Beranda Pendidikan Cara Menghafal dan Memahami 5 Jenis Laporan Keuangan Akuntansi dalam 5 Menit

Cara Menghafal dan Memahami 5 Jenis Laporan Keuangan Akuntansi dalam 5 Menit

1141
0
BERBAGI

Memahami Alur 5 Jenis Laporan Keuangan Akuntansi

Di artikel sebelumnya, sudah dibahas mengenai letak saldo normal akun. Nah, kali ini saya akan membahas mengenai  lima jenis laporan keuangan yang wajib di ingat oleh semua manusia-manusia yang sudah terlanjur hanyut dalam dunia akuntansi.

Berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami di bangku kuliah saat ini, ada seorang dosen yang bertanya kepada dua mahasiswa nya mengenai apa saja lima jenis laporan keuangan di akuntansi. Mahasiswa pertama menjawab secara tepat dan berurutan, namun menjawab dalam waktu yang agak lama. Sedangkan, mahasiswa yang kedua menjawab secara cepat dan tepat tapi tidak berurutan. Menurut kalian siapa yang salah diantara keduanya ?

Pada dasarnya kedua mahasiswa tadi tidak ada yang salah, yang salah adalah jika keduanya tidak bisa menjawab. Kalian tahu apa yang menyebabkan kedua mahasiswa tadi menjawab seperti itu ? alasannya, karena mereka tidak paham betul mengenai alur laporan keuangan akuntansi. Lima jenis laporan keuangan ini sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Misal : si A orangnya alim, si B orangnya  rajin, dan si C orangnya penyayang. Jika si A yang alim datang dan mempengaruhi si B, maka si B menjadi alim dan rajin, lalu si B datang dan mempengaruhi si C, maka si C menjadi alim rajin, dan penyanyang, dst. Permisalan tersebut sama dengan laporan keuangan akuntansi, dimana antara satu laporan dengan laporan yang lainnya itu saling mempengaruhi.

Oleh karena itu, disini saya ingin memberikan sedikit penjelasan mengenai lima jenis laporan keuangan akuntansi agar semua yang membaca artikel ini dapat memahami alurnya.

Sebelum itu, alangkah baiknya kita mengetahui apa sebenarnya laporan keuangan akuntansi itu. Laporan keuangan akuntansi merupakan output atau keluaran (hasil) dari suatu kinerja perusahaan yang dinilai dalam periode tertentu. Laporan keuangan ini kemudian dijadikan sebagai informasi oleh pengguna laporan, baik oleh pihak internal maupun eksternal.

Nah, laporan keuangan akuntansi, ada lima jenisnya yaitu :

  1. Laporan Laba Rugi (L/R),
  2. Laporan Perubahan Ekuitas (LPE),
  3. Neraca,
  4. Laporan Arus Kas (LAK),
  5. dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK)
  1. Laporan Laba Rugi (L/R)

Di laporan ini hanya berisi pendapatan-pendapatan yang dihasilkan dikurangi dengan beban-beban yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode saat itu.

Jika jumlah pendapatan > jumlah beban = perusahaan mengalami laba / profit / untung.

Sebaliknya jika jumlah pendapatan < jumlah beban = perusahaan mengalami rugi.

Hasil dari laporan laba rugi ini akan mempengaruhi laporan keuangan akuntansi yang kedua yaitu Laporan Perubahan Ekuitas.

  1. Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)

Laporan untuk mengetahui keadaan modal akhir perusahaan setelah dipengaruhi oleh Tambahan modal disetor, laba/rugi, dan prive. Tambahan modal disetor disini ikut menambah modal awal perusahaan. Jika laba/rugi, tergantung laba atau rugi nya perusahaan saat itu, jika laba, maka ikut menambah modal awal, apabila rugi, maka sebaliknya. Selain itu, ada juga akun prive (pemilik perusahaan mengambil kas perusahaan untuk keperluan pribadi) yang mana juga ikut mengurangi modal awal perusaahan. Nah, modal akhir disini akan memengaruhi neraca perusahaan.

  1. Neraca

Adalah laporan keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan selama periode yang di tentukan, dimana dalam laporan ini posisi asset sama dengan liabilitas dan ekuitas perusahaan ( asset = liabilitas + ekuitas). Namun perlu diingat, modal (ekuitas) yang dimasukkan dalam neraca buknlah modal awal, namun modal akhir  yang telah dihitung dalam laporan ekuitas (perubahan modal).

Baca Juga: 5 Aspek Penting dalam Etika Bisnis

  1. Laporan Arus Kas (LAK)

Berisi tentang semua transaksi pengeluaran dan penerimaan kas yang dilakukan oleh perusahaan. Arus kas ini dikelompokkan ke dalam tiga bagian, yaitu operasional, pendanaan, dan pembiayaan.

  1. Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)

Berisikan informasi tambahan atau informasi yang tidak ada dalam 4 empat jenis laporan keuangan tadi. Dimana, informasi yang disajikan sangat rinci dan jelas. Misal : Informasi mengenai jenis metode penyusutan yang digunakan perusahaan, informasi tentang piutang tak tertagih, informasi mengenai alasan perubahan dari sistem perpetual ke sistem periodik, dll.

Untuk lebih jelasnya, simak gambar di bawah ini :

Cara Menghafal dan Memahami 5 Jenis Laporan Keuangan Akuntansi dalam 5 Menit

Jadi, kalian bisa mengahafal dan sekaligus paham mengenai lima jenis laporan keuangan akuntansi secara cepat.

Sekian dari saya, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Sedikit kata-kata mutiara dari saya.

“Kita malas, setan akan tertawa. Jadi, kalahkan rasa malasmu, dan buat diri kita yang tertawa”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here