Beranda Gaya Hidup 10 Kota dengan Ragam Budaya Terbanyak di Dunia

10 Kota dengan Ragam Budaya Terbanyak di Dunia

235
1
BERBAGI

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya lokal yang paling beragam. Namun, tahukah kamu kalau di belahan dunia lain, terdapat kota-kota besar yang memiliki ragam budaya yang melimpah?

Para imigran yang datang dari kampung halaman masing-masing, membawa semua warisan leluhur mereka ke lingkungan baru. Secara berangsur, para imigran ini menciptakan lingkungan budaya yang berbeda dari tuan rumah.

Di bawah ini, kamu akan melihat kota-kota di dunia yang paling beragam budayanya.

1. Amsterdam, Belanda

Amsterdam memang populer sebagai tempat yang ramah bagi imigran. Ibu kota negeri Kincir Angin ini diketahui memiliki 178 latar belakang budaya yang berbeda.

Landmark I amsterdam di kota kaya budaya, Amsterdam
KREDIT: Kevin Gessner/Flickr

Di Amsterdam, kamu akan menemukan orang-orang pendatang yang justru tak bisa berbahasa Belanda. Walau begitu, untuk membantu para pendatang beradaptasi, di sana kamu bisa menemukan sekaligus mengikuti dengan mudah berbagai kelas bahasa secara cuma-cuma.

Sepanjang tahun, Amsterdam juga banyak menyelenggarakan acara budaya, termasuk The DRONGO Festival. Festival itu adalah festival terbesar bagi para profesional, pelajar maupun pecinta bahasa.

2. London, Inggris

Sebagai kota terbesar di Negeri Sungai Thames, London adalah tempat bagi salah satu populasi yang paling beragam di dunia. Soalnya, di sana kamu akan menemukan orang-orang yang berasal dari India, Jamaika, Ghana dan banyak negara lainnya. Dunia benar-benar terwakili di Kota London.

Festival Notting Hill
KREDIT: Wikipedia

Walau bisa berbahasa Inggris, sepertiga penduduk Kota London lahir di luar negeri. Bahkan, ibu kota Inggris itu diketahui memiliki lebih dari 100 bahasa.

Meskipun para imigran telah memilih London sebagai tempat tinggal baru, mereka tak lupa akan asal-usulnya. Biasanya, para imigran menampilkan kekayaan budaya mereka mengikuti London Food Festival dan Notting Hill Carnaval.

3. Los Angeles, Amerika Serikat

Berlokasi di California bagian selatan, Los Angeles adalah salah satu kota paling beragam budaya di dunia. Pasalnya, Kota Hollywood ini ditinggali orang-orang dari sekitar 140 negara dengan 224 bahasa yang berbeda.

Perayaan keragaman budaya UNESCO di City National Plaza, Los Angeles.
KREDIT: Makemusicla.org

Dengan undang-undang yang fleksibel terhadap imigran, Los Angeles merupakan salah satu kota yang kesohor bagi barangsiapa yang hendak memulai kehidupan baru di Negeri Paman Sam. Karena ramah imigran, Los Angeles telah mewujudkan sebuah kota budaya yang benar-benar hidup.

Tengok saja, di sana terdapat lingkungan-lingkungan yang khusus ditinggali oleh orang-orang Korea, Jepang dan Amerika Latin.

4. Paris, Prancis

Sudah menjadi rahasia umum bila Prancis merupakan negara multikultural. Paris sebagai ibu kota negara, menjadi tempat pilihan bagi mayoritas imigran untuk tinggal.

Louvre Pyramid di Paris, Prancis
KREDIT: Eveil à l’interculturalité

Karena terdapat undang-undang Prancis melarang bertanya latar belakang etnis pada aplikasi survei, maka sulit dipastikan berapa sebenarnya jumlah imigran yang ada.

Walau begitu, kamu akan menemukan banyak lingkungan yang dinamis di Paris. Misalnya, Quartier Asiatique. Area itu merupakan wadah komunitas yang dinamis dari sejumlah budaya Asia. Selain itu, ada kompleks Belleville yang menjadi simbol indahnya keragaman budaya dari etnis Afrika, Timur Tengah dan Asia.

5. New York, Amerika Serikat

Dari lima wilayah di New York, Queens merupakan wilayah yang paling beragam budayanya. Di sana, kamu bisa menemukan orang-orang dari berbagai latar belakang kelompok etnis. Dari sekian banyak, orang-orang dari India, Korea dan Amerika Latin merupakan yang mayoritas.

Manhattan Chinatown, salah satu keragaman budaya di New York
KREDIT: Wikipedia

Pada tahun 2017 lalu, Queens diketahui memiliki lebih banyak bahasa dari kota-kota lain di seluruh penjuru dunia. Karena ramah bagi pendatang, New York lantas mendirikan Kantor Urusan Imigrasi pada tahun 1984. Kantor tersebut memiliki sejumlah program untuk membantu mereka yang berniat tinggal di New York.

6. San Francisco, Amerika Serikat

Luas Kota San Francisco memang lebih kecil daripada banyak kota lain yang telah disebutkan. Dengan luas 127 kilometer persegi, San Francisco mayoritas ditinggali oleh kelompok etnis dari Asia seperti Tiongkok dan India. Sisanya, berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Italia dan Meksiko.

San Francisco Carnival untuk merayakan kekayaan budaya
KREDIT: Parade.com

Kota San Francisco ini diliputi lingkungan yang benar-benar hidup, termasuk Chinatown dan District Mission. Soalnya, kota ini kesohor lantaran gemar merayakan akar keragaman budayanya dengan menghelat berbagai festival sepanjang tahun.

Festival dan Parade Tahun Baru Imlek sendiri telah terpilih sebagai salah satu dari 10 festival terbaik di dunia. Selain itu ada Ethnic Dance Festival, sebuah perayaan dengan tari-tarian dari berbagai komunitas etnis yang beragam.

7. Sao Paulo, Brasil

Kota Sao Paulo, Brasil merupakan kota paling kaya budaya di Amerika Selatan. Gelombang imigran mulai membanjiri kota yang dijuluki Sampa oleh penduduk lokal ini sejak tahun 1870.

Taman sejarah dan budaya Ibirapuera Sao Paulo
KREDIT: Enjoyourholiday.com

Lihat saja, dari orang-orang Italia hingga orang-orang Lebanon, banyak pendatang dari berbagai negara yang menjatuhkan pilihan mereka ke Sao Paulo sebagai tempat bermukim. Baik variasi kuliner, bangunan keagamaan maupun produk budaya lainnya dari berbagai kelompok etnis tersedia di Sao Paulo.

Kalau kamu ke sana, kamu akan menemukan komplek Bela Vista yang juga acap kali disebut Bixiga atau Bexiga, sebagai lingkungan orang-orang Italia. Selain itu, ada komplek Liberdade yang merupakan komplek orang Jepang.

8. Singapura

Singapura merupakan negara-kota dengan keragaman budaya yang unik. Tidak hanya luas wilayahnya yang kecil, Singapura juga merupakan negara termuda dalam daftar ini. Singapura sendiri diketahui baru memperoleh kemerdekaan pada tahun 1965.

Anak-anak dari berbagai budaya di Singapura
KREDIT: Intitute of Policy Studies

Negara kecil ini merupakan rumah dari beragam budaya dan agama. Walau mayoritas penduduknya berasal dari etnis Cina, kelompok etnis lainnya termasuk Melayu, India dan Eurasia juga banyak tinggal di sini.

Guna memastikan komunikasi tetap berlangsung efektif, Singapura mempunyai empat bahasa resmi yang bisa dipilih yaitu antara lain Inggris, Melayu, Mandarin dan Tamil.

9. Sidney, Australia

Berlokasi di pantai timur Negeri Kanguru, Sydney adalah kota yang dinamis. Walau bahasa Inggris menjadi bahasa resmi Australia, kota Sydney ini diketahui memiliki sekitar 250 bahasa yang berbeda. Soalnya, di sana penduduknya jamak berasal dari Vietnam, Filipina, Italia dan banyak lagi negara-negara lainnya.

Budaya tahun baru Imlek di Sydney
KREDIT: Getsydney.com

Untuk merayakan komunitas budaya yang beragam, Sydney juga menyelenggarakan berbagai acara dan festival kebudayaan. Salah satu yang paling kesohor adalah Living in Harmony. Acara itu merupakan perayaan satu bulan penuh keragaman budaya kota dengan banyak kegiatan.

10. Toronto, Kanada

Toronto, kota paling kaya budaya sedunia
KREDIT: blogto.com

Pemuncak dari daftar kota paling beragam budaya di dunia adalah Toronto, Kanada. Pasalnya, sekitar 50% penduduk Kota Toronto lahir di luar negeri. Toronto sendiri diketahui ditinggali oleh 200 kelompok etnis dengan 140 bahasa.

Beberapa imigran mayoritas di antaranya berasal dari Inggris, Irlandia, Cina dan Italia. Sementara imigran minoritas berasal dari Iran, Belanda, Nepal dan Rumania.

Kalau kamu berniat berkunjung ke Toronto, di sana terdapat puluhan lingkungan etnis dari berbagai belahan dunia yang siap untuk kamu jelajahi. Lingkungan etnis tersebut termasuk Chinatown, Greektown, Roncesvalles Village, Little Italy dan Little India.

Itulah 10 kota yang memiliki ragam etnis terbanyak di Planet Bumi. Berkunjung ke salah satunya saja, sudah terasa layaknya berkeliling dunia.

Komentar dengan facebook

1 KOMENTAR

Comments are closed.