Beranda Pendidikan Cara Membuat Larutan Kimia dengan Mudah dan Sederhana

Cara Membuat Larutan Kimia dengan Mudah dan Sederhana

4148
0
BERBAGI

Larutan Kimia – Dalam dunia kimia pembuatan larutan bukanlah hal yang tabu ataupun sukar dilakukan, pembuatan larutan yang dimaksud tidak dibuat dengan sembarangan melainkan dengan melalui tahapan-tahapan perhitungan sehingga menemukan titik temu. Larutan biasanya diminta dengan konsentrasi-konsentrasi tertentu. Adapun yang dimaksud dengan konsentrasi adalah kadar atau jumlah relative dari larutan atau pelarut. Adapun konsentrasi dapat dinyatakan dengan Molaritas, Normalitas, Part per million (ppm), Persentase berat dan lain sebagainya. Berikut sedikit uraian dan contoh perhitungan pembuatan larutan dengan menggunakan jenis pernyataan konsentrasi yang berbeda.

  1. Molaritas

Pernyataan konsentrasi ini didasarkan pada volume dan umumnya digunakan pada prosedur laboratorium. Molaritas biasanya dinotasikan dengan menggunakan huruf M yang mungkin diambil dari awalannya. Molaritas ini dinyatakan sebagai jumlah mol/ liter larutan. Atau dapat digambarkan dengan rumus: M= n/V, dimana M= Molaritas, n= jumlah mol pada suatu larutan (mol), dan V=Volume larutan (liter). Adapun contoh pembuatan larutan dengan menggunakan system konsentrasi ini adalah sebagai berikut:

SOAL

Untuk melengkapi penelitian yang akan dilakukan, buatlah H2SO4 dengan konsentrasi 3 M sebanyak 250 mL dan NaOH  0,5 M dalam 100 mL. (BM H2SO4 = 98 gram/mol, NaOH= 40 gram/mol, massa jenis (ρ) H2SO4 = 1.84 gr/cm3)

JAWABAN

Kedua jenis larutan diatas adalah jenis larutan yang berbeda, bukan hanya dilihat dari konsentrasi melainkan jenis senyawa yang akan dibuat, H2SO4 atau asam sulfat adalah cairan dan NaOH adalah padatan. Ini akan melalui perhitungan yang berbeda pula. Sehingga:

Cara membuat larutan H2SO4 3 M sebanyak 250 mL,  dapat dimulai dengan menghitung konsentrasi pekat atau konsentrasi awal H2SO4 yang nantinya akan diencerkan dengan menggunakan perhitungan sesuai dengan konsentrasi yang diminta. Menghitung konsentrasi awal H2SO4 dapat dilakukan dengan menggunakan rumus: M= [10 x % x ρ]/ BM, dimana M= Molaritas awal yang dicari, 10 adalah konstanta, %= adalah persentase yang menyatakan kepekatan asam sulfat pada umumnya tersedia dengan 98% , ρ= massa jenis dari asam sulfat, dan BM= Berat Molekul asam sulfat yaitu sebesar 98. Sehingga konsentrasi awal langsung bisa dihitung.

M= [10 x 98 x 1.84]/ 98

M= 18.4 molar , yang merupakan konsentrasi awal/ pekat asam sulfat sehingga untuk membuat asam sulfat dengan konsentrasi 3 M yaitu dengan menggunakan rumus pengenceran M1 x V1 = M2 x V2 , adapun notasi 1 menyatakan awal dan 2 menyatakan yang diinginkan. Sehingga untuk 3 M:

18.4 M x V1 = 3 M x 250 mL

V1 = 40.76 mL

Jadi untuk membuat asam sulfat dengan konsentrasi 3 M dapat dilakukan dengan mengambil asam sulfat pekat sebanyak 40,76 mL dan melarutkannya dengan menggunakan aquades atau air hingga mencapai volume 250 mL.

Cara membuat larutan NaOH 0.5 M sebanyak 100 mL, dapat menghitung dengan menggunakan rumus M= jumlah mol/ liter atau M= n/V atau dinyatakan dengan (gr/BM)x(1000/mL) dimana M= molaritas, (gr/BM) adalah untuk menghitung jumlah mol dengan gr= massa NaOH yang akan diambil untuk membuat laruta dengan konsentrasi tertentu, BM= berat molekul NaOH yaitu 40 gram/mol, (1000/mL) adalah volume yang telah dinyatakan dalam mL. sehingga perhitungan dapat dilakukan sebagai berikut:

0.5 M= (gr/40)x (1000/100) sehingga gram NaOH yang harus diambil adalah sebanyak gr= 2 gram.

Jadi untuk membuat larutan NaOH dengan konsentrasi 3 M dapat dilakukan dengan menimbang 2 gram NaOH yang kemudian dilarutkan dalam aquades hingga mencapa vaolume 100 mL.

  1. Normalitas

Normalitas biasanya dinotasikan dalam huruf N dengan satuan grek/liter larutan. Dasaran normalitas sendiri seperti halnya molaritas yang didasarkan pada volume larutan. Normalitas biasanya dirumuskan dengan N= eq/ V, dimana N= Normalitas, eq= jumlah equivalen dan V= volume larutan (liter). Utuk lebih jelasnya simaklah contoh soal berikut :

SOAL

Buatlah NaOH 0.05 N sebanyak 500 mL larutan dan CH3COOH 0.1 N sebanyak 500 mL. (BM NaOH =40 gram/mol, CH3COOH=60 gram/mol, grek NaOH= 1, CH3COOH=1, ρ CH3COOH= 1.05 gr/cm3)

PENYELESAIAN

Dua larutan tersebut adalah senyawa ang berbeda dimana asam asetat adalah cairan dan NaOH adalah padatan sehingga memerlukan jenis perhitungan yang berbeda. Berikut perhitungan:

Cara membuat larutan NaOH 0.05 N sebanyak 500 mL, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus Cepat yaitu 0,05 N= (0.05 grek/1 liter larutan) x (1 gram mol/ 1 grek NaOH) x (40 gram/ 1 gram mol) x (1 liter/1000 mL larutan) sehingga didapatkan gram NaOH = 2 gram dalam 1000 mL sedangkan kita ingin membuat 500 maka 2/2 sama dengan 1 gram.

Jadi untuk membuat 0.05 N NaOH dapat dilakukan dengan menimbang 1 gram NaOH dan melarutkan ke dalam air atau aquades hingga mencapai 500 mL larutan.

Cara membuat larutan CH3COOH 0.1 N  sebanyak 500  mL, Larutan Kimia perhitungan dapat diawali dengan menghitung konsentrasi pekat dari asam asetat dengan menggunakan rumus : M=[10 x % x ρ]/ BM, sehingga dapat dituliskan M=[10 x 100 x 1.05]/ 60 dan didapatkan M=17.5 molar, asumsi % asam asetat yang digunakan adalah 100%. Selain itu untuk mengubah nilai Molaritas menjadi Normalitas dapat dengan menggunakan persamaan berikut: N= M.e , sehingga nilai N= 17.5 x 1 = 17.5 normalitas. Kemudian untuk membuat 0.1 N dapat menggunakan persamaan pengenceran yaitu:

N1 x V1 = N2 x V2

17.5 N  x V1 = 0.1 N x 500 mL, sehingga nilai V1 = 2.9 mL

Jadi untuk membuat asam asetat 0.1 N sebanyak 500 mL dapat dilakukan dengan mengambil 2.9 mL larutan asam asetat pekat dan melarutkannya dengan menggunakan aquades atau air hingga mencapai volume 500 mL.

Selamat mencoba J

  1. Part per million (ppm)

Salah satu system konsentrasi ini merupakan penggambaran jumlah bagian suatu larutan dalam 1 juta bagian larutan dan umumnya digambarkan dengan menggunakan persmaan berikut:

Ppm= mg/L. untuk lebh jelasnya simaklah contoh soal berikut:

SOAL DAN PENYELESAIAN

Untuk melakukan analisa dengan menggunakan spektrofotometer diperlukan sebuah larutan dengan konsentras yang kecil. Untuk itulah buatlah larutan CuSO4 dengan konsentrasi 10 ppm 15 dan 20 ppm dalam 50 mL per konsentrasi. Sehingga perhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan penyelesaian  sebagai berikut:

10 ppm CuSO4 = 10 mg/1 liter = 10 mg/1000 mL= 0.5 mg/50 mL

15 ppm CuSO4 = 15 mg/1 liter = 15 mg/1000 mL= 0.75 mg/50 mL

20 ppm CuSO4 = 20 mg/1 liter = 20 mg/1000 mL= 1 mg/50 mL

Jadi untuk membuat larutan CuSO4 dengan konsentrasi 10, 15 dan 20 ppm secara brturut-turut dapat mnimbang CuSO4 sebanyak 0.5 mg; 0,75 mg dan 1 mg yang kemudian dilarutkan ke dalam aquades atau air hingga mencapai volume 5 mL larutan.