Beranda Ekonomi Pembuatan Kapal Kayu Sebagai Usaha Produksi

Pembuatan Kapal Kayu Sebagai Usaha Produksi

90
2
BERBAGI

Hello Guys,

Masih bersama Mr. Hart.

Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu kegiatan ekonomi masyarakat pesisir pantai yaitu “Pembuatan Kapal Kayu Sebagai Usaha Produksi”


PEMBUATAN KAPAL KAYU


Pembahasan kali ini, penulis akan menyajikan pemahaman mengenai pembuatan kapal kayu sebagai salah satu usaha masyarakat pesisir pantai pada khususnya masyarakat Kabupaten Pamekasan. Info yang penulis sajikan ini adalah salah satu info yang konktit atau dapat dibilang dapat dipercaya kebenarannya, karena penulis telah melakukan studi lokasi atau surfey lokasi bersama tim penulis. Berikut penulis sajikan informasi mengenai pembuatan kapal kayu yang berada di daerah Kabupaten Pamekasan khususnya masyarakat pesisir pantai :

Pembuatan Kapal Kayu yang berlokasikan didaerah Kabupaten Pamekasan khususnya pada masyarakat pesisir pantai.

Foto tersebut diatas adalah salah satu foto yang telah penulis dan tim surfey ambil ketika kami malkukan aktifitas kami didaerah Kabupaten Pamekasan yang kala itu bertepatkan pada bulan Juli 2018.

Pengertian Kapal Kayu

Kapal kayu adalah salah satu alat transportasi laut yang pada umumnya menggunakan bahan material kayu sebagai bahan utamanya. Kapal kayu biasanya dan pada umumnya diproduksi oleh masyarakat yang dengan pengahsilan utamanya adalah ikan atas hasil melaut. Selanjutnya kapal kayu pada umumnya mempunyai fungsi sebagai alat untuk mencari ikan pada masyarakat pesisir pantai, karena masyarakat pesisir pantai adalah masyarakat yang tepat berdasarkan tempat lokasinya yang strategis dalam pembuatan kapal kayu. Dapat disimpulkan dan dipastikan bahwasanya dalam pembuatan kapal kayu memiliki atau membutuhkan bahan dasar kayu yang cukup banyak.

Keuntungan Memilih Kayu

Para produsen tersebut berangapan bahwa dengan bahan dasar kayu akan dapat ditemukan beberapa kauntungan dan alasan – alasan lain mengapa memilih membuat kapal berbahan dasar kayu, hal tersebut yang pada pokoknya dapat penulis sampaikan sebagai berikut :

Bahan yang mudah ditemukan

kita tahu bahwasanya di Indonesia pada saat ini terdapat banyaknya hutan dengan kualitas kayu yang cukup baik, oleh karenanya masyarakat khususnya para produsen tidak merasa kualahan dalam mencari bahan dasar kayu tersebut.

Biaya tidak terlalu banyak

Pengakuan dari produsen langsung ketika penulis bersama tim surfey penulis melakukan interview kapada produsen tersebut beliau mengatakan bahwasanya untuk membuat kapal kayu ini pada umumnya membutuhkan anggaran biaya antara Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah) dan nilai itu jarang sekali ditemui dalam batas maksimal anggaran dana.

Keuntungan yang cukup

Produsen yang kala itu dilakukan surfey oleh penulis bersama dengan tim yang pada pokoknya produsen tersebut membocorkan keuntungan yang didapatkan dalam memproduksi kapal kayu tersebut antara lain berkisar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sampai dengan¬†Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah), tapi hasil keuntungan tersebut masih bersifat atau berstatus “Kotor” artinya masih harus dibagi lagi supaya dapat ditemui hasil “Bersih”. Biasanya hasil tersebut akan dibagi untuk biaya karyawan, biaya perlengkapan kapal seperti jaring dan lainnya, biaya perawatan kapal dan biaya lainnya.

Mudahnya mencari tenaga pekerja

dalam melakukan prmbuatan kapal kayu, produsen yang berada pada kawasan oesisir pantai akan lebih mudah dalam mencari tenaga pekerja (dapat disebut “Tukang”) yang ahli dalam membuat kapal kayu, pasalnya mereka bertempat dipesisir pantai dimana tempat tersebut adalah salah satu tempat yang cukup strategis.

Daya minat pembeli yang cukup banyak

hal ini dapat kita pahami bahwasanya dalam membuat atau memproduksi kapal kayu maka produsen tidak akan merasa kesulitan dalam mencari konsumen untuk membeli kapal hasil buatannya, pasalnya masih banyaknya masyarakat yang cukup mengemari kapal kayu karena masyarakat menilai bahwasanya kapal kayu adalah salah satu alat yang tergolong cukup murah dan dapat diangsur.

Baca Juga : Kerajinan rantang

Fungsi Kapal Kayu

Pada umumnya kapal kayu tersebut mempunyai fungsi yang cukup beragam, berikut adalah beberapa fungsi dari kapal kayu pada umumnya :

  1. Untuk mencari ikan.
  2. Mengantarkan barang antar pulau.
  3. Mengantar dan menjemput orang atau dengan kata lain sebagai kapal penumpang.
  4. Sebagai ajang perlombaan.
  5. dan lain sebagainya.

Proses Pembuatan Kapal Kayu.

Dalam membuat kapal kita tidak boleh sembarangan asal membuat karena mempertaruhkan resiko besar terutama pada bidang ekonomi, oleh karenanya penulis memaparkan bagaimana proses pembuatan kapal kayu secara umumnya, data ini penulis ambil ketika penulis melaksanakan proses surfey bersama tim kepada prosuden kapal kayu secara langsung yang bertepatkan didaerah Kabupatem Pamekasan, oleh karenanya data yang penulis sajikan adalah data yang cukup baik karena langsung diambil dari sumbernya. Berikut adalah beberapa langkah dalam prose pembuatan kapal kayu :

Pengumpulan segala macam bahan dan informasi terkait pembuatan kapal kayu

hal ini adalah salah satu hal yang terpenting dalam pembuatan kapal kayu, karena tanpa adanya kedua hal ini sampai kapanpun kapal tidak akan pernah dapat diproses.

Perencanaan design gambar

dalam membuat perencanaan design gambar, masyarakat pada umumnya menggunakan kebiasaan mereka dalam melihat spesifik dan jenis kapal atau pola kapal, karena tanpa bedasarkan dengan kebiasaan mereka tidak akan pernah dapat melakukan dan membuat perencanaan design gambar karena pada dasarnya mereka para nelayan bukan lulusan atau bukan ahli dalam ilmu arsitek, maka kebiasaan tersebut sangatlah penting. Selanjutnya fungsi dari perencanaan design gambar tersebut nantinya dapat mebuat pola atau dasar akan dijadikan bentuk seperti apa kapal yang akan dirancang nantinya yang dimana dalam mempersiapkan perencanaan design gambar tersebut harus juga memperhitungkan anggaran dana yang dimiliki oleh produsen atau pemilik saham.

Surfey proses pembuatan kapal kayu yang dilakukan oleh penulis bersama – sama dengan tim surfey pada bulan Juli didaerah Kabupaten Pamekasan terhadap masyarakat pesisir pantai, Surfey ini langsung dilakukan kepada produsen/pemilik/pemegang saham pada proses pembuatan kapal kayu tersebut.
Persiapan pembuatan kapal

dalam melakukan proses persiapan pembuatan kapal maka penulis menuturkan bahwasanya perlulah untuk dilakukan persiapan pembuatan kapal, hal ini nantinya akan dapat mempengaruhi dalam prosesi pembuatan kapal itu sendiri. Penulis berpendapat bahwasanya terdapatnya beberapa persiapan yang dapat penulis sampaikan antara lain : (1) Lokasi proses pembuatan, (2) Jenis kayu, (3)Material yang akan digunakan, (4) Peralatan dan sarana, (5) Tenaga kerja dan upah tenaga kerja (6) dan lain sebagainya.

Pembuatan komponen utama kapal kayu

dalam melakukan pembuatan kapal kayu, kita ibaratkan membuat rumah, dan rumah tersebut perlu dibuatkan pondasi dan tiang sebagai penyangga atau sebagai kerangka, begitu juga dengan kapal kayu, kita juga harus membuat bagian – bagian atau komponen – komponen kapal supaya menjadi kerangka atau juga dapat menjadi penyeimbang kapal, hal ini sangat penting karena supaya dalam proses pembuatan kapal tidak terdapat kendala dan dapat dilakukan proses ketahap selanjutnya.

 

Proses assembly

Proses ini adalah salah satu proses yang pengabungan antara komponen satu dengan yang lainnya supaya mejadi suatu kesatuan yang utuh dan kokoh.

Pemasangan sistem permesinan

didalam proses pemasangan sistem permesinan ini bukanlah suatu hal yang main – main. Karena salah sedikit saja dapat menjadikan hal yang sangat fatal. Seperti karamnya sebuah kapal, alat tidak berfungsi efektif, rusaknya sebuah alah dan lain sebagainya. Maka penulis berpendapat bahwasanya dalam tahap ini harus dilakukan dengan sangat teliti dan berulang – ulang.

Pemasangan sistem kelistrikan

kelistrikan didalam kapal mempunyai peran yang sangat penting karena nantinya akan dapat membantu para pekerja dalam melakukan aktifitasnya.

Pemasangan Sistim bahan bakar dan perpipaan

bahan bakan adalah salah satu hal pengerak utama dalam kapal. Karenanya haruslah dilakukan pemasangan bahan bakar yang benar dan anti terhadap guncangan serta dapat memasang pipa – pipa yang diperlukan.

Akomodasi dan out fitting

hal ini meliputi pembuatan barang – barang atau perlengkapan – perlengkapan yang dapat mempermudah para pekerja dalam melakukan kegiatan. Hal tersebut meliputi pembuatan tangga, pembuatan tempat tidur, pembuatan pintu, pembuatan jendela, pembuatan kamar mandi, dan lainnya

Finishing

adalah tahap akhir dalam pembuatan kapal yang meliputi pengepulan, pengechekan, percobaan dan lainnya.

Lounching dan sea trial

tahap ini dapat dilakukan ketika sudah dianggap benar – benar telah selesai dan kapal kayu siap untuk dilakukan percobaan dilaut lepas.

Demikianlah pemaparan penulis atas hasil sufer yang dilaukan penulis bersama tim pada bulan Juli 2018 di Kabupaten Pamekasan. Hasil tersebut penulis harapkan supaya memberikan pemahaman lebih kepada para pembaca mengenai bagaimana tata cara atau proses pembuatan kapal kayu.

Akhir kata saya ucapkan TERIMAKASIH


Mr. Hart.


 

Komentar dengan facebook

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here