Beranda Gaya Hidup Pertimbangkan “S6K” Saat Ingin Memilih Tinggal di Kos atau Kontrakan Bagi Mahasiswa

Pertimbangkan “S6K” Saat Ingin Memilih Tinggal di Kos atau Kontrakan Bagi Mahasiswa

151
0
BERBAGI

Kos Kontrakan – Selamat datang di artikel Kinay semuanya. Selamat datang juga buat kalian yang hatinya sempat terkikis dan terhempas karena tingkahnya. Perjuangan memang butuh pengorbanan? Yah gak gitu juga kali. Artikel sebelumnya Kinay ngejelasin cara-cara survive mahasiswa rantau saat akhir bulan. Nah artikel kali ini, Kinay akan fokus membahas mengenai “S6K”. Apa itu S6K? S6K adalah hal-hal yang harus mahasiswa perhatikan saat memilih tempat tinggal antara kos atau kontrakan.

Kos atau kontrakan merupakan rumah kedua bagi mahasiswa rantau. Jadi rumah kedua ini haruslah senyaman rumah, atau paling tidak mendekati nyaman. Nah, sebagai mahasiswa yang akan menempati tempat tersebut, haruslah selektif dalam memilih. Mahasiswa tidak bisa asal memilih tempat untuk dijadikan rumah kedua. Karena rumah kedua ini benar-benar menjadi tempat untuk istirahat bagi mahasiswa, baik dari penatnya dunia perkuliahan ataupun kegiatan lainnya.

Maka, untuk terhindar dari hal-hal yang mungkin bisa merugikan mahasiswa sendiri, Kinay sebagai alumni mahasiswa (soon) akan memberikan sedikit tips. Tips ini adalah S6K, S6K merupakan singkatan dari hal-hal yang harus kalian ketahui dan pertimbangkan sebagai mahasiswa rantau, saat akan memilih kos atau kontrakan. Lalu apa saja S6K ini?, yuk langsung aja kita bahas!!!.

Segi – Keuangan(Biaya)

Segi keuangan atau bisa dibilang biaya, yaitu harga yang kita keluarkan untuk menempati kos atau kontrakan, atau biaya sewa lah istilahnya. Biaya yang dikeluarkan berbeda-beda tergantung fasilitasnya dan jaraknya ke kampus. Perbedaan biaya juga dikarenakan apakah tempat tinggal tersebut sebuah kos atau kontrakan. Biaya sewa Kos dan kontrakan memiliki selisih yang cukup jauh.

Biaya sewa untuk kos biasanya dibayarkan tiap satu bulan, atau dua bulan sekali. Keuntungan bagi mahasiswa yang memilih nge-kos adalah pada sistem pembayarannya. Karena sistem pembayaran kos memudahkan mahasiswa untuk mencari tempat tinggal yang ideal bagi mereka. Artinya, apabila mahasiswa betah tinggal disana, maka pada bulan selanjutnya ia tetap membayar uang sewanya. Jika tidak betah, ia bisa berhenti membayar dan mencari kos yang lebih baik. Kerugiannya adalah, dalam setahun harga sewa kos lebih mahal daripada kontrakan.

Berbeda dengan kontrakan. Biaya sewa yang dikeluarkan biasanya satu kali dalam setahun, atau satu kali dalam dua tahun. Jadi, mahasiswa harus membayar tinggi atau besar di awal. Keuntungan dari kontrakan adalah hanya membayar uang sewa satu kali, tidak seperti kos yang bayarnya tiap bulan. Kerugiannya adalah jika tidak betah, mahasiswa tidak bisa bebas berpindah-pindah seperti kos, harus menempati tempat tersebut selama setahun atau sampai kontraknya habis. Jika tidak ditempati ya eman lah uangnnya, kecuali kalau kalian anak sultan, wkwk.

Segi – Kenyamanan

Tak hanya dari keuangan atau biaya sewa yang harus diperhatikan, kontrakan dan kos harus memberikan rasa nyaman bagi para penghuninya. Namun, yang perlu kalian ketahui rasa nyaman relatif bagi setiap orang. Jadi jika menurut kamu nyaman saat tinggal disana, namun belum tentu orang lain juga merasa nyaman. Kenyamanan ini berkaitan dengan ukuran ruang di kos atau kontrakan.

Ukuran kamar di kos memang terbilang sempit, biasanya hanya berukuran 2×2 m atau 3×3 m. Jika ditanya dimana ruang belajar, ruang makan, ruang tamu, dan ruang santai? Jawabannya simpel, ya semua ruang jadi satu di kamar tersebut. Kamar kos terasa nyaman ditempati ketika sudah membuat kita tidur nyenyak, makan dengan lahap, dan belajar dengan tenang. Nyaman dengan catatan maksimal 2 orang yang menempatinya. Jika ada tamu atau teman berkunjung, yah auto sempit-sempitan dan panas-panasan.

Ukuran kontrakan ya lebih luas daripada kamar di kos. Secara kontrakan adalah rumah yang dikontrakkan. Ruang tamu ada, ruang makan ada, ruang santai ada, dan kamar tidur lebih dari satu. Jadi, akan membuat nyaman bagi kalian yang tidak bisa hidup sempit-sempitan di kos. Jika ada tamu atau teman yang berkunjung, keadaaan sempit atau panas tidak akan seperti yang terjadi di kosan.

Segi – Kebersamaan

Dari segi kebersamaan, adalah adanya rasa kebersamaan atau kekeluargaan yang muncul diantara penghuni yang satu dengan penghuni yang lainnya di kos atau kontrakan. Artinya rasa ini timbul karena kita akan hidup bersama untuk 1 bulan atau 1 tahun kedepan. Jadi, akibat sering bertemu, berpapasan, dan juga menjalani hidup di tempat yang sama, akan menimbulkan kebersamaan diantara mereka.

Rasa kebersamaan di kos tidak setinggi seperti di kontrakan. Karena di kos, ruang khusus bersama atau berkumpul tidak ada. Semuan penghuni kos hanya tidur dan bersantai di dalam kamarnya masing-masing. Jadi, sesama penghuni kos bertemu tidak se instan seperti kontrakan, berkunjung ke kamar lainnya jika ada keperluannya saja. Namun, jika ada sesuatu hal terjadi seperti pencurian antar penghuni kos, rasa menolong dan kebersamaan tidak kalah dengan yang kontrakan.

Kebersamaan atau rasa kekeluargaan sering muncul ketika bertempat tinggal di kontrakan. Di kontrakan pastinya sering berkumpul bersama, makan bersama, dan melakukan kegiatan-kegiatan bersama. Rasa saling tolong-menolong pun diantara penghuni sangat tinggi. Layaknya kontrakan yang merupakan rumah kedua, penghuni kontrakan lainnya pun merupakan keluarga kedua.

Segi – Keamanan

Keamanan merupakan hal utama dalam sebuah tempat tinggal. Barang berharga seperti sepeda motor, laptop, dan barang elektronik lainnya harus benar-benar aman dan terjaga dari pencurian. Karena kehidupan kos atau kontrakan sangat rawan pencurian. Jadi, kita harus berhati-hati dalam memilih tempat tinggal saat di perantauan.

Tingkat keamanan kos tergantung fasilitas yang disediakan kosnya. Ada kosan yang diberi kamera CCTV di tempat parkir. Ada juga gerbang parkiran sepeda motor yang dilengkapi dengan gembok. Selain itu, ada kosan yang tidak ada parkiran khusus, sepeda motor diharuskan masuk dan di parkir depan kamar masing-masing. Namun, meskipun begitu tingkat pencurian motor lebih tinggi kosan daripada kontrakan. Mungkin karena tempat parkir agak jauh dengan kamar sang pemilik atau alasan lainnya.

Keamanan kontrakan dan kos mungkin bisa dibilang sama. Bedanya mungkin jarak antara parkir dan kamar dapat dikatakan dekat. Jadi, pengawasannya lebih baik daripada kos. Terlepas dari kos dan kontrakan, pencurian itu terjadi karena kesempatan. Kesempatan itu muncul karena kita teledor. Kita teledor dalam menjaga barang-barang berharga kita. Sebaiknya barang-barang berharga ditaruh di tempat yang aman dan dikunci. Begitu juga dengan sepeda motor yang harus dipasang kunci ganda, kalau tetap hilang berarti itu bukan rezeki kita.

Segi – Kebersihan

Kebersihan kos bisa dibilang rendah daripada kontrakan. Menurut pengalaman Kinay, sistem kebersihan di kos yaitu: “yang penting daerah kamar sendiri bersih, yang lainnya mah bodo”. Yaps, kebanyakan penghuni kosan hanya membersihkan wilayah atau daerah kamarnya saja. Misalkan ada sampah dekat kamar yang lainnya, mah biarin aja. Apalagi kebersihan di kamar mandi, pasti ada saja sampah bungkus detergen, shampoo sachet-an, dll. Artinya kesadaran akan kebersihan di seluruh area kos masih kurang.

Seperti yang disebutkan tadi, kebersihan di kontrakan lebih tinggi daripada kos. Di kontrakan biasanya ada jadwal piket bersih-bersih kontrakan atau kamar mandi. Biasanya lagi di kontrakan pasti ada orang yang rajin bersih-bersih, dan dialah yang menyelamatkan penghuni-penghuni yang malas bersih-bersih.

Segi – Kamar Mandi

Segi kamar mandi di kos atau kontrakan disini lebih ke masalah lancarnya air dan kebersihan airnya. Air yang bersih merupakan hal yang wajib kita dapatkan. Air yang bersih sering kita gunakan untuk wudhu, mandi, dan mencuci pakaian atau piring. Air sering mati akan menjadi kendala bagi penghuni kos atau kontrakan, misalnya terganggunya aktifitas, dll. Akan menjadi sebuah masalah ketika airnya mati rutin setiap malam. Bagaimana jika ada yang ingin BAB dan ternyata airnya kosong tengah malam? Pakai air gallon kali ya.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan saat memilih kos atau kontrakan

Jadi…

Itulah hal-hal yang harus dipertimbangkan / diperhatikan ketika ingin memilih kos atau kontrakan. Mana yang lebih baik kos atau kontrakan? Sama saja gaes yang penting nyaman buat kalian, merasakan kebersamaan dan aman, bersih, dan tidak ada masalah air.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan saat memilih kos atau kontrakan

Oke, mungkin itu saja penjelasan mengenai hal-hal yang harus kalian pertimbangkan saat memilih kos atau kontrakan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Sedikit kata-kata soksuit dari saya.

“Nyaman tidak selalu karena terbiasa, melainkan nyaman karena ada rasa. Dan aku nyaman sama kamu – Kinay, 2019”

Komentar dengan facebook