Beranda Gaya Hidup Mengenal MKS di Dunia Kampus / Kuliah

Mengenal MKS di Dunia Kampus / Kuliah

108
0
BERBAGI

Mengenal MKS – Selamat datang di artikel Kinay semuanya. Dan Selamat datang juga buat kalian yang masih bersitegang dengan jarak yang menjadi sekat antara kamu dengannya. Hhmm sabar ya gaes. Kali ini Kinay pengen tau nih, readers Kinay ada yang udah kuliah, masih kuliah, atau mau kuliah nih? Boleh dong acungkan tangan. Oh iyaa lupa kalo ini artikel, jadi ga keliatan.

Oke gaes, kali ini Kinay mau bahas seputar mata kuliah yang menurut Kinay unik. Bagi kalian yang lagi proses kuliah mungkin ada yang mendapat mata kuliah yang sama kayak Kinay. Buat kalian yang belum kuliah, mungkin ini bisa dijadikan khasanah ilmu pengetahuan ya gaes. Sekarang Kinay mau bahas tentang mata kuliah MKS atau kepanjangan dari Mentalitas, Kreativitas, dan Sosiologi Kritis. Mata kuliah apa sih itu? Oke langsung aja kita bahas dan mulai mengenal nya kuuyy!!!

MENGENAL MKS YUK!!!

Sebenarnya mata kuliah MKS ini hanya ada pada fakultas Kinay gaes. Untuk fakultas lain maupun universitas lain belum tentu ada loh ya. Oleh karean itu Kinay tertarik untuk berbagi hal ini kepada kalian. Namun bisa jadi universitas lain juga ada, hanya berbeda nama tapi intinya sama. Terpenting adalah Kinay ingin berbagi pengetahuan Kinay dengan kalian.

Jika kalian seorang pelajar, mungkin matkul ini diibaratkan seperti pelajaran Mulok atau Muatan Lokal. Seperti yang Kinay katakan diatas, MKS merupakan singkatan dari Mentalitas, Kreativitas, dan Sosiologi Kritis. Ketiganya merupakan mata kuliah yang mengajarkan tidak hanya tentang teori atau materinya saja namun juga praktiknya. Kenapa Kinay berkata seperti itu?. Karena selama belajar matkul ini mahasiswa diajak untuk merasakan apa yang orang lain rasakan, mengetahui apa yang baik dan yang buruk untuk mengambil keputusan, mempunyai mental yang kuat, dan juga dibekali dengan kebaikan kebaikan lain.

MKS – Mentalitas?

Jika di mata kuliah yang lain lebih berdasar pada teori, beda hal nya dengan mata kuliah MKS. MKS tidak hanya berorientasi pada teori namun juga lebih dikaitkan dengan realita kehidupan sehari – hari. Ketiga mata kuliah tersebut mempunyai hubungan  antara satu dengan yang lainnya. Dalam mentalitas yang menjadi target capaian mahasiswa adalah bahwa diharapkan mahasiswa dapat membentuk mental yang baik. Mental yang dimaksud tidak hanya mental lahiriah tetapi juga bathiniah.  Hal itu dilakukan dengan pendekatan olah rasa dan olah batin yang dilakukan setiap pertemuan.

"<yoastmark

MKS – Kreativitas?

Selanjutnya adalah kretivitas, dengan mengenal ini mahasiswa diharapkan mempunyai tingkat kreativitas yang tinggi dalam segala hal. Orang yang kreatif memandang sesuatu tidak hanya dari satu sisi melainkan dari banyak sudut pandang. Selain itu mereka juga berani mengambil risiko atas apa yang telah diperbuat. Orang kreatif biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dari biasanya. Orang kreatif juga cenderung melakukan hal – hal diluar dugaan kita yang tentunya dapat membawa manfaat atau keuntungan, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

"<yoastmark

MKS – Sosiologi Kritis?

Terakhir adalah Sosiologi kritis. Semua mata kuliah yang kita dapat tidak terbatas hanya pada hal yang berkaitan dengan teori – teori saja, namun juga berhubungan dengan semua hal termasuk ilmu sosial. Namun sayangnya kajian tentang sosiologi kritis kurang begitu diterapkan dalam pembelajaran dalam setiap mata kuliah pada perguruan tinggi. Sosiologi kritis mengajarkan mahasiswa untuk selalu berpikir kritis terhadap sesuatu yang terjadi. Tidak hanya semerta – merta menerima sesuatu begitu saja, namun juga memikirkannya dari berbagai sudut pandang.

"<yoastmark

Mata kuliah MKS mengajak mahasiswa untuk lebih mengenal sesuatu tidak hanya berdasarkan materialitas saja, tetapi juga mengenal dengan pemahaman bahwa sesuatu tersebut juga berkaitan dengan kecerdasan mental spiritual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan intelektual yang semuanya di pelajari dalam  muatan mata kuliah MKS. Artinya mata kuliah MKS tidak hanya berdasar pada logika saja namun juga ikut menyertakan hati dan perasaan dalam menghadapi sesuatu.

PERAN MKS DALAM SUATU KASUS

Jika kalian masih belum paham dan mengenal tentang MKS, Kinay akan coba mencontohkan pada satu kasus. Namun kasus yang akan dicontohkan berhubungan dengan bidang yang Kinay tau ya. Berhubung Kinay jurusan akuntansi, jadi kasusnya yang berhubungan dengan dunia akuntansi saja yaa.

“Misalnya, seperti yang telah umum di ketahui bahwa seorang auditor melakuan tugasnya atas adanya permintaan client, tentu saja sang auditor juga mendapat fee dari si client tersebut. Di sisi lain seorang auditor juga harus mempunya standart umum untuk berlaku secara independen dalam hal pengauditan. Secara logika, karena sang auditor mendapatkan fee dari sang client untuk di audit, maka sang auditor paling tidak harus memuaskan si client agar jasanya dapat dipakai kembali pada masa yang akan datang”

Jika kita melibatkan hati dan perasaan, tentunya sang auditor akan berpikir ulang untuk memberikan hasil yang optimal kepada client apabila memang ditemukan temuan yang tidak di inginkan client. Jadi disitulah peran mentalitas yang kuat dari audtor dibutuhkan. Auditor dituntut untuk mempunyai mental kuat untuk memilih mengatakan bahwa ia mendapat temuan dalam laporannya kepada client, atau auditor memilih untuk menutupi temuannya agar client menggunakan jasanya kembali di masa yang akan datang.

MANFAAT BELAJAR MKS

MKS – Memiliki mental yang kuat

Dari namanya saja sudah mentalitas. Jadi jika mahasiswa belajar ini, maka akan memiliki mental yang kuat dalam menghadapi segala macam hal yang akan terjadi di dunia kerja kelak. Karena menurut pengalaman Kinay, mahasiswa telah dibekali dengan pengetahuan tentang hal – hal yang akan terjadi di dunia kerja kelak. Selain itu juga dibekali tidak hanya dengan mental lahiriah saja, tetapi juga mental bathiniah. Seperti halnya menyertakan Tuhan dalam setiap kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan.

MKS – Tingkat kreativitas dapat di asah lagi

Mengasah kreativitas dapat dilakukan dengan banyak cara. Dalam mata kuliah MKS, diajarkan untuk melihat atau mengenal sesuatu tidak hanya dari satu sisi saja. Karena jika kalian hanya melihat dari satu sisi, kalian tidak akan pernah tau sisi yang lainnya. Orang kreatif akan selalu merasa penasaran dengan hal – hal baru. Sehingga ia tidak akan melihat sesuatu dari satu sisi saja, melainkan dari banyak sisi. Banyaknya pandangan dari orang kreatif akan membuat tingkat kreativitas mereka bertambah, sehingga akan memunculkan idea tau penemuan – penemuan baru yang berguna.

MKS – Berpikiran kritis

Dalam sosiologi kritis, mahasiswa akan dituntut untuk berpikir kritis. Manfaat dari berpikir kritis adalah akan mampu menghadapi segala tantangan yang akan di hadapi. Karena sebelum mereka mengahadapi tantangan tersebut, mereka akan berpikir terlebih dahulu mengapa tantangan tersebut ada dan apa yang haru mereka lakukan. Tentunya mereka akan berpikir dan mencari tau sampai dimana tantangan tersebut mampu mereka hadapi.

MKS – Hardskill dan softskill seimbang

Dalam mata kuliah umum tentunya kita sudah belajar secara teknis tentang bidang yang digeluti. Hal itu dapat dikatakan sebagai hardskill bagi mahasiswa. Namun dengan belajar dan mengenal MKS, kita akan dibekali secara softskill. Pengetahuan softskill ini berhubungan tidak hanya dengan logika saja, namu juga memberikan pengetahuan yang melibatkan hati dan perasaan dalam menghadapi sesuatu. Tapi melibatkan hati dan perasaan maksudnya bukan baper loh ya gaes. Maksudnya adalah melibatkan Tuhan dalam setiap aktivitas atau sesuatu yang dilakukan. Selain itu juga melihat sisi kemanusiaan dalam setiap hal yang akan di lakukan.

JADI…

Jadi gaes ketika kalian sudah mempelajari mata kuliah MKS ini, tidak hanya ilmu teori yang akan kalian dapat. Tapi kalian juga akan mendapat ilmu diluar teori yang tidak bisa di dapatkan hanya dari dalam kelas saja. Tapi ingat ya gaes, apa yang ditulis Kinay dalam artikel kali ini adalah ilmu yang Kinay dapat selama mempelajari mata kuliah MKS. Kalo kalian merasa beda atau tidak pernah mengenal mata kuliah ini mungkin kalian akan merasa sedikit bingung. Tapi yang penting adalah semua mata kuliah yang diajarkan diharapkan dapat membawa kita untuk menjadi orang yang berguna gaes. Berkat ilmu yang kita miliki, baik itu hardskill apalagi jika diimbangi dengan softskill nya.

Oke, mungkin itu saja penjelasan dari Kinay tentang mengenal MKS. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Sedikit kata-kata mutiara dari saya.

“Jika ilmu hardskill dan softskill harus imbang, pun juga dengan ilmu dunia dan akhirat mu – Kinay, 2019”

Komentar dengan facebook