Beranda Pendidikan Mengenali Definisi Jati Diri Lebih Dalam

Mengenali Definisi Jati Diri Lebih Dalam

110
1
BERBAGI

Definisi Jati Diri – Kita melihat di dunia ini, seseorang yang bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing dan menjadi ahli dalam bidangnya, ia menekuni pekerjaannya dengan sukacita sampai akhir hayatnya. Fenomena seperti itu tidak dapat dipisahkan dari yang namanya “jati diri”. Pada era sekarang, banyak masyarakat yang selalu bilang bahwa” jadilah dirimu sendiri”, bahkan tak jarang seorang motivator pun bilang “jika kita ingin sukses, kita harus menjadi diri sendiri dan menemukan jati diri kita yang sesungguhnya”. Akan tetapi pada prakteknya, masih banyak masyarakat yang belum menemukan jati dirinya karena sesungguhnya mereka masih belum paham apa itu jati diri.

Menemukan Jati Diri

Definisi Jati Diri – Sebenarnya pengertian jati diri ini sangatlah simple, tetapi untuk menemukannya juga cukup sulit dan menjalani hidup dengan mengikuti jati diri seseorang sangatlah sulit, bahkan hanya sedikit orang yang mau mengikuti jati dirinya. Setiap seseorang itu dianugrahkan kemampuan yang berbeda-beda oleh Tuhan Yang Maha Esa, tetapi mereka tidak sadar akan hal itu dan lebih memilih menyimpang dari anugrah yang diberikan Tuhan tadi.

Untuk menemukan jati diri, kita harus mengetahui sesuatu yang kita senangi yang mana ketika kita melakukan sesuatu tersebut, kita tidak merasa bosan dan selalu senang dalam menjalaninya. Selain itu, setelah kita mengetahui sesuatu yang kita senangi, apakah kita mampu menyelesaikan sesuatu itu dengan baik, jika iya, maka bisa jadi, itulah jati dirimu.

Sebagai contoh, ada seseorang yang sangat suka melukis, dan hasil lukisannya sangatlah bagus dan selalu menang dalam kompetisi seni lukis, bisa jadi itu lah jati dirinya. Dia mampu melakukan sesuatu dengan sangat baik dan dia juga sangat senang melakukan hal tersebut.

Apabila ada seseorang yang sangat suka melukis tetapi hasil lukisannya biasa saja atau kurang bagus dalam arti dia tidak memiliki bakat melukis, maka itu bukanlah jati dirinya. Begitupun juga sebaliknya, apabila dia mencoba untuk melukis dan hasil lukisannya bagus serta dia memiliki bakat melukis, tetapi dia tidak bisa menikmati hal itu atau dia tidak suka melakukannya, maka itu juga bukan jati dirinya.

Persepsi Yang Harus Dirubah

Definisi Jati Diri – Fenomena berikutnya, banyak masyarakat yang sudah mengetahui jati dirinya tetapi tidak mau mengikutinya karena merasa tidak percaya diri, mereka takut tidak akan meraih kesuksesan. Persepsi ini lah yang harus dirubah. Karena apabila kita mengikuti dan menekuni jati diri kita, kita akan bahagia serta menjadi ahli dalam bidang yang dikuasainya, dan mengantarkan kita lebih dekat dengan kesuksesan.

Sebagai contoh, ada seseorang yang menyukai budidaya Buah Durian dan dia berkecimpung disana selama puluhan tahun hingga menjadi ahli budidaya Buah Durian, dia akan dicari oleh pengusaha perkebunan Buah Durian atau Dinas Pertanian untuk mengembangkan Buah Durian karena dia ahli di bidangnya, jadi dia tidak perlu mencari kerja lagi, karena dia akan dicari berkat keahliannya.

Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan anugrah yang sangat besar kepada setiap manusia. Tujuannya adalah agar manusia dapat mengerti dan memahami anugrah dari Tuhan tersebut serta dapat menjalani hidup sesuai dengan jati dirinya agar manusia itu bahagia dan sejahtera. Jati diri itu sangatlah penting karena ini adalah anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa, akan tetapi masyarakat belum sepenuhnya mengerti arti penting dari jati diri itu sendiri. Pada akhirnya mereka menjalani hidup sebagai manusia yang belum seutuhnya bahagia dan sejahtera.

Ada seorang budayawan berpesan bahwa “Apabila engkau diciptakan menjadi Buah Anggur, maka jadilah Buah Anggur, jangan pernah berfikir untuk menjadi Buah Apel, jika engkau tetap ingin menjadi Buah Apel, engkau tidak mungkin bisa seutuhnya menjadi Buah Apel, karena pada dasarnya engkau adalah Buah Anggur”.

Komentar dengan facebook

1 KOMENTAR

Comments are closed.