Beranda Gaya Hidup 8 Pantangan Saat Mendaki Gunung Yang Harus Hindari

8 Pantangan Saat Mendaki Gunung Yang Harus Hindari

128
0
BERBAGI

Mendaki Gunung

Bagi sebagian orang mendaki gunung merupakan kegiatan yang menyenangkan, kegiatan ini diminati berbagai kalangan mulai dari mereka yang masih muda hingga yang sudah berumur. Motivasi untuk mendaki pun bermacam-macam, ada yang memang hobi, atau sekedar liburan untuk beristirahat sejenak dari penat nya perkotaan.

Pantangan Mendaki Gunung – Namun perlu kita ketahui bahwasannya ketika kita mendaki gunung itu diibaratkan sama seperti ketika kita bertamu / berkunjung ke tempat orang lain Ada juga adab-adab dan pantangan yang harus kita perhatikan.

Baca Juga: Tipe Liburan Seseorang Yang Memiliki Manfaat

Adab-adab dan pantangan ini harus ditaati oleh para pendaki agar tetap aman selama melakukan pendakian baik untuk orang lain maupun untuk diri sendiri. Berikut beberapa pantangan yang sebaiknya tidak kamu langgar ketika mendaki:

Jangan Tinggalkan Apapun Kecuali Jejak Kaki

 

Pantangan Mendaki Gunung – Sampah masih banyak ditemukan di gunung manapun karena masih banyak pendaki yang kesadaran diri untuk menjaga kebersihan nya kurang dan malas membawa turun sampahnya. padahal alam memerlukan waktu yang lama untuk menguraikan sampah-sampah tersebut. Gunung bukanlah tempat sampah. Karena itu Sudah selayaknya semua orang turut serta dalam menjaga kebersihan gunung agar tetap menjadi tempat yang indah dan nyaman untuk didaki. Ayo bawa kembali sampah mu turun!

Selain sampah, Vandalisme di gunung juga masih sering kita temukan. Masih banyak pendaki yang mencoret-coret batu, penanda jalan, dll. Biasanya mereka menuliskan nama atau organisasi mereka sebagai tanda bukti bahwa mereka pernah berada disana. Vandalisme ini jelas mengotori keindahan alam dan memperburuk citra destinasi wisata yang kalian kunjungi. Ingat mendaki gunung bukan tentang kamu sudah pernah kesana tapi tentang bagaimana proses mu mencapai tujuan.

Jangan Ambil Apapun Kecuali Foto

Gunung adalah tempat bagi banyak mahluk hidup. Kamu pasti akan menemukan flora dan fauna yang tidak biasa kamu temukan dikota, contohnya adalah bunga edelweiss. kamu boleh terpesona dan kagum akan keindahan flora fauna di gunung namun kamu tidak perlu mengambil atau membawa nya pulang. Biarkan alam tumbuh apa adanya di tempat mereka sendiri.

Jangan Bunuh Apapun Kecuali Foto

Jangan iseng menebang pohon atau membunuh hewan yang ada disana jika memang tidak bersifat darurat. Gunung merupakan daerah taman nasional konservasi dimana flora dan fauna nya memang dijaga agar bisa tetap dilestarikan.

Jaga Ucapan dan Perilaku

Harus diingat bahwasannya ketika mendaki gunung kita adalah tamu yang sedang berkunjung. Maka dari itu Jaga lah ucapan dan perilaku mu jika tidak ingin sang tuan rumah tersinggung atau marah. Kamu pasti tau bahwa gunung di Indonesia dianggap sebagai tempat yang sacral. Seringkali pendaki yang tidak bisa menjaga etika nya terkena karma atau kualat.

Jangan mendirikan Tenda di Dekat Sumber Air

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin mendirikan tenda, diantaranya adalah mencari tempat lapang dan tidak berada di dekat sumber air. Kenapa tidak boleh mendirikan tenda di dekat sumber air? Karena bukan hanya manusia saja yang membutuhkan air, binatang liar yang ada disana juga membutuhkan air. Mereka akan mendatangi sumber air ketika haus. Ga mau kan tenda kamu dimasukin binatang?. Selain itu hal tersebut dilakukan juga untuk berjaga-jaga kalau permukaan air meluap karena hujan dan mencegah tenda mu terkena banjir.

Jangan Sekali-kali Merusak Penunjuk jalan

Penunjuk jalan dibuat oleh petugas taman nasional untuk memudahkan pendaki menentukan arah jalur agar tidak tersesat. Tidak perlu iseng mengotak-ngatik papan penunjuk jalan jika tidak ingin mencelakai orang lain.

Hindari Membuka Jalur Baru

Ikuti jalur resmi yang sudah disediakan jika kamu ingin berangkat dan pulang dengan selamat, sama hal nya seperti papan penunjuk jalan, petugas taman nasional membuat jalur yang aman untuk dilewati agar para pendaki bisa melewati jalur yang aman dan tidak khawatir tersesat. Tidak perlu sok-sokan membuka jalur baru atau memotong jalan karena kamu tidak tahu kan apa yang ada di depan mu, entah jurang atau ngarai.

Jangan Sampai tertinggal jauh dari rekanmu atau meninggalkan rekanmu sendirian

Kekuatan fisik tiap orang berbeda-beda. Ada yang memang kuat dan ada juga yang baru jalan sedikit sudah capek. Tidak ada salahya kamu beristirahat sejenak namun jangan sampai kamu tertinggal terlalu jauh dari rombongan mu, minta lah teman mu untuk menemanimu beristirahat jikalau anggota rombongan yang lain tetap memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

Jika ada anggota rombongan yang tidak bisa melanjutkan perjalanan karena sakit dan harus menetap di tenda jangan sekali-kali meninggalkan nya sendirian, harus ada orang yang tinggal untuk merawat dan menjaganya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kamu tidak boleh egois dan harus tetap menurunkan ego mu untuk tetap membantu teman mu.

Komentar dengan facebook