Beranda Pendidikan Memudahkan Proses Memahami Bacaan Anak Melalui Media Wayang

Memudahkan Proses Memahami Bacaan Anak Melalui Media Wayang

626
0
BERBAGI

Media Wayang – Sebagai seorang pelajar sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk belajar. Belajar adalah proses memahami suatu ilmu atau pengetahuan. Belajar bisa dilakukan dengan membaca, mendengar, melihat, praktek (pengalaman).

Dari keempat metode tersebut yang jarang diminati dan pada proses memahami sering kali kesulitan adalah membaca, apalagi dikalangan anak-anak yang cara belajarnya masih menghafal bukan memahami. Sehingga setelah mereka menghafalkanya, pengetahuan tersebut akan mudah hilang. Kenapa? Karena mereka tidak memahaminya.

Lalu bagaimana caranya agar anak-anak mudah dalam memahami suatu bacaan yang telah ia baca?

Salah satu cara yang mudah yaitu dengan menyampaikan isi bacaan tersebut dengan didongengkan. Seperti yang kita tahu, anak-anak lebih mudah memahami suatu pengetahuan baru melalui audio visual. Oleh karenanya mendongeng adalah solusi yang baik untuk meningkatkan tingkat pemahaman bagi anak-anak.

Agar lebih menarik, dongeng tidak hanya disampaikan secara lisan saja, melainkan menggunakan media seperti media wayang. Kenapa menggunakan media wayang ? Padahal ada media lain seperti boneka tangan, atau bisa juga melalui drama. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Tips Menemukan Jurusan Kuliah Sesuai Harapan

  1. Wayang mudah dibentuk dan diwarnai. Sehingga tampilan terlihat lebih kreatif dan menarik dibanding media lain.
  2. Wayang dapat digerakkan lebih leluasa dibandingkan boneka tangan.
  3. Wayang bisa dimainkan oleh satu orang saja, berbeda dengan drama yang membutuhkan banyak orang.
  4. Bahan yang digunakan murah dan mudah dicari.
  5. Cara pembuatan mudah dan cepat.

Di sini wayang yang dimaksud tidak seperti wayang yang ada dipertunjukan wayang sebenarnya (wayang golek), melainkan ilustrasi gambar yang terbuat dari kertas bufalo, kardus atau semacamnya dan bisa digerak-gerakkan umumnya wayang golek. Menarik bukan?

Pada umumnya dongeng digunakan untuk menyampaikan cerita-cerita seputar pendidikan karakter. Oleh karenanya fungsi utama dari dongeng adalah untuk membangun karakter anak. Selain itu juga sebagai hiburan untuk menghilangkan kejenuhan dan stres selama proses belajar.

Namun sebenarnya dongeng tidak hanya menyampaikan cerita saja, melainkan juga bisa digunakan sebagai ilustrasi suatu ilmu pengetahuan. Misalnya metode mendongeng digunakan untuk mengilustrasikan proses terjadinya siang dan malam, proses keluarnya magma dari perut bumi, dan sebagainya.

Sekian informasi dari saya. Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here