Beranda Pendidikan Bangun Siang ternyata Lebih Menjamin Prestasi Sekolah!

Bangun Siang ternyata Lebih Menjamin Prestasi Sekolah!

61
0
BERBAGI

Sebagian besar peserta didik di sekolah-sekolah, bahkan di seluruh dunia, acap kali mengaku ingin tidur lebih lama pada pagi hari alias bangun siang. Atas dasar itu, sekolah-sekolah tingkat dasar dan menengah di Kota Seattle, Amerika Serikat, mengabulkannya secara resmi atas nama eksperimen. Ya! Para peserta didik di sana hadir di sekolah lebih siang.

Pasalnya, para peserta didik yang menghabiskan waktu tidur malamnya lebih lama, diketahui lebih banyak hadir di kelas sekaligus mencapai nilai mata pelajaran yang lebih tinggi daripada masuk sekolah pada pagi hari.

1. Jam belajar siang itu lebih sehat

Anak-anak bagun siang lebih bersemangat
Unsplash/Anna Samoylova

Mengutip jurnal ilmiah Science Advances para peneliti, jam belajar lebih siang di sekolah bisa menjembatani kesenjangan sosial, mengurangi kelelahan sekaligus meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

“Seluruh penelitian pola tidur remaja di Amerika Serikat menunjukkan, bahwa waktu ketika remaja umumnya tertidur telah ditentukan secara biologis. Tetapi, waktu mereka bangun adalah ditentukan secara sosial,” ungkap salah satu peneliti, Gideon Dunster dari Universitas Washington.

2. Jam belajar sekolah dijadwalkan lebih siang satu jam

Sekelompok pelajar di Amerika berangkat ke sekolah lebih siang
Unsplash/Stanley Morales

Pergeseran waktu dimulainya pelajaran di sekolah-sekolah Seattle sejatinya diumumkan pada tahun 2015 lalu. Sejak itu, perkembangan para peserta didik telah dipantau dengan berbagai cara, termasuk penggunaan gelang pelacak tidur yang lebih handal daripada pola tidur yang dilaporkan sendiri.

Semua dari 18 sekolah menengah di Seattle memindahkan waktu bel sekolah dari jam 7.50 pagi menjadi jam 8.45 pagi atau lebih siang satu jam kemudian. Walau begitu, durasi belajar di sekolah tetap sama.

3. Kewaspadaan yang berbeda dengan orang dewasa

Anak yang bangun siang lebih berprestasi
Unsplash/ Sharon McCutcheon

Berdasarkan studi baru yang mengamati 180 peserta didik yang tersebar di 18 sekolah ini, diketahui telah terjadi peningkatan rata-rata 34 menit tidur setiap malam oleh siswa. Biasanya, para murid tidur selama 6 jam 50 menit. Setelah jam sekolah diubah, mereka bisa tidur lebih lama menjadi 7 jam 24 menit.

Para murid sebenarnya tidak tidur larut yang mengakibatkan bangun siang. Mereka hanya memilih tidur lebih lama. Karena itu, para peneliti menemukan hal tersebut cocok dengan jam biologis atau ritme sirkadian remaja yang berbeda dari orang dewasa.

“Meminta seorang remaja bangun dan waspada pada jam 7.30 pagi itu seperti meminta orang dewasa untuk aktif dan waspada pada jam 5.30 pagi,” papar ahli biologi Horacio de la Iglesia dari University of Washington.

4. Ada perbedaan besar bangun pagi dan bangun siang

Para guru di Seattle, AS, setuju bangun siang lebih produktif
Pxhere.com

Sementara itu, jam belajar lebih siang di sekolah juga memberi manfaat kepada para pendidik. Dua guru yang terlibat dalam penelitian ini, Cynthia Jatul dan Tracy Landboe, keduanya dari Roosevelt High School, mengaku setuju dengan penerapan sekolah lebih siang.

“Saya melihat lebih sedikit siswa yang terlambat masuk sekolah pada periode pertama,” cetus Cynthia Jatul, “dan jauh lebih sedikit siswa yang tidur di kelas.”

Di tempat yang sama, Tracy Landboe mengamini pernyataan rekannya itu. “Perbedaan dalam perhatian dan tingkat energi murid-murid saya pada pagi hari dibandingkan dengan pagi yang lebih awal itu seperti ‘siang dan malam,'” katanya.

Itulah manfaat bangun lebih siang pada anak-anak usia belajar sekolah menurut para ahli. Dari pemaparan ilmiah tersebut, terdapat bukti jelas yang menunjukkan bahwa para peserta didik masuk sekolah siang lebih produktif. Soalnya, mereka mendapat waktu tidur yang cukup. Hal ini dinilai sangat bermanfaat bagi pertumbuhan fisik, kesehatan mental, dan kemampuan peserta didik untuk belajar dan menyimpan informasi.

Komentar dengan facebook