Beranda Bisnis Jenis-Jenis Manajemen Dan Macam-Macam Manajer Dalam Perusahaan

Jenis-Jenis Manajemen Dan Macam-Macam Manajer Dalam Perusahaan

3339
0
BERBAGI

Jenis-jenis Manajemen

Jenis Manajemen – Para manajer menggunakan kemampuan konseptual, interpersonal, dan teknis untuk melakukan keempat fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian di semua organisasi termasuk perusahaan besar maupun kecil. Akan tetapi, tidak semua pekerjaan manajer sama. Para manajer bertanggung jawab terhadap berbagai departemen, bekerja di beragam tingkat yang berbeda dalam hierarki dan memenuhi tuntutan yang berbeda dalam mencapai kinerja tinggi. Berikut adalah jenis-jenis dari manajemen :

 

Perbedaan Vertikal

Penentu utama pekerjaan manajer adalah tingkatan hierarkis. Penelitian baru-baru ini terhadap lebih dari 1400 manajer menyelidiki bagaimana pekerjaan manajer berbeda di seluruh tingkatan hierarkis dan menemukan bahwa fokus utama mereka berubah di setiap tingkatan. Bagi manajer tingkat pertama, fokus utama mereka adalah memfasilitasi kinerka karyawan secara individual. Di lain pihak, manajer menengah lebih berfokus untuk menghubungkan orang seperti mengalokasikan sumber daya, mengoordinasikan tim, atau melaksanakan rencana manajemen tingkat atas di seluruh organisasi daripada untuk mengurusi kinerja individual. Bagi manajer puncak, fokus utamanya adalah memonitor lingkungan eksternal dan menentukan strategi terbaik agar tetap kompetitif.

Jenis Manajemen – Mari kita amati lebih dekat perbedaan-perbedaan di setiap hierarki. Manajer Puncak (top manager) berada di tingkat teratas hierarki dan bertanggung jawab terhadap keseluruhan organisasi. Mereka disebut sebagai Presiden, direktur, direktur eksekutif, Chief Excutive Officer (CEO) dan wakil presiden eksekutif. Manajer puncak bertanggung jawab untuk menetukan tujuan-tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, memonitor dan menafsirkan lingkungan eksternal, dan membuat keputusan yang mempengaruhi seluruh organisasi. Para manajer puncak juga bertanggung jawab untuk mengomunikasikan visi bersama organisasi, membentuk budaya korporat, dan memupuk semangat kewiraswastaan yang dapat membantu perusahaan berinovasi dan mengimbangi perubahan yang terjadi secara cepat.

Jenis Manajemen – Manajer tingkat menengah (middle manager) bekerja di tingkat menengah organisasi dan bertanggung jawab untuk unit-unit bisnis dan departemen-departemen utama. Contoh manajer di tingkat menengah adalah kepala departemen, kepala divisi, manajer kendali mutu, dan direktur laboratorium penelitian. Para manajer tingkat menengah biasanya membawahi dua atau lebih tingkatan manajemen. Mereka bertanggung jawab untuk menerapkan strategi dan kebijakan umum yang di tetapkan oleh manajer puncak. Manajer puncak pada umumnya lebih berfokus pada jangka waktu yang lebih pendek daripada perencanaan jangka panjang. Tugas manajer tingkat menengah telah berubah secara drastis selama dua dekade terakhir. Banyak organisasi yang meningkatkan efisiensi dengan cara layying off manajer tingkat menengah dan slashing  manajemen tingkat menengah. Model piramida organisasi tradisional diperpendek guna mempercepat aliran informasi dari atas ke bawah dan mempercepat pengambilan keputusan.

Jenis Manajemen – Walaupun manajemen tingkat menengah dikurangi, tugas manajer tingkat menegah juga di perbarui. Ketimbang mengelola aliran vertikal informasi dalam organisasi, mereka menciptakan jaringan horizontal yang dapa membantu organisasi bertindak cepat. Penelitian menunjukkan bahwa manajer tingkat menengah memainkan peran penting dalam memainkan inovasi dan memungkinkan organisasi merespons perubahan yang terjadi dengan cepat di lingkungan. Ini sesuai dengan yang di katakan oleh Ralph Stayer, CEO Johnsonville Sausage “Pemimpin dapat membuat strategi yang mengagumkan, tetapi keberhasilan organisasi berada di tangan pelaksana strategi tersebut. Mereka yang berada di tingkat menengah adalah mereka yang melaksanakannya”

Status manajer tingkat menengah juga meningkat dengan makin banyaknya penggunaan tim dan proyek. Manajer proyek yang andal banyak dibutuhkan. Manajer proyek (project manager) bertanggung jawab untuk proyek kerja temporer yang melibatkan partisipasi orang dari beragam fungsi dan tingkatan organisasi dan mungkin juga dari luar perusahaan. Banyak manajer tingkat menengah masa kini yang mengerjakan beragam proyek dan tim di waktu yang sama. Sebagian dari tim tersebut bahkan bersifat lintas wilayah geografis, budaya maupun fungsional.

Manajer lini pertama (first line manager) bertanggung jawab secara langsung terhadap produksi barang dan jasa. Mereka berada di tingkat pertama atau kedua manajeman yang dinamakan supervisor, manajer lini, kepala bagian, dan kepala kantor. Mereka bertanggung jawab terhadap kelompok karyawan nonmanajemen. Fokus utama mereka adalah penerapan aturan dan prosedur untuk mencapai produksi secara efisien, memberikan bantuan teknis, dan memotivasi bawahan. Kerangka waktu di tingkatan ini sangat pendek dengan penekanan utama untuk mencapai tujuan harian.

Perbedaan Horizontal

Perbedaan utama lain dalam tugas manajemen berlangsung secara horizontal di seluruh organisasi. Manajer fungsional (functional manager) bertanggung jawab bagi departemen-departemen yang mengerjakan tugas fungsional tunggal dan memiliki karyawan dengan pelatihan dan keterampilan yang serupa. Departemen fungsional mencakup periklanan, penjualan, keuangan, sumber daya manusia, manufaktur dan akuntansi. Manajer lini bertanggung jawab untuk departemen manufaktur dan pemasaran yang membuat atau menjual barang maupun jasa. Manajer staf bertanggung jawab untuk departemen seperti keuangan dan sumber daya yang membantu departemen lini.

Baca juga: Tips Sukses Dalam Manajemen dan Tempat Kerja Baru

Manajer Umum (general manager) bertanggung jawab bagi sejumlah departemen yang mengerjakan beragam fungsi. Manajer umum bertanggun jawab bagi divisi utuh seperti departemen store Macy atau pabrik perakitan General Motors serta seluruh departemen fungsional di dalamnya. Manajer proyek juga mempunyai tanggung jawab manajemen umum karena mereka mengoordinasikan orang-orang di beberapa departemen untuk menyelesaikan proyek tertentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here