Beranda Pendidikan Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia 2

Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia 2

1223
1
BERBAGI

Anatomi dan Fisiologi – Baiklah teman-teman, sebelumnya saya telah menulis tentang Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia. Kali ini, saya akan melengkapi artikel yang pertama. Saya masih membahas tentang topik yang sama yaitu Anatomi dan Fisiologi Pada Organ Jantung Manusia.

Fetal Circulation

Foramen Ovale adalah sebuah lubang yang menghubungkan antara atrium kanan dan atrium kiri.

Peredaran Darah Kecil
Siklus Peredaran Darah Kecil
Sirkulasi pada Bayi Sebelum Lahir dan Setelah Lahir

Sirkulasi pada bayi sebelum lahir dan setelah lahir :

  • Foramen ovale tidak menutup secara fungsional pada jam-jam awal setelah bayi lahir.
  • Foramen ovale masih dapat terjadi pada 50% bayi yang menangis sampai usia 8 hari setelah bayi lahir.
  • Right Heart Failure : foramen ovale menutup sebelum bayi lahir, maka akan terjadi kardiomegali intra utero.
  • Patent Foramen Ovale (ASD) : foramen ovale tetap terbuka, maka jika dilakukan pemeriksaan akan terdengar murmur.
Foramen Ovale

Fetal circulation atau sirkulasi janin :

  1. Ductus Venosus adalah pembuluh darah janin yang menghubungkan vena umbilikalis ke vena cava inferior sehingga darah mengalir dari vena umbilikalis ke vena cava inferior. Aliran darah yang diatur melalui sfingter dan sebagian besar membawa darah beroksigen (O2). Penutupan duktus venosus dimulai begitu bayi lahir, foramen ovale, duktus venosus, duktus arteriosus dan pembuluh darah umbilikalis sudah tidak diperlukan lagi. Sfingter di vena duktus venosus menyempit, sehingga semua darah memasuki hati melewati sinusoid hati.
  2. Ductus Arteriosus adalah pembuluh darah janin yang menghubungkan arteri pulmonalis ke aorta sehingga darah mengalir dari arteri pulmonalis ke aorta. Duktus arteriosus berfungsi melindungi paru-paru dari overload atau kelebihan cairan. Memungkinkan ventrikel kanan menguat, resistensi vaskuler paru, aliran darah paru-paru yang rendah, sebagian besar mengandung darah oksigen jenuh. Penutupan anatomis duktus arteriosus dimulai segera setelah lahir tapi penutupannya belum sempurna. Sebagian besar bayi baru terjadi setelah beberapa bulan. Secara fungsional duktus arteriosus masih dilewati darah sampai beberapa jam bahkan beberapa hari.
Duktus Venosus dan Duktus Arteriosus

Pembuluh darah pada jantung :

  1. Arteri
    • Mengalirkan darah dari jantung ke seluruh
    • Pembuluh nadi terbesar disebut aorta.
    • Pembuluh nadi terkecil disebut arteriol atau kapiler.

Arteri berfungsi untuk mentranspor darah di bawah tekanan tinggi ke jaringan. Arteriol merupakan cabang kecil dari sistem arteri yang berfungsi sebagai kendali ketika darah yang dikeluarkan ke dalam kapiler. Kapiler merupakan tempat pertukaran cairan, zat makanan dan elektrolit, hormon dan bahan lainnya antara darah dan cairan interstitial.

  1. Vena
    • Mengalirkan darah kotor dari seluruh tubuh ke atrium
    • Mengalirkan darah dari paru-paru melalui pembuluh balik paru-paru.

Venule berfungsi mengumpulkan darah dari kapiler secara bertahap. Vena merupakan saluran penampung pengangkut darah dari jaringan kembali ke jantung.

Perbedaan arteri dan vena :

  1. Arteri
  • Dindingnya tebal dan elastis.
  • Memiliki satu katup di pangkal arteri.
  • Terletak di bagian dalam tubuh.
  • Tekanannya kuat sehingga denyutnya terasa.
  • Membawa darah yang kaya oksigen atau O2.
  • Jika terluka, darah memancar.
  1. Vena
  • Dindingnya tipis dan kurang elastis.
  • Memiliki banyak katup yang terletak di sepanjang vena.
  • Terletak di dekat permukaan tubuh.
  • Tekanannya lemah sehingga denyutnya tidak terasa.
  • Membawa darah yang kaya karbondioksida atau CO2.
  • Jika terluka, darah menetes.

Aliran Darah Balik

  • Aorta : keluar dari ventricel sinistra

naik : aorta asenden

melengkung ke belakang : arcus aorta

turun : aorta thoracalis

  • Aorta thoracalis melintas diafragma : aorta abdominalis
  • Aorta abdominalis bercabang : iliaca communis (sinistra dan dextra)

Cabang aorta :

Arcus aorta : 3 cabang :  truncus brachiocephalicus, A. carotis communis sinistra dan A. subclavia sinistra.

Aorta thoracalis : 12 pasang

  • A. intercostales ke dinding dada
  • A. esofagea
  • A. bronchialis

Aorta abdominalis, cabang 3 arteri untuk saluran pencernaan :

  • A. Renalis
  • A. Lumbalis untuk dinding perut
  • A. Testicularis atau A. ovarica

Cabang aorta abdominalis untuk saluran pencernaan :

  • A. coliacus (truncus coliacus)
  • A. mesenterica superior
  • A. mesenterica inferior

Cabang A. coliaca :

  • A. hepatica communis
  • A. lienalis
  • A. gastrica sinistra

Arteri untuk usus halus dan usus besar :

A. mesenterica superior : usus halus dan usus besar bagian proksimal.

  • A. duodenalis
  • A. jejunalis dan A. ilealis
  • A. ileocolica
  • A. colica dextra
  • A, colica media

A. mesenterica inferior : usus besar bagian distal.

  • A. colica sinistra
  • A. sigmoidea
  • A. rectalis superior

Cabang A. Carotis Communis :

A. carotis interna : otak

Cabang A. carotis interna :

  • A. cerebri anterior
  • A. cerebri media
  • R. comunicans post

A. carotis externa : wajah dan leher

Cabang A. carotis externa :

  • A. facialis
  • A. lingualis
  • A. maxillaris
  • A. temporalis superficialis
  • A. occipitalis

Cabang A. Subclavia :

  • A. vertebralis : batang otak
  • A. thorasica interna

A. basilaris : terbentuk dari gabungan A. vertebralis kiri dan kanan : di depan pons : anastomose dengan A. carotis interna : sirkulus arteriosus atau willisi.

Cabang A. basilaris :

  • A. cerebellaris inf.or post.or
  • A. cerebellaris inf.or ant.or
  • A. cerebellaris superior
  • A. auditiva interna
  • Rr. ad pontem
  • A. cerebri posterior

  • A. axillaris : lanjutan A. subclavia di fossa axillaris (lekuk ketiak)
  • A. axillaris : ke lengan atas : A. brachialis
  • A. brachialis : ke medial lengan atas
  • Arteri brachialis : mengukur tekanan darah : tensimeter
  • Di lengan bawah A. brakialis : A. radialis dan A. ulnaris
  • A. radialis : menghitung nadi secara palpasi di bagian lateral bawah lengan bawah

  • Aorta abdominalis di distal bercabang : A. iliaca communis kiri dan kanan
  • A. iliaca communis : bercabang dua : A. iliaca interna dan A. iliaca externa
  • A. iliaca interna : cabangkan pembuluh untuk alat-alat dalaman di rongga panggul

  • A. iliaca externa : ke tungkai atas : A. femoralis : di belakang ligamen inguinalis
  • A. femoralis : di tungkai bawah bercabang : A. tibialis anterior dan A. tibialis posterior
  • A. tibialis anterior : ke punggung kaki : A. dorsalis pedis
  • A. tibialis posterior : ke telapak kaki : A. plantaris medialis dan A. plantaris lateralis
  • Cabang A. iliaca interna :
  • A. Uterina
  • A. Vesicalis
  • A. Obturatoria
  • A. Glutea superior et inferior
  • A. Pudenda interna untuk perineum

Vena kepala dan leher :

  • V. fasialis
  • V. lingualis
  • V. maxilaris
  • V. retromandibularis
  • V. jugularis interna
  • V. jugularis externa
  • V. brachiocephalica
  • V. cava superior

Vena besar :

  • Vena sistemik : V. Cava Superior dan V. Cava Inferior

Bermuara ke atrium kanan

  • Vena paru : V. Pulmonalis kanan dan V. Pulmonalis kiri

Bermuara ke atrium kiri

Vena superficial :

  • Dileher : V. Jugularis Externa
  • Lengan : V. Cephalica dan V. Basilica
  • Tungkai : V. Saphena Magna dan V. Saphena Parva

Vena profunda : berjalan berdampingan dengan arteri yang diberi nama sama. Satu arteri biasanya berdampingan dengan dua vena.

Vena porta : berisi darah dari saluran pencernaan.

  • Vena Porta : gabungan dari vena lienalis, vena mesenterica superior dan vena mesenterica inferior.
  • V. Porta bermuara di sinusoid-sinusoid hepar.
  • Susunan porta mempunyai hubungan anastomosis dengan vena sistemik melalui V. esofagea, V. paraumbilikalis, dan V. rectalis.
  • Hipertensi portal.

Sirkulasi portal :

Darah dari lambung, usus, pankreas dan limpa dikumpulkan oleh vena porta (pembuluh gerbang). Di dalam hati vena ini membelah diri ke dalam sistem kapiler dan kemudian bersatu dengan kapiler-kapiler arteria hepatika. Arteri ini mengantarkan darah dari aorta ke hati dan menjelajahi seluruh organ ini. Persediaan darah ganda ini dikumpulkan oleh sebuah sistem vena yang bersatu untuk membentuk vena hepatika. Vena ini mengantarkan darahnya ke vena kava inferior dan kemudian ke jantung.

Demikian inilah yang bisa sampaikan. Tunggu artikel saya yang berikutnya. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa kritik dan saran yang membangun dari pembaca dan jangan lupa share ke teman kamu yang lainnya.

Sumber Dari PPT Kampus

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here