Beranda Fotografi dan Videografi Cara Memilih Mode Exposure yang Tepat untuk Fotografi

Cara Memilih Mode Exposure yang Tepat untuk Fotografi

690
1
BERBAGI

Mode Exposure

Mode Exposure –┬áSebagai seorang fotografer harus peka dan mengerti dengan exposure yang merupakan terang atau gelapnya sebuah foto hasil jepretan, tak ada exposure yang sempurna dan pas. tapi setidaknya kita bisa mengaturnya baik secara manual ataupun serba otomatis, memang sih kita bisa melakukan editing cahaya di software editing seperti photoshop atau lightroom, tapi dapat mengurangi kualitas dari foto itu sendiri.

sebelum kita motret objek, seperti potrait model atau pemandangan, kita perlu melakukan metering cahaya terlebih dahulu agay exposure yang dihasilkan sesuai dan pas, bila kita ingin mendapatkan hasil dengan nuansa yang mistis, kita bisa mengurangi exposurenya. dan sebaliknya.

Berbicara masalah exposure tentu kita akan berbicara masalah mode exposure dalam kamera, pada setiap merk kamera memilki simbol mode exposure yang berbeda. mulai dari mode semi otomatis (S/TV,A/Av,P), otomatis dan manual. Mode dalam kamera menentukan wewenang dari sebuah kamera, contohnya bila kam set ke mode ful auto maka kamu memberikan wewenang pada kamera untuk melakukan pengaturan secara otomatis seperti mengatur aperture, shutterspeed dan ISO. Namun kita juga bisa mengaturnya secara manual.

Mode pada Kamera

Mode Full Auto atau Otomatis

dengan mode ini kita sebagai pengguna tidak dapat mengaturnya, kita memberikan wewenang sepenuhnya kepada kamera dalam menentukan setting diafragma, shutter, ISO, flash dan settingan lainnya. dan kamera akan melakukan sesuai settingan terbaik menurut kamera.

Pada mode ini tentu ada kekurangannya, yaitu kamera kadang tidak dapat menghasilkan sesuai keinginan kita, apalagi pada kondisi yang extreame, contohnya kadang kita menginginkan nuansa yang sedikit gelap (mistis), tapi hasilnya malah terang. nah disitu kadang menjadi masalah. Oleh karena itu, apabila kita menginginkan suasana yang berbeda dengan biasanya, sebaiknya menyettingnya secara manual.

Potrait Mode

Potrait mode biasanya digunakan oleh fotografer untuk memotret model, dimana kamera akan membuat foto lebih mulus dan lembut atau mengurangi ketajaman (sharpen). Serta akan menggunakan bukaan yang besar agar menciptakan hasil latar yang blur. namun pada kondisi yang berbeda para fotografer dapat menggunakan mode ini. tak terbatas untuk foto model saja. tergantung kreatifitas dan keinginan masing-masing fotografer.

Baca Juga: Persiapan Sebelum Memulai Foto

Landscape Mode

Pada mode ini berbanding terbalik dengan mode potrait yang mana akan menggunakan bukaan yang lebih luas agar cakupan pemotretan memiliki titi fokus yang sama, mode ini sangat cocok untuk memotret pemandangan.

Mode Sport

Sama seperti namanya, penggunaan mode ini biasanya diperuntukan untuk pemotretan aksi atau olahraga yang mana akan membekukan objek yang bergerak cepat. dari penggunaan itulah kamera akan menggunakan shutter yang cepat diatas 1/50. selain itu, kamera akan mematikan fungsi flash.

Mode Night Scene dan Macro

Pada mode foto night, kamera akan berusaha menyeimbangkan warna latar dan subjek yang difoto. sama seperti namanya biasanya digunakan untuk motret pada saat malam hari agar foto yang dihasilkan terlihat natural.

Sedangkan untuk mode macro biasanya digunakan untuk membuat foto kecil yang diperbesar seperti foto wajah semut, foto bunga, foto embun. dengan itu kamera akan berusaha dan mengoptimasi untuk foto benda yang berjarak dekat.

Mode Semi Otomatis

Mode P atau Program

Dalam segitiga exposure, pada mode ini kita hanya bisa menentukan settingan ISO, sedangkan setting shutter dan aperture akan disetting oleh kamre sesuai dengan setting ISO yang telah kamu atur. contohnya kamu setting ISO 200, maka shutter dan bukaan akan menyesuaikan dengan metering exposure. selain itu kamu masih bisa mengatur White balance dan Autofocus. Sekedar saran, pada saat membuat video sebaiknya jangan menggunakan mode ini karena nantinya shutter tidak akan 2x lipat dari fpsnya.

Mode Aperture Priority (AV)

Mode ini kita hanya dapat mengatur bukaan atau diafragma sedangkan iso dan shutter akan secara otomatis menyesuaikan. simbol AV ini biasanya terdapat pada merk kamera canon, untuk merk kamera seperti nikon biasanya disimbolkan dengan A. mode ini tidak disarankan untuk membuat video. tapi bila sudah terlanjur silahkan saja.

Shutter Priority (S/TV)

Mode ini biasanya saya gunakan untuk membuat video, dengan mode ini saya dapat mengatur shutter speed yang sesuai dengan fps, agar menghasilkan motion blur yang normal. pada mode ini, kamu dapat mengatur shutter secara manual dan menentukan iso secara otomatis.

Baca Juga: Hal Yang Perlu Dikuasai Fotografer Pemula Sebelum Turun Ke Lapangan

Mode Manual

Yang terakhir yaitu mode serba manual, artinya kamu sebagai fotografer sepenuhnya dapat mengatur settingan mulai dari setting ISO, Shutter dan bukaan. mode ini sangat cocok pada kondisi apapun karena akan sesuai dengan keinginan kita, nah buat kamu yang pemula sebaiknya terus menggunakan mode manual karena selain untuk belajar, kamu juga akan terbiasa dan peka terhadap cahaya dan kondisi apapun.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat, jangan lupa untuk subscribe channel kami ya untuk mendapatkan pembelajaran dalam bentuk video.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here