur yang dapat digunakan dalam proses produksi untuk membuat peralatan, mobil, dan produk lainnya. Contoh umum termasuk minyak mentah atau minyak bumi, hutan, mineral, tanah air, dan bahkan udara.
  2. Buruh – Waktu dan usaha yang kita gunakan untuk memproduksi barang dan jasa. Ini termasuk sumber daya manusia seperti Manajer dan karyawan.
  3. Modal – Uang, fasilitas, perlatan dan mesin yang digunakan dalam pengoperasian organisasi. Meskipun kebanyakan orang berpikir kebanyakan modal berbentuk uang, padahal modal juga bisa berupa peralatan manufaktur di sebuah fasilitas produksi Pepperidge Farm atau komputer yang digunakan di kantor perusahaan McDonald’s.
  4. Kewirausahaan – Kegiatan mengatur tanah, tenaga kerja, dan modal. Kewirausahaan merupakan kemauan untuk mengambil risiko dan pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan faktor-faktor produksi lainnya secara efisien. Seorang Pelaku wirausaha (entrepreneur) adalah orang yang mempertaruhkan waktu, tenaga dan uang miliknya untuk memulai dan menjalankan sebuah bisnis.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here