Beranda Olahraga Awal mula menggeliatnya olahraga outdoor (hiking) di Indonesia

Awal mula menggeliatnya olahraga outdoor (hiking) di Indonesia

245
0
BERBAGI

Akhir-akhir ini siapa sih tidak tahu olahraga outdoor ? Hiking, climbing, river tubbing, dan masih banyak lagi. Pasti kalian memiliki hobi dari salah satu jenis olahraga outdoor tersebut bukan? Namun, kali ini akan dibahas satu jenis olahraga outdoor saja yaitu hiking. Hiking atau  istilah umumnya pendakian gunung membuat tren olahraga di Indonesia menjadi bertambah. Sebenarnya masih belum diketahui pasti sejak kapan hiking mendapat tempat di hati para penggemar olahraga outdoor Indonesia. Namun terdapat beberapa momen penting yang mengindikasikan kebangkitan dunia hiking atau pendakian, khususnya bagi kaula muda yang baru mengenal pendakian gunung. Momen oenting tersebut dibagi menjadi tiga yaitu arus informasi, film pendakian yang sukses dan lifestyle.

Baca Juga: TIps Menjalankan Blog Olahraga

  1. Arus Informasi

Kemajuan teknologi memang sudah tidak mungkin lagi terbendung oleh apapun. Salah satunya dalam hal informasi dan pemberitaan. Teknologi informasi sekarang sudah mampu menyebarluaskan suatu berita dalam hitungan detik saja. Bentuk dari teknologi informasi yang paling populer digunakan terutama oleh anak muda yaitu sosial media (sosmed). Adanya sosmed sangat berpengaruh dalam mengenalkan dunia pendakian gunung terutama pada destinasi gunung-gunung Indonesia. Banyaknya jenis sosmed seperti FB, twitter, path dan puncaknya sejak muncul instagram pada tahun 2010 menjadikan gunung-gunung di Indonesia yang aduhai semakin dikenal dan semakin banyak pendaki-pendaki baru yang mendaki karena penasaran akan keindahan gunung yang ia lihat di sosmednya. Banyaknya pendaki sosmed membuat akun-akun baru yang bertemakan pendakian dan gunung Indoensia semakin menjamur seperti pendakiindoenesia, @mountainesia urbanhikers dan masih banyak lagi. Bisa dikatakan sejak itulah terjadi migrasi wisata ke gunung yang sebelumnya belum se marak sekarang.

  1. Film Pendakian yang Sukses

Keterterikan dunia pendakian di Indonesia melambung tinggi sejak adanya film 5 cm pada Desember tahun 2012.

Film olahraga outdoor (hiking) di Indonesia

Film dengan konsep pendakian gunung pertama sejak zaman millenial ini berhasil  meraup sekitar 2 juta penonton sejak pertama kali diputar dari semua kalangan. Alhasil penonton tersebut terbius akan cerita persahabatan dan percintaan pemainnya dengan latar gunung semeru. Sehingga dalam beberapa kesempatan menurut beberapa penggiat outdoor film inilah yang menjadi titik balik eksisnya pendakian gunung di Indonesia dengan segala tujuan pendakiannya.

  1. Lifestyle

olahraga outdoor (hiking) sebagai lifestyle

Tren lifestyle (gaya hidup) masyarakat di Indonesia setiap waktu mengalami perubahan. Perubahan tersebut biasanya dipicu oleh suatu memen atau event tertentu yang booming Pada suatu waktu. Hal itu juga didukungoleh fashion yang langsung mengadopsi tren lifestyle pada saat itu. Perpaduan antara lifestyle dengan fashion tersebutlah yang menjadikan budaya latah di masyarakat Indonesia tetap lestari. Dalam dunia pendakian sebagian penggiatnya sudah menjadikan kegiatan pendakian gunung atau kegiatan outdoor lainnya sebagai lifestyle. Seiring berkembangnya kegiatan outdoor terutama pendakian gunung, maka tumbuh toko-toko dan merk peralatan outdoor yang pesat mulai dari dalam negeri sampai dari luar negeri yang berekspansi ke Indonesia. Sebut saja Eiger, Consina, Coozmed, Deuter, Osprey, Arei, The North Face dan masih banyak lagi merk peralatan outdoor dan fashion yang masih merambah pasar lokal menuju pasar nasional dan internasional. Jika diperhatikan dengan baik begitu besar dampak pendakian gunung erhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia terutama bagi para penggiatnya.

Terlepas dari ketiga faktor diatas, pendakian gunung mungkin sudah di takdirkan menjadi tren olahraga baru yang suatu saat mungkin akan semakin ramai atau malah sebaliknya akan meredup ditinggalkan penggiatnya karena sudah tidak menguntungkan lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here