Beranda Fotografi dan Videografi Mengenal Istilah ISO dalam Dunia Fotografi dan Videografi

Mengenal Istilah ISO dalam Dunia Fotografi dan Videografi

424
0
BERBAGI

Istilah ISO dalam dunia Fotografi dan Videografi

Istilah ISO – Dalam dunia fotografi ataupun videografi akan banyak istilah yang perlu kamu ketahui terutama dalam segitiga exposure yang kerap menjadi perbincangan. salah satunya yaitu ISO. sebenarnya iso merupakan sebuah sensitivitas sensor kamera yang kamu miliki, semakin besar iso yang kamu gunakan, maka gambar yang dihasilan semakin terang namun dapat berakibat terjadinya noise pada gambar apabila penggunaannya terlalu berlebihan / diatas 1.600. saya akan berbagi kapan menggunakan iso yang tinggi serta penggunaannya yang tepat.

Baca Juga : Hal Penting Menguasai Kamera Sebelum Turun Ke Lapangan

Kapan Menaikkan ISO?

Saat Kondisi Agak Gelap

Pada kondisi yang sangat gelap tentu kamera akan set shutter speed agak diperlambat, namun dampaknya gambar akan terlihat kabur apabila kamu tidak memakain tripod atau dalam kamera kamu tidak ada fitur stabilizernya. oleh karena itu kamu perlu mengangkat iso agar shutterspeed lebih dipercepat.

Tapi janga terlalu tinggi juga, begini, kalau shutter speedmu lebih lambar dari 1/30, seperti 1/15, 1 detik. anda perlu menaikkan iso hingga shutter speed yang diinginkan tercapai. usahakan ISO tidak lebih dari 1600, karena noise akan terlihat. kecuali kameramu canggih dengan fitur yang dapat mereduksi noise berlebih.

tapi apabila ISO sudah melebihi 1600, dan shutter speed tak kunjung tercapai, maka sebaiknya kamu sedikit membuka aperuture seperti f2.0 atau f3.5. agar settingan iso bisa diturunkan. tapi saya makek lensa kit 18-55, apakah bisa f3.5? bisa tapi focal lengthnya harus dititik terdekat (18 mm) agar mendapatkan f segitu.

Lebih Baik memproritaskan Bukaan atau ISO? tergantung kalau hanya menaikkan iso sekitar 200 sampai 320, saya lebih prefer ke menaikkan iso, tapi sebaliknya bila iso mencapai 400, 800 atau lebih, lebih baik membuka apurture lebih lebar.

Saat Penggunaa Flash Lemah

Saat menggunakan flash yang lemah, tentu background dibelakang masih terlihat lebih gelap, oleh karena itu untuk memberikan cahay ayang cukup dan mencapat ketitik EC: 0, (exposure compensation) sebaiknya menaikkan ISO lebih tinggi, tapi inget, jangan sampai terlalu tinggi. perhatikan segitiga exposure yang lain kalau ISO sudah melebihi 1600.

Dengan cara lain, flash kamu lebih ditegaskan intensitasnya lalu diberi softbox atau diffuser agar cahaya yang dihasilkan lebih soft.

Saat Ingin Membuat Efek Unik

Istilah ISO

Kondisi ini berbeda dengan kedua kasus diatas, kalian pasti pernah melihat gambar dengan tingkat noise yang tinggi. terlihat pada gambar seperti ada pasir (noise). bila anda ingin berkreasi seperti itu silahkan saja menggunakan noise yang tinggi. meskipun lebih dari 1600 tidak masalah, toh kamu juga sengaja kan ingin buat gambar yang lebih dramatis. tapi kadang foto yang dihasilkan kurang enak dilihat. oleh karena itu usahakan berikan sentuhan berupa warna yang bagus atau baik.

Sekian artikel dari saya mengenai istilah iso, semoga bermanfaat jangan lupa untuk terus mengujung blog kami ya.

Baca JugaCara Memilih Mode Exposure yang Tepat untuk Fotografi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here