Beranda Ekonomi Kerajinan Tangan “Rantang” Sebagai Bisnis Ekonomi Menengah Kebawah Khususnya Mayarakat Pesisir Pantai

Kerajinan Tangan “Rantang” Sebagai Bisnis Ekonomi Menengah Kebawah Khususnya Mayarakat Pesisir Pantai

145
5
BERBAGI
Kerajinan Tangan Rantang
http://abisnis.com/rantang (Rantang adalah salah satu kerajinan tangan dari bambu.)

 

Pengertian Kerajinan Tangan Rantang

Rantang adalah kerajinan tangan anyaman bambu yang dirangkai sedemikian rupa sehingga membentuk kerajinan lingkaran dan nantinya dipergunakan dengan tujuan sebagai tempat makanan atau benda lainnya. Didalam tataran kehidupan masyarakat desa Dharma Tanjung, rantang digunakan oleh masyarakat setempat untuk tempat ikan yang berukuran kedang kebawah. Mereka berpendapat bahawasannay dengan adanaya rantang ini maka akan mempermudah takaran dan harga ikan ketika dijual nantinya.

Rantang biasanaya dibuat oleh ibu – ibu desa dipesisir pantai dengan alasan sebagai pekerjaan sampingan karena suami atau pemuda yang ada didesa tersebut kebanyakan mencari nafkah dengan cara melaut, sehingga untuk dapat produktif maka para ibu – ibu disini berinisiatif menghasilkan barang – barang yang dapat dijual kepada masyarakat lainnya supaya mendapatkan penghasilan tambahan.

Baca juga : 5 Tips Menghasilkan Uang lewat Internet

Proses Pembuatan Rantang

Proses Pembuatan Rantang
http://abisnis.com/proses-pembuatan-rantang (Proses Pembuatan Rantang)

Kerajinan tangan rantang adalah salah satu kerajinan anyaman yang berbahan dasar bambu yang telah diturunkan dan dilestarikan kepada generasi ke generasi yang dimana kegiatan tersebut biasanya dilakukan ibu-ibu yang bertempatkan pedesaan dengan tujuan untuk dapat sebagai penambah biaya kehidupan atay usaha sampingan serta banyak juga yang mempergunakan pembuatan kerajinan tanggan rantang tersebut sebagai sumber penghasilan pokok.

Dari gambar tersebut diatas telah ditunjukan teknik pembuatan rantang oleh masyarakat setempat, mereka berpendapat bahwa selain sebagai penghasilan tambahan pembuatan rantang tersebut juga sebagai salah satu cara menghargai dan melestarikan ajaran yang telah diwariskan oleh para leluhur, sehingga pembuatan rangtang tersebut adalah salah satu faktor yang wajib dilaksanakan karena termasuk didalam kebudayaan.

Ibu – ibu yang ada di pedesaan lebih gemar membuat kerajinan tangan rantang karena bahan – bahan yang digunakan adalah bahan – bahan yang berasal dari alam dan dapat dengan mudah diperbaharui, karena dengan alasan tersebut masyarakat didesa ini sering membuat bnyak kerajinan tangan dari bahan dasar alam, sehingga dalam pembuatannya tidak memakan biaya banyak.

Dalam melakukan proses pembuatan kerajinan tangan anyaman Rantang ini, maka perlulah diketahui bahan-bahan untuk disiapkan terlebih dahulu, bahan-bahan tersebut antara lain sebagai berikut :

  1. Bambu (sebagai bahan pokok pembuatan kerajinan tangan anyaman Rantang);
  2. Golok (sebagai alat pemotong banbu itu sendiri);
  3. Pisau tajam (sebagai alat untuk dapat membersihkan serat – serat bambu yang masih dirasa semrawut dan kurang tertata rapi);
  4. Alat tulis (sebagai salah satu alat yang berperan untuk dapat menandai pada bagian – bagian yang nantinya akan dipotong).
  5. Pengaris (sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengarisi bagian – bagian yang dianggap dibutuhkan dalam melakukan proses pemotongan, hal ini penting karena supaya tidak terjadi kekeliruan dalam melakukan pemotongan bambu)
  6. Gergaji (sebagai salah satu alat yang digunakan untuk memotong bambu dari pohonnya dan juga dapat digunakan untuk merapikan potongan ketika dalam proses pengukuran)
  7. Tali rafia (sebagai salah satu alat untuk dapat mengunci, menyambung atau merapikan daripada bentuk kerajinan tangan anyaman Rantang ketika dianggap telah memasuki proses akhir pembuatan)
  8. Daun pisang atau alas lainnya (sebagai salah satu alat yang berfungsi untuk dapat menutupi atau melapisi dasar dari kerajinan tangan anyaman Rantang tersebut supaya nantinya ketika ada barang yang diletakan didalam rantang tersebut tidak tergores dari sisa – sisa serat yang berada pada anyaman Rantang yang telah jadi).

Disampin itu, penulis juga akan menyampaikan bagaimana proses pembuatan kerajinan tangan anyaman Rantang tersebut sehingga nantinya diharapkan para pembaca dapat mengerti serta dapat mencoba mempraktikan proses pembuatan anyaman rantang tersebut dirumah masing – masing, lebih lanjut penulis berharap bahwasanya hal ini dapat ditularkan kepada orang lain sehingga dapat memperluas kreatifitas masyarakat. berikut adalah tata cara pembuatan kerajinan tangan anyaman Rantang :

  1. Potonglah bambu yang berada dipohonnya dan jangan lupa untuk dibersihkan dari serabut – serabut yang masih menempel menggunakan golok.
  2. Gunakanlah pengaris dan alat tulis yang telah disediakan untuk dapat menandai bagian mana saja yang nantinya akan dipotong  dengan ukuran sesuai selera, hal ini penting supaya tidak ada kesalahan dalam memotong bambu, karena sedikit saja kesalahan maka akan berakibat fatal.
  3. Setelah bambu ditandai, langkah selanjutnya adalah dengan memotong menggunakan gergaji tajam supaya dapat menampilkan hasil yang rapi.
  4. Setelah itu, gunakan golok untuk dapat mengiris secara “diagonal” dan menjadi lapis demi lapis, pedomannya adalah lapisan tersebut dapat ditekuk.
  5. Setelah mendapatkan lapisan demi lapisan bambu tersebut, hal yang perlu dilakukan adalah merapikan dari serat – serat yang tersisa dengan menggunkan pisau tajam yang telah disipkan tadi.
  6. Setelah dirasa cukup halus dan serat – serat dari bambu tersebut berkurang maka langkah selanjutnya adalah dengan membuat anyaman Rantang, anyaman tersebut dimulai dari tenggah yang disusun rapi membentuk lingkaran. ketika sudah membentuk lingkaran langkah selajutnya adalah dengan membuat tepi atau dinding pada anyaman rantang tersebut supaya dapat membentuk wadah mangkuk dan dapat ditempati oleh barang.
  7. Cara membuat dinding atau tepi pada anyaman rantang tersebut adalah dengan mengambil bagian bambu yang sisa kemudian dikaitkan dengan anyaman bambu yang telah dirangkai membentuk lingkaran tersebut.
  8. setelah terhubung, gunakanlah tali rafia tntuk dapat mengkaitkan, membentuk dan mengunci anyaman tersebut supaya dapat menjadi karya yang utuh.
  9. langkah terakhir adalah dengan cara memberikan alas dari daun atau triplek pada anyaman yang telah jadi, hal ini berfungsi untuk dapat menutupi serat yang tersisa dengan barang yang nantinya akan ditaruh didalam anyaman tersebut.

Manfaat Membuat Kerajinan Tangan Rantang

Rantang adalah sebuah karya kerajinan tangan yang mempunyai nilai instrinsik tersendiri sehingga akan dapat menungkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat setempat. Disamping itu dengan adanaya kerajinan tangan rantang ini masyarakat dapat membuat lapangan pekerjaan baru yang diaplikasikan kedalam industry rumah tangga, usaha tersebut sebagai solusi yang dapat digunakan sebagai cara pemecahan masalah ekonomi yang ada di masyarakat sehingga dapat mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat setempat, karena pada umumnya permasalahan ekonomi pada saat ini adalah lapangan pekerjaan.

Selanjutnya dengan membuat kerajinan tangan rantang tersebut dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat setempat sehingga sumber daya manusia menjadi semakin produktif. Bukan hanya itu masyarat setempat membuat kerajinan tersebut untuk dapat memanfaatkan hasil alam menjadi bahan – bahan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dan pastinya mempunyai nilai ekonomi yang bagus dan dapat digunakan sebagai solusi bagi masalah ekonomi mengenai kemiskinan.

 

Komentar dengan facebook

5 KOMENTAR

Comments are closed.