Beranda Pendidikan Jenis Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang Wajib Kalian Kenali

Jenis Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang Wajib Kalian Kenali

68
0
BERBAGI

Program Kreativitas Mahasiswa – Selamat datang di artikel Kinay semuanya dan selamat datang juga buat kalian yang sudah berhasil survive dari janji-janji manis yang dulu diucapkannya. Kalian sudah ada yang tau tentang PKM belum? Kalau belum ntar Kinay kasih tau deh. Edisi kali ini Kinay bakal ngenalin kalian sama PKM nih.

Biasanya PKM ini dikenal di kalangan mahasiswa. Kalau kalian nih para pembaca artikel ini masih berstatus siswa atau siswi, gausah minder meskipun PKM ini adanya di dunia perkuliahan. Justru ini jadi point bagus buat kalian, karena kalian bisa kenal PKM lebih awal sejak duduk di bangku sekolah. Oke tanpa lama lama, sekarang Kinay bakal bahas apa itu PKM. Check it out !

PKM merupakan Program Kreativitas Mahasiswa yang di selenggarakan oleh Dikti sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan kreativitas nya. PKM merupakan salah satu upaya yang di lakukan  Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) kepada mahasiswa. Sebagai mahasiswa tentunya diharapkan untuk memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill, dan communication skill. Namun tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan atau keterampilan tersebut.

Untuk itu, PKM merupakan alternatif yang bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa untuk menyempurnakan keterampilan yang tidak di milikinya. PKM di kembangkan untuk mengantarkan mahasiswa pada taraf pencerahan kreativitas dan inovasi dengan tidak mengesampingkan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan.

Baca Juga: Bisnis Menjanjikan Untuk Seorang Mahasiswa Perantau

Melalui adanya PKM, mahasiswa bebas berkreasi sesuai dengan kemampuan kreativitas yang di milikinya. Tujuan adanya PKM ini adalah untuk meningkatkan mutu atau kualitas peserta didik atau mahasiswa agar dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan profesional sehingga dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ada tujuh jenis PKM yang ada hingga saat ini. Mahasiswa dapat memilih salah satu di antara ketujuh PKM tersebut untuk menuangkan kreativitasnya. Ketujuh PKM terebut adalah:

PKM – K (Kewirausahaan)

Program Kreativitas Mahasiswa kewirausahaan merupakan jenis PKM yang banyak di minati oleh kalangan mahasiswa. PKM ini merupakan pengembangan kreativitas mahasiswa dalam hal berwirausaha dan berorientasi pada laba atau profit. Dalam PKM ini, mahasiswa banyak menghasilkan kreasi unik dalam hal kewirausahaan.

Output dari PKM ini dapat berupa produk barang atau jasa yang telah di kembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang lebih bernilai ekonomis dan tentunya dapat menghasilkan profit. Tujuan PKM – k ini adalah untuk menghasilkan karya atau produk yang kreatif dan inovatif serta dapat membuka peluang usaha yang berguna dan bermanfaat bagi mahasiswa nantinya setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

Jika proposal PKM – K lolos dan di terima oleh Dikti, biaya yang di dapat oleh mahasiswa gak main – main loh. Dana nya bisa berkisar dari Rp 5.000.000 hingga Rp 12.500.000. Lumayan kan uang segitu buat mahasiswa wkwk.

PKM – P (Penelitian)

Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian merupakan jenis PKM yang di harapkan dapat mampu mengentaskan berbagai masalah keilmuwan yang ada. PKM penelitian ini dibagi menjadi dua kategori. Pertama PKM – PE(Penelitian Eksakta) dan kedua PKM – PSH (Penelitian Sosial Humaniora).

PKM – PE merupakan PKM yang lebih ditujukan pada bidang yang berkaitan dengan eksakta atau keilmuwan. Seperti hal nya mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, identifikasi dan pengujian khasiat senyawa kimia bahan alam, dan lain – lain.

PKM – PSH merupakan jenis program yang ditujukan untuk memecahkan atau mengatasi masalah sosial humaniora. Program penelitian ini diharapkan dapat membantu berbagai isu sosial yang ada di lingkungan masyarakat. seperti halnya tentang kemiskinan, masalah anak jalanan, permasalahan psikologi, budaya, serta seni yang mewarnai perilaku masyarakat.

Besarnya dana yang di keluarkan Dikti untuk program penelitian ini sama dengan PKM – K yang berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 12.500.000.

PKM – M (Pengabdian Masyarakat)

Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat merupakan program yang dapat di lakukan mahasiswa dalam rangka menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni seerta budaya untuk meningkatkan kinerja, membangun keterampilan usaha, upaya meminimalisir buta aksara, dan lain – lain bagi masyarakat baik formal maupun non – formal.

Disyaratkan dalam penyusunan proposal ini mahasiswa telah melakukan kerjasama baik secara terulis maupun tidak tertulis dari komponen masyarakat yang akan menjadi objek atau sasaran. Mitra yang di pilih untuk bekerja sama biasanya entitas atau badan atau organisasi yang tidak berorientasi pada profit.

Untuk pendanaan yang dikeluarkan Dikti sama dengan PKM – K dan PKM – P.

PKM – T (Teknologi)

Program Kreativitas Mahasiswa Teknologi merupakan program kreativitas mahasiswa yang berkaitan dengan dunia teknologi.

Mahasiswa di harapkan dapat mampu menghasilkan bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe, model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu, kemasan dan lain-lain) yang berguna dan tepat sasaran bagi para pelaku usaha, baik usaha berskala mikro (kecil), menengah ataupun makro (besar) yang menyangkut kepentingan masyarakat dan di sesuaikan dengan kebutuhan calon mitra program.

Mitra program yang di maksud dalam PKM ini adalah sekelompok masyarakat yang berorintasi pada profit, seperi hal nya pedagang.

PKM – KC (Karsa Cipta)

PKM – KC (Karsa Cipta) merupakan program kreativits yang berasal dari nalar atau karsa mahasiswa. PKM ini bersifat konstruktif serta depat menghasilkan desain, model, prototype, dan sejenisnya.

PKM ini bisa saja di nilai belum dapat menghasilkan manfaat langsung bagi semua orang. Karena memang hasil dari PKM ini berupa karya cipta atau ide yang hanya dapat di rasakan oleh pihak tertentu saja.

PKM – AI (Artikel Ilmiah)

Sedikit berbeda dengan PKM yang telah di jelaskan sebelumnya, PKM – AI tidak melibatkan mahasiswa dalam kegiatan fisik di lapangan ataupun di laboratorium dan seenisnya.

PKM – AI merupaan suatun usulan proposal yang memuat suatu artikel ilmiah yang dapat bersumber dari pengalaman atau hasil kegiatan kelompok mahasiswa dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakatsperti hal nya KKN, Magang, PKL, Studi kasus, study exchange, dan sebagainya.

PKM ini dapat membantu bagi mahasiswa yang tidak dapat melakukan secara langsung apa yang menjdi ide kreatif nya. Melalui PKM ini mahasiswa dapat menuangkan ide kreatifnya secara tertulis dalam bentuk artikel yang dapat di kirimkan secara online pada alamat web yang telah di tentukan.

PKM – GT (Gagasan tertulis)

Terakhir adalah Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis merupakan program yang mewadahi mahasiswa untuk memunculkan atau menemukan ide kreatif sebagai respon intelektual atas persoalan aktual yang di hadapi masyarakat.

Ide yang di hasilkan tersebut haruslah unik, kreatif, dan tentunya dapat bermanfaat bagi banyak pihak. Penulisan ide ini berupa konsep yang telah di susun secara matang. Gagasan atau ide yang di tuliskan mengacu pada isu actual yang memang memerlukan solusi sistemik berjangka panjang.

Berbeda dengan PKM yang lain, PKM – GT tidak dapat di lakukan hanya dengan jangkan waktu 3 – 5 bulan saja, melainkan memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup untuk dan pemikiran yang matang.

Pada dasarnya sih semua PKM akan berakhir di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), kecuali PKM – AI. Hal itu karena PKM – AI telah berbentuk artikel ilmiah sehingga dinilai kurang relevan jika di diskusikan dalam PIMNAS.

Yah gaes, setelah sedikit perkenalan sama jenis PKM yang udah Kinay sebutin di atas, selanjutnya Kinay mau ngasi tau tahapan yang biasanya dilalui pas kegiatan PKM nih. Jadi PKM ga cuma asal bikin proposal aja lo ya, tapi ada tahap – tahap nya.

Dalam tahap kegiatan PKM biasanya dibagi menjadi dua periode yaitu PKM 5 bidang (PKM – K, PKM – P, PKM – M, PKM- T, dan PKM – KC) dan PKM 2 bidang (PKM – AI, PKM – GT). Oke selanjutnya Kinay bakal jelasin tahap tersebut :

  1. Pengusulan Proposal

Pengusulan proposal dilakukan oleh mahasiswa yang telah memiliki kelompok dan telah juga menetapkan dosen pendamping yang telah di sahkan oleh universitas atau perguruan tinggi yang bersangkutan.

Seorang mahasiswa dapat megikuti dua tim atau kelompok yang berbeda. Namun jika berhasil lolos atau di danai, mahasiswa tersebut hanya boleh terlibat dalam dua judul proposal yang diikuti, baik sebagai ketua dan anggota maupun anggota saja.

  1. Evaluasi Proposal dan Penetapan Proposal yang Didanai

Evaluasi disini dilakukan menjadi 2 tahap. Pertama dilakukan oleh review dengan memfokuskan pada hal hal :

  1. kesesuaian persyaratan administrasi wajib yang telah ditentukan, dan format proposal penulisan.
  2. Kesesuaian program dengan jenis PKM yang dipilih.
  3. Kekreativitasan proposal

Setelah proposal dinyatakan lolos review tahap 1, selanjutnya dilakukan review tahap 2 yang lebih memfokuskan pada substansi proposal. Setiap perguruan tinggi atau universitas wajib memastikan bahwa proposal yang diusulkan sudah benar dan tidak melanggar ketentuan.

Apabila ditemukan ketidakbenaran dan melanggar ketentuan yang telah ditetapkan maka Direktorat berhak membatalkan proposal tersebut.

  1. Pelaksanaan dan Pelaporan Kemajuan Kegiatan

Tim yang telah dinyatakan lolos dan dinyatakan akan didanai oleh Direktorat, diharuskan untuk segera melaksanakan kegiatan atau program yang telah direncaakan.  Pelaksanaan kegiatan atau program tersebut harus dilaporkan dan diunggah ke SIMBELMAWA.

Hal yang dilaporkan dapat berupa catatan harian (logbook), bukti pendukung (berupa foto, video, atau yang lainnya), dan penggunaan dan. Laporan kemajuan kegiatan ini akan dipertimbangkan untuk kemudian menjadi penilaian penetapan peserta menuju pimnas.

  1. Penilaian Pelaksanaan Kegiatan

Penilaian disini dikenal dengan nama Monev (Monitoring dan Evaluasi). Monev dilakukan pada tingkat internal perrguruan tinggi atau universitas dan tingkat nasional. Dalam kegiatan monev, kelompok yang lolos diminta untuk melakukan presentasi atas kemajuan kegiatan PKM yang dijalankan.

Sebelum dilakukan penilaian, setiap kelompok harus mengupload laporan kemajuan kegiatannya terlebih dahulu secara online, sehingga para review dapat mengunduh dan mengetahui ebelum proses penilaian dilakukan.

Hasil penilaian (baik dari reviewer internal maupun nasional) akan dijadikan sebagai salah satu dasa penentuan kelompok untuk maju ke pimnas.

  1. Laporan Akhir Kegiatan

Setiap kelompok diharuskan membuat laporan akhir kegiatan secara tertulis dan menguploadnya k SIMBELMAWA. Laporan akhir ini menjadi syarat pencairan tahap  dana akhir kegitan dan juga menjadi salah satu komponen untuk menuju pimnas.

Oke gaes, mungkin cukup sampai disini dulu penjelasan tentang jenis PKM dari Kinay. Meskipun sedikit dan belum mendetail, tapi Kinay harap semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang telah membaca artikel ini.

See you next time gaes. Sedikit kata-kata mutiara dari Kinay.

“Menulis lah agar kamu dapat dikenang, menulis lah agar kamu dapat memberikan manfaat pada siapapun – Kinay, 2018”