Beranda Bisnis Definisi Bisnis dan Keuntungan Memiliki Bisnis Sendiri

Definisi Bisnis dan Keuntungan Memiliki Bisnis Sendiri

247
1
BERBAGI

Definisi Bisnis

Bisnis (business) adalah upaya terorganisasi individu-individu dalam memproduksi dan menjual untuk mendapatkan keuntungan, produk (barang dan jasa) yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Istilah umum bisnis mengacu pada semua upaya dalam suatu masyarakat. Namun, business adalah sebuah organisasi tertentu seperti Kraft Foods Inc, atau Cracker Barrel Old Country Stores. Untuk menjadi sukses, business harus melakukan tiga hal: Business harus terorganisasi, harus memuaskan kebutuhan, dan harus memperoleh keuntungan.

Upaya Terorganisasi Individu-Individu

Agar business terorganisasi, business harus menggabungkan empat jenis sumber daya : Material, manusia, keuangan dan informasi. Sumber daya material termasuk bahan baku yang digunakan dalam proses manufaktur serta bangunan dan mesin. Misalnya: Sara Lee Corporation membutuhkan tepung, gula, mentega, telur dan bahan baku lainnya untuk menghasilkan produk makanan yang dijualnya di seluruh dunia. Selain itu, perusahaan yang berbasis di illinois ini membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM), keuangan, dan informasi. Sumber daya manusia adalah orang-orang yang memberikan tenaga mereka untuk bisnis dengan imbalan upah. Sumber daya keuangan adalah uang yang dibutuhkan untuk membayar karyawan, membeli bahan, dan umumnya menjaga operasi business. Informasi adalah sumber daya yang menginformasikan kepada para manajer tentang cara mengombinasi dan menggunakan tiga sumber daya secara efektif.

Saat ini business umumnya diorganisasi ke dalam salah satu dari tiga jenis business. Bisnis Manufaktur memproses berbagai bahan menjadi barang jadi seperti truk pengiriman, handuk, atau komputer. Intel misalnya menghasilkan chip komputer yang pada gilirannya dijual ke perusahaan yang memproduksi komputer. Bisnis jasa menghasilkan jasa, seperti salon, konsultasi hukum, atau persiapan pajak. Beberapa perusahaan yang disebut perantara pemasaran membeli produk dari produsen dan kemudian menjualnya kembali. Sony Corporation adalah produsen yang memproduksi peralatan stereo dan lainnya. Produk-produk ini dapat dijual kepada perantara pemasaran seperti Best Buy yang kemudian menjual kembali barang-barang manufaktur kepada konsumen di toko-toko ritel mereka.

Baca Juga: Proses Pengambilan Keputusan

Pemuasan Kebutuhan

Tujuan utama dari setiap perusahaan adalah memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelanggannya. Konsumen pada umumnya membeli barang dan jasa tidak hanya untuk dimiliki, tetapi mereka membeli produk dan jasa untuk memuaskan kebutuhan tertentu. Sebagian dari kita mungkin merasa bahwa pemuasan kebutuhan transportasi terbaik adalah melalui BMW ber-AC dengan stereo pemutar compact disc, transmisi otomatis, kursi dan jendela yang kuat, serta kaca spion berkendali remote control.

Orang lain mungkin percaya bahwa Chevrolet Aveo dengan tongkat persneling sudah mencukupi. Kedua produk ini tersedia bagi mereka yang menginginkan bersamaan dengan berbagai macam produk lainnya yang memenuhi kebutuhan transportasi.

Ketika perusahaan melupakan kebutuhan pelanggan mereka, mereka cenderung akan mengalami kesulitan. Namun, ketika bisnis memahami kebutuhan pelanggan mereka dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan tersebut mereka biasanya akan berhasil. Kembali ke tahun 1962, Sam Walton membuka toko awalnya sangat berbeda dari Walmart Superstore yang Anda jumpai saat ini, ide dasar untuk menyediakan layanan pelanggan dan menawarkan barang yang memuaskan kebutuhan dengan harga rendah adalah bagian dari alasan mengapa perusahaan ini tumbuh menjadi peritel terbesar di dunia. Meskipun Walmart memiliki lebih dari 8.400 toko ritel di USA dan 14 negara lainnya, organisasi toko diskon yang sangat sukses ini terus membuka toko baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh dunia.

Baca Juga: Tipe-tipe Persaingan Pasar atau Industri dalam Dunia Bisnis

Keuntungan Bisnis

Sebuah bisnis mendapatkan uang (Pendapatan penjualan) dari pelanggan melalui pertukaran barang atau jasa. Uang tersebut juga harus mampu menutupi biaya-biaya terkait kegiatan bisnis lainnya. Jika pendapatan penjualan perusahaan lebih besar dari pengeluaran perusahaan telah mendapatkan keuntungan. Keuntungan (profit) adalah sisa jumlah yang tersisa setelah semua pengeluaran bisnis telah dikurangkan dari penjualan.

Sebuah keuntungan negatif, yang terjadi ketika beban perusahaan lebih besar dari pendapatan penjualan disebut Kerugian. Sebuah bisnis tidak dapat terus beroperasi jika merugi dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Manajer dan karyawan harus menemukan beberapa cara untuk meningkatkan pendapatan penjualan dan mengurangi biaya untuk mengembalikan keuntungan. Jika beberapa tindakan tertentu tidak diambil untuk menghilangkan kerugian, perusahaan dapat dipaksa untuk mengajukan pernyataan pailit. Istilah Pemangku Kepentingan (Stakeholders) digunakan untuk menggambarkan pihak atau kelompok orang yang terpengaruh oleh kebijakan, keputusan dan kegiatan yang dilakukan oleh sebuah organisasi.

Keuntungan yang didapat oleh sebuah bisnis menjadi hak pemiliknya. Dengan demikian, di satu sisi keuntungan adalah imbalan yang diterima pemilik usaha dari memproduksi barang dan jasa yang di inginkan konsumen. Keuntungan juga merupakan sebuah pembayaran yang diterima pemilik usaha untuk mengasumsikan risiko kepemilikan usaha. Salah satunya adalah risiko tidak dibayar. Karyawan, pemasok, kreditor harus dibayar sebelum pemilik mendapat bayaran atas keuntungannya.

Risiko kedua yang ditanggun pemilik bisnis adalah risiko kehilangan sesuatu yang telah diinvestasikan ke dalam bisnis. Sebuah bisnis yang tidak bisa mendapatkan keuntungan sangat mungkin untuk gagal, dalam hal ini pemilik kehilangan uang, usaha, dan waktu yang telah diinvestasikan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here