Beranda Gaya Hidup Pejuang Skripsi dan Jenis–Jenisnya yang Pasti Kalian Temui

Pejuang Skripsi dan Jenis–Jenisnya yang Pasti Kalian Temui

113
0
BERBAGI

Pejuang Skripsi – Selamat datang di artikel Kinay semuanya. Selamat datang juga buat kalian yang sudah berusaha mati-matian namun hasilnya menyakitkan. Tetap semangat ya gaes, kalau gagal, coba lagi, kalau gagal lagi, ya coba coba lagi, begitu seterusnya. Di artikel sebelumnya Kinay udah membahas mengenai bagaimana cara mahasiswa/i survive menjelang akhir bulan dan berbagai jenis presentasi mahasiswa/i. Nah, untuk kali ini Kinay akan membahas tentang kehidupan mahasiswa/I lagi gaes. Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Kinay pribadi, dan Kinay pikir akan bermanfaat bagi kita semua.

APA ITU SKRIPSI?

Skripsi? horror gak tuh bagi kalian mahasiswa/i akhir ketika mendengar kata itu?. Apalagi kalau ada yang nanya “gimana? Udah nyampek mana skripsinya?”, langsung tiba-tiba berpura-pura tuli, wkwk. Skripsi merupakan sebuah karya ilmiah yang merupakan hasil penelitian dari sarjana (S1) mengenai fenomena atau permasalahan di suatu tempat/pada objek. Skripsi juga merupakan salah satu syarat mahasiswa/i di perguruan tinggi untuk lulus. Oleh karena itu, kerjakan sana skripsi nya, biar cepet kelar, dan cepet ngelamar si do’i, wkwk

PEJUANG SKRIPSI?

Pejuang skripsi sendiri adalah seorang mahasiswa/I yang sedang dalam proses menyelesaikan suatu penelitian untuk memenuhi persyaratan mendapat gelar sarjana. Bisa dibilang ini semacam tugas terberat selama kalian menempuh pendidikan sarjana gaes. Memang banyak yang menganggap bahwa skripsi adalah salah satu ujian hidup bagi para mahasiswa/i. Alay gak tuh bahasa Kinay? Wkwk. Mungkin karena itu juga banyak mahasiswa yang sampai molor kuliah gara gara terlalu menganggap berat skripsi, sehingga skripsi nya tak kunjung usai. Emang sih Kinay akui kalau menyusun skripsi memang susah. Tapi Kinay yakin semua pasti bisa menyelesaikannya dengan niat yang sungguh – sungguh gaes.

Pejuang Skripsi (1)
Pejuang Skripsi (1)

JENIS-JENIS PEJUANG SKRIPSI

Mahasiswa/i dalam menyusun skripsi tidak segampang menyusun makalah atau yang lainnya. Skripsi membutuhkan effort yang lebih besar daripada yang kalian duga. Namun juga, skripsi tidak sehoror yang kalian kira kok. Skripsi itu menyenangkan dan gampang, asalkan kalian benar-benar serius dan enjoying the process. Nah, kebetulan Kinay itu pernah juga merasakan menjadi mahasiswa akhir loh. Di saat itu, Kinay memiliki teman-teman yang cara menyusun skripsinya berbeda-beda gaes, nah loh! Apa saja? Yuk langsung kita bahas!!!.

Pejuang Skripsi – Selow People

Mahasiswa/i dalam menyusun skripsi seharusnya di target, misal bulan ini harus selesai bab 1, bulan selanjutnya bab 2, dst. Namun, berbeda dengan jenis mahasiswa/i ini, dia sangat santai dalam menyusun skripsinya. Misalkan nih, judulnya di tolak, dia mah santai dan menerima lapang dada, tinggal cari judul lain. Atau ketika di php in dosen, dia mah gak menggerutu atau kesal pada dosennya, palingan dia hanya bilang “oh gitu, yauda ayo pulang”.

Ini nih jenis yang paling Kinay sukai daripada yang lainnya. Dia tidak terlalu memikirkan betapa ruwetnya dan drama-drama saat menyusun skripsi itu, dia hanya menjalani apa yang ada. Dia selalu enjoying the process saat penyusunan skripsi. Dia mengajarkan kepada kita bahwa dengan kesantaian juga bisa lulus tepat waktu, hehee.

Pejuang Skripsi – Gopoh People

Mahasiswa/i nih yang selalu rempong kalau kemana-mana, apalagi urusannya tentang skripsi. Ada revisi di skripsinya, langsung gopoh nya gak karuan, bikin disekitarnya gopoh juga. Semisal ada eror dalam analisisnya, wes langsung tanya sana-sini. Tipe mahasiswa/I seperti ini menurut Kinay tidak patut ditiru gaes. Karena justru menurut Kinay, gopoh akan memperburuk keadaan.

Orang yang gopoh pasti memikirkan banyak hal, sehingga otak akan di pacu untuk melakukan sesuatu dengan segera. Apabila sudah seperti itu, otak tidak akan bekerja secara maksimal. Mungkin memang revisinya bisa cepet selesai, tapi hasilnya belum tentu baik. Pasti akan ada sedikit kesalahan lagi yang menyebabkan dosen meminta untuk revisi ulang. Begitu seterusnya. Jadi mending kalau ada revisian, kerjakan dengan baik gaes, jangan terlalu gopoh. Lagipula apapun yang dikerjakan secara gopoh dan terburu – buru itu tidak disukai oleh Allah, hehe.

Pejuang Skripsi – Tidak Konsisten People

Tipe selanjutnya adalah mahasiswa/I yang tidak konsisten dalam proses mengerjakan skripsi. Tidak konsisten ini berkaitan dengan tingkat kerajinan si mahasiswa/I dalam mengerjakan skripsi. Hal ini juga berkaitan dengan mood mereka. Ada kalanya mereka rajin mengerjakan skripsi, namun ada kalanya juga mereka malas sekali menyentuh skripsi. Ini terjadi bisa dari beberapa faktor, baik dari individu mahasiswa/I sendiri ataupun dari pengaruh orang lain di sekitarnya.

Pejuang Skripsi – Eksis People

Mahasiswa/I pejuang skripsi yang seperti ini bisa disebut alay gaes. Kenapa Kinay bilang begitu?. Karena mereka terlalu mendramatisir proses penyelesaian skripsi mereka.  Mendramatisir disini dalam artian mereke selalu mengumbar proses perjuangan mereka melalui akun sosial media yang mereka punya. Dikit – dikit bikin IG story, dikit – dikit bikin Whatsapp story, dikit – dikit nge-tweet atau nge-post sesuatu yang berhubungan dengan skripsinya. Menang benar sih mereka sedang berjuang menyelesaikan skripsi. Tapi apakah perjuangan itu perlu di umbar? Hhmm entahlah. Mungkin mereka ingin berbagi rasa perjuangan dengan semua ya gaes. Tetap positive thinking aja yaa.

Pejuang SkripsiSilent People

Tipe selanjutnya adalah silent people. Mahasiswa/I seperti ini misterius nih gaes. Tak ada satu orang pun yang tahu bagaimana mereka mengerjakan skripsinya. Mereka hanya datang ke kampus apabila ingin melakukan bimbingan saja. Itu pun tanpa sepengetahuan teman –teman yang lainnya. Mahasiswa/I seperti in memang tidak suka mengumbar apapun tentang skripsi yang mereka kerjakan. Mungkin mereka berpikir bahwa tidak ada yang perlu di umbar dari apa yang mereka lakukan. Entah bagaimana cara mereka menyelesaikannya, yang penting tetap silent, wkwk. Jadi jangan kaget apabila mahasiswa/I ini tiba – tiba langsung menyatakan bahwa dirinya akan melakukan ujian skripsi.

Pejuang Skripsi – Pulangers People

Tipe pejuang skripsi ini ditujukan pada mahasiswa/I yang kuliah di luar kota. Mahasiswa/I ini dalam proses mengerjakan skripsinya akan sering pulang kampung. Hal ini bisa karena pertama, penelitian mengenai topik skripsi ada di daerah asal mereka. Sehingga mereka harus lebih sering stay di kampung halaman untuk mengerjakan skripsinya. Mungkin hanya sekali dua kali saja mereka akan balik ke kampus untuk melakukan bimbingan.

Kedua karena memang mereka malas untuk balik ke kos atau ke tempat rantau. Hal ini karena kuliah mereka hanya tinggal satu matkul saja yaitu skripsi. Lebih lebih kalau data yang diperlukan untuk skripsi bisa dicari lewat internet (Misal di BEI). Hhmm bisa jadi gak balik kampus mereka wkwk.

Pejuang Skripsi – Muka Dua People

Muka dua ini bukan berarti mereka munafik loh ya. Kalau Kinay bilang sih ini tipe mahasiswa/I yang sok tegar, sok kuat, wkwk. Pasalnya jika ada teman yang bertanya kabar skripsi kepada tiap mahasiswa/I ini, mereka akan memberikan jawaban yang meyakinkan tentang skripsi mereka. Padahal dibelakang temannya mereka selalu gopoh dan kebingungan dalam mengerjakan skripsi. Mungkin dengan mereka bersikap kuat di depan teman temannya akan bisa menutupi kegopohan nya dalam mengerjakan skripsi mereka.

Pejuang Skripsi – Terkejar-kejar Dosen People

Memang salah satu ciri mahasiswa/I tingkat akhir adalah menunggu. Iyaa, menunggu dosen untuk melakukan bimbingan. Apalagi dosennya super duper sibuk. Waaa itu mah sama susahnya kayak nunggu jodoh, wkwk. Tapi mau gimana lagi gaes, kalau gak nemuin dosen, bisa – bisa skripsi nya gak kelar – kelar tuh. Tipe mahasiswa/I ini selalu mencari dan ngejar dosen kemanapun dosennya berada. Dan bisa jadi tidak hanya di kampus, tapi mereka juga akan berkunjung kerumah dosen kalau memang itu perlu.

Ya itu semua mereka lakukan demi skripsi gaes. Mereka akan rela menunggu dosen sampai berjam-jam untuk bimbingan. Tapi kalian juga tidak boleh menyalahkan dosen atau menggerutu kepada dosen. Karena memang dosen juga punya urusan tersendiri yang menyebabkan sulit untuk menemui mahasiswa. Tapi sebisa mungkin, dosen pasti akan menemui mahasiswa dan akan melakukan yang terbaik untuk mahasiswa bimbingannya.

Pejuang Skripsi (2)
Pejuang Skripsi (2)

Oke gaes. Mungkin itu saja tipe mahasiswa/I pejuang skripsi versi Kinay ya. Pesen Kinay buat kalian yang akan atau sedang melakukan skripsi, tetap semangat ya gaes. Do your best selama kalian ngerjain skripsi. Sedikit kata mutiara dari saya

Skripsi bukanlah hal yang perlu dibuat beban. Tapi suatu hal yang perlu kalian nikmati prosesnya – Kinay, 2019”

Komentar dengan facebook