Beranda Bisnis Fungsi Perencanaan atau Pengendalian Produksi dalam Aktivitas Produksi

Fungsi Perencanaan atau Pengendalian Produksi dalam Aktivitas Produksi

4742
0
BERBAGI

Fungsi Perencanaan Produksi

Fungsi Perencanaan – Pada dasarnya fungsi dasar yang harus dipenuhi oleh aktivitas perencanaan dan pengendalian produksi adalah sebagai berikut:

  • Meramakan permintaan produk yang dinyatakan dalam jumlah produk sebagai fungsi dari waktu.
  • Menetapkan jumlah dan saat pemesanan bahan baku serta komponen secara ekonomis dan terpadu.
  • menetapkan keseimbangan antara tingkat kebutuhan produksi, teknik pemenuhan pesanan, serta memonitor tingkat persediaan produk jadi setiap saat, membandingkannya dengan rencana persediaan, dan melakukan revisi atas rencana produksi pada saat yang ditentukan.
  • Mmebuat jadwal produksi, penugasan, pembebanan mesin dan tenaga kerja yang terperinci sesuai dengan ketersediaan kapasitas dan fluktuasi permintaan pada suatu periode.

pada awal keempat tujuan diatas dibag-bagi ke dalam berbagai bagian organisasi dengan penugasan yang beragam. tetapi semakin luasnya penggunaan sistem pengolahan data dan komputer telah meruuk pada pentingnya penyatuan berbagai tanggung jawab tersebut, pendayagunaan sumber daya yang terbatas adalah tugas dan tanggung jawab bagian perencanaan dan pengendalian produksi.

Setelah perang dunia ke II, fungsi pengendalian produksi, seperti perencanaan, peramalan, penjadwalan dan pengendalian persediaan juga dapat diterapkan pada industri non manufaktur. oeh karenanya pendekatan penjadwalan yang terbukti berhasil digunakan pada sektor lintas produksi juga dapat diterapkan pada bank atau pusat perbelanjaan. peramalan penjualan yang digunakan untuk menentukan jumlah tempat tidur rumah sakit dalam rangka meningkatkan jasa kesehatan. pembahasan dalam buku ini didasarkan pada proses manufaktur. namun demikian pembaca diharapkan akan tetap dapat memahami spektrum yang lebih luas dari penerapan teknik perencanaan dan pengendalian produksi tersebut.

adalah tidak terlalu sukar untuk meramalkan pentingnya pengendalian produksi dimasa yang akan datang. teknologi otomasi akan muncul dalam waktu yang tidak terlalu lama. pengumpulan data, analisis, pengembilan keputusan, dan pengendalian umpan balik akan sepenuhnya dikendalikan oleh komputer. peran manusia akan bergeser menjadi perancang dan pemrogram sistem. Manusia akan semakin berinteraksi dengan komputer sehingga ia akan berperan  sebagai pemberi tambahan atau koreksi atas keputusan-keputusan komputer. penerapan teknik-teknik kuantitatif yang semakin tinggi ini akan membutuhkan pendepatak penelitian operasional. pendekatan ini diawali dengan situasi dunia nyata yang dituangkan ke dalam model matematis sehingga menghasilkan solusi atas permasalahan yang dihadapi.setelah solusi dari model yang dibuat diperoleh maka solusi itu menjadi bahan pengambilan keputusan dan dicoba untuk diterapkan pada situasi dunia nyata yang dihadapi. karena kita berusahan untuk memcahkan masalah dunia nyata maka model yang dibuat haruslah menunjukkan verifikasi. verifikasi tersebut dapat berupa pengujian model secara statistik atau hasil yang lebih baik. penerapan teknik baru tersebut selanjutnya dipertimbangkan lagi dari sisi kemudahan dan/atau biaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here