Beranda Ekonomi Jenis dan Penggolongan Tenaga Kerja serta Pekerjaannya

Jenis dan Penggolongan Tenaga Kerja serta Pekerjaannya

697
0
BERBAGI

Tenaga Kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

Baca Juga: Ingin Jadi Freelancer? Jawab Dulu 7 Pertanyaan ‘Nakal’ Ini

Dalam kegiatan ekonomi,tenga kerja dapat dikelompokkan berdasarkan kualifikasi tertentu. Jenis-jenis tenaga kerja dapat dikelomppokkan menjadi 2 yaitu tenaga kerja menurut keahlian dan tenaga kerja menurut fungsi pokok dalam sebuah perusahaan.

Nah penasaran apa saja jenis jenis tenaga kerja? Yuk kita simak bersama-sama.

A. Tenaga Kerja Menurut Keahlian

Dalam dunia kerja,keahlian atau keterampilan (skills) memiliki peran yang sangat penting. Nih temen-temen coba baca deskripsi berikut. “Sebelum memasuki dunia kerja,seorang guru harus menempuh pendidikan keguruan di perguruan tinggi. Melalui pendidikan calon guru akan memperoleh kompetensi tertentu sebagai bekal memasuki dunia kerja.”

Deskripsi tersebut memberikan informasi bagi anda bahwa tenaga kerja dapat dibedakan berdasarkan keahlian loh. Menurut bidang keahlian tenaga kerja itu terdiri atas tenaga kerja terdidik(Skilled Labour),tenaga kerja terlatih(Trained Labour),dan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih(Unskilled Labour and Untrained Labour)

1. Tenaga Kerja Terdidik(Skilled Labour)

Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang harus menyelesaikan atau menempuh beberapa pendidikan terlebih dahulu sebelum memasuki dunia kerja. Contoh tenaga kerja terdidik adalah guru,dosen,akuntan,polisi,pengacara,dokter,desainer,arkeolog dan sebagainya.

nah sudah tau kan apa saja?

2. Tenaga Kerja Terlatih(Trained Labour)

Nah uda pada taukan profesi yang diatas? Yaps benar sekali Koki. Koki termasuk tenaga kerja terlatih loh karena membutuh kan latihan yang khusus untuk memasak sesuatu agar masakan terlihat lezat. Tenaga kerja terlatih sendiri adalah tenaga kerja yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman terlebih dahulu sebelum memasuki dunia kerja. Contoh tenaga kerja terlatih adalah koki,sopir,tukan las,montir dan sebagainya.

Teman-teman uda kebayang nantinya mau jadi apa? setiap pekerjaan pastinya memiliki pendidikan yang harus ditempuh terlebih dahulu,jadi teman teman tetap semangat ya dalam belajar untuk menggapai cita-citanya.

3. Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih (Unskilled Labour and Untrained Labour)

Siapa si yang engga tau kuli bangunan? Ya mereka termasuk dalam penggolongan ini. Dikarenakan tidak harus memiliki skill khusus untuk mendapatkan suatu pekerjaan,cukup mencari orang yang ingin membuat atau merenovasi rumah serta bangunan tinggi. Definisi dari tenaga kerja tidak terdidik dan tidak sendiri ialah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan atau pelatihan secara khusus untuk melakukan pekerjaannya. Contoh tenaga kerja tersebut adalah kuli panggul,kuli bangunan,dan buruh tani.

B. Tenaga Kerja Menurut Fungsi Pokok dalam Perusahaan

Pembagian tenaga kerja berdasarkann fungsi pokok perusahaan terdiri atas tenaga kerja bidang produksi,tenaga kerja bidang pemasaran,dan tenaga kerja bidang umum dan administrasi.

1. Tenaga Kerja Bidang Produksi

Pekerjaan Buruh

Tau gasih apa saja tugas dari seorang produsen? yah benar yaitu membuat suatu barang jadi yang siap dipasarkan. Adapun tugas dari Tenaga kerja bidang produksi,yaitu memiliki tugas utama memproduksi barang dan/ jasa. Kegiatan yang dilakukan tenaga kerja bidang produksi meliputi perencanaan,pengarahan,koordinasi,dan kontrol kualitas.

2. Tenaga Kerja Bidang Pemasaran

Siapa si yang engga asing dengan nama marketing? Marketing itu adalah cara bagaimana memasarkan yang sudah dibuat produsen sampai ke tangan konsumen. Barang dan/ jasa yang dihasilkan sebuah perusahaan perlu dipasarkan. Dalam memasarkan produk,sebuah perusahaan membutuhkan tenaga kerja di bidang pemasaran. Tenaga kerja di bidang pemasaran bertugas mempromosikan dan mendistribusikan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Tuh guys tugas-tugasnya marketing,jadi da paham ya ?

3. Tenaga Kerja Bagian Umum dan Administrasi

Pekerjaan Customer Service

Tenaga kerja bagian umum dan administrasi tidak berhubungan langsung dalam pembuatan produk maupun penjualan produk. Tenaga kerja bagian umum dan administrasi ini membantu kegiatan-kegiatan yang tidak dilakukan di bidang produksi dan pemasaran. Tugas atau kegiatan yang dilakukan adalah mengurus pengelolaan personalia(terkait hak dan kewajiban pekerja atau karyawan)

Nah itulah semua jenis-jenis tenaga kerja serta penggolongannya. Makin bertambah kan wawasannya? Semoga bermanfaat ya teman-teman.

Komentar dengan facebook