Beranda Fotografi dan Videografi Cara Memilih Ukuran dan Format Foto yang Sesuai dengan Kebutuhan

Cara Memilih Ukuran dan Format Foto yang Sesuai dengan Kebutuhan

822
0
BERBAGI

Memilih Ukuran dan Format Foto

Format Foto –¬†Sebelum anda memulai aktvitas memotret, sebaiknya anda mempertimbangkan serta mengatur format dan ukuran foto yang akan anda tangkap. Sebaiknya sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anda selanjutnya. kalau anda cuma untuk iseng iseng, sebaiknya menggunakan format jpeg dan ukuran kecil untuk menghemat kartu memori kamera anda.

Nah bagaimana cara mengaturnya? dan untuk apa sih mengatur ukuran dan format itu? untuk memotret khususnya dengan menggunakan kamera DSLR, disini saya asumsikan menggunakan canon 80D, mungkin ukuran dan format pada masing masing merk berbeda, tapi setidaknya sama saja mungkin hanya berbeda sedikit saja.

Coba lihat tabel dibawah, yang memperlihatkan perbandingan ukuran dan ukuran pixle pada jenis gambar yang berbeda, umumnya pada kamera khususnya DSLR menggunakan file RAW atau JPEG.

Format Foto

Mungkin bagi kamu yang masih baru akan bimbang harus menggunakan format yang mana, tapi tenang saja, kali ini saya akan membahas persatu, konsep yang membedakan yaitu komposisi yang didapatkan.

Kalau JPEG, Apabila kamu motret maka akan diterima oleh sensor kamera setelah itu di proses oleh software kamera sesuai dengan komposisi yang kamu setting seperti segita exposure dan lainnya, setelah diolah maka file foto akan di kompress lebih kecil (pengaruhnya akan mengurangi kualitas foto) lalu disimpan di memory kamera anda.

Berbeda dengan JPEG, pada Format RAW, apabila kamu motret maka sensor kamera akan menangkap lalu diteruskan atau disimpan langsung pada kartu memori, dimana semua informasi atau settinganseperti exposure juga akan langsung masuk ke memory (tanpa melalui proses pengolahan kompresi oleh software kamera).

RAW, Kamu bisa Mengolahnya Sendiri!

Tapi tenang, software kamera memang tidak mengolah dan mengompress file foto anda, tapi bila kamu menggunakan format RAW kamu bisa dengan leluasa mengubah tingkat exposure, highlight, contrast dan lainnya secara manual pada aplikasi editing foto seperti lightroom, photoshop dan lainnya, jadi dengan ini format RAW memungkinkan penggunanya lebih kreatif dalam menghasilkan foto yang menawan.

Penggunaan format RAW biasanya digunakan oleh para fotografer professional untuk menciptakan foto yang lebih bagus dan sesuai dengan permintaan clientnnya. bayangin saja kalau tidak ada format ini tentu kamu tidak dapat mengotak atik lebih jauh lagi.

Terus Apa Bedanya dengan JPEG? kan JPEG bisa di otak atik juga? Jelas beda, memang JPEG bisa di otak atik mulai dari exposure dan lainnya, tapi apabila kita mengotak atik exposure , itu akan diletakkan diatasnya artinya ada lapisan exposure lain pada file asli JPEGnya.

Kalau kamu mengubah exposure di file RAW, kamu mengubah file aslinya tidak menambahkan lapisan diatasnya, kalau kita samakan dengan wajah. Bedak untuk membuat wajah putih dan mulus itu bagaikan mengedit wajah pada format JPEG. sedangkan mengubah warna wajah dari sananya itu pada format RAW.

JPEG, Terus Lebih Jelek dong?

Enggak juga, kalau anda tidak mempunyai memori yang minimal 4Gb sebaiknya anda menggunakan file JPEG. karena kamera akan mengkompres file JPEG lebih kecil, bila kamu lihat tabel diatas, untuk ukuran Large (L) menghasilkan ukuran file 24 MB, sebelum di kompresi memang iya ukurannya 24 MB tapi setelah di kompres oleh kamera bisa saja hasil fotonya 5 MB atau lebih. tergantung tingkat kompresi kamera anda. semakin tinggi tingkat kompresinya, maka kualitas foto akan semakin menurun tapi ukuran file akan semakn kecil.

Baca Juga: Hal Yang Harus Dikuasai Oleh Fotografer Pemua

Mengatasi Dilema Itu?

Kalau file fotonya penting dan anda mempunya memori yang besar sebaiknya menggunakan format RAW atau RAW + JPEG (akan lebih enak), TAPI bila memori kamu kecil sebaiknya menggunakan file JPEG.

Tapi inget kalau JPEG bisa langsung di publish di media sosial, sedangkan RAW akan di convert dulu ke file extensi yang diinginkan.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat, apabila anda ingin lebih mengetahu penjelasan tersebut, anda bisa memperoleh penjelasan dalam bentuk video pada channel youtube kami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here